Perwakilan Poltekba Konsisten Berikan Prestasi bagi Bola Tangan di Ajang Internasional

Cabang olahraga Bola Tangan cukup dikenal di lingkup Politeknik Negeri Balikpapan.Hal ini seiring prestasi yang sudah dicapai oleh mahasiswanya di ajang internasional.Ya, empat nama baru saja berjuang dalam ajang Asian Beach Handball Competition 2023, 9-13 Maret 2023. Mereka adalah Baso Alif (teknik sipil), Intan Dwi (akuntansi), Thalia Maharani (akuntansi) dan Muhammad Sachli (teknik elektro).Dari keempat nama tersebut, Intan Dwi dan Thalia sukses mempersembahkan medali perunggu bagi timnas putri Indonesia. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba Candra Irawan, S.T., M.Si. mengatakan bola tangan memang salah satu cabor yang cukup dikenal di lingkungan kampus. Padahal, baru hadir dalam dua tahun terakhir.“Hasil ini, yang kedua didapat mahasiswa Poltekba dalam ajang internasional. Sebelumnya juga meraih peringkat ketiga di Thailand. Para atlet bola tangan dari Poltekba turut berkontribusi dan konsisten memberikan prestasi bagi Indonesia,” ujar Candra Irawan, S.T., M.Si.Raihan prestasi yang diberikan di cabor bola tangan, kata dia sebagai bentuk komitmen bersama dalam hal Indikator Kinerja Utama (IKU) antara institusi dan kementerian. Minimal, jumlah mahasiswa yang berprestasi yakni 30 persen.“Tak hanya bola tangan, tapi juga di bidang lainnya. Semoga target di IKU bisa tercapai,” katanya.Ia pun berharap tinta prestasi yang telah diberikan beberapa mahasiswa dapat menjadi contoh dan motivasi bagi mahasiswa lainnya. Sehingga prestasi dapat terus tercipta dan membawa nama kampus baik di ajang akademik maupun non akademik. “Tak lupa ucapan terima kasih juga kepada pak direktur dan para dosen yang sudah memberikan dispensasi kepada mahasiswa yang berprestasi. Sehingga mereka bisa fokus dan berjuang untuk nama kampus, daerah hingga negara di bidang olahraga,” tutupnya

Ikut Ajang Pemilihan Duta Pemuda Balikpapan, Wakil Poltekba Dinobatkan Terbaik I

Malam puncak Pemilihan Duta Pemuda Kota Balikpapan telah tuntas. Berlangsung di Atrium Plaza Balikpapan, Jumat (17/3/2023) lalu, wakil Politeknik Negeri Balikpapan Andy Saputra meraih predikat terbaik I.Kepada media ini, Andy Saputra mengaku sangat bangga. Kerja keras selama 10 hari memberikan hasil maksimal. Apalagi, dalam ajang ini persaingan cukup ketat karena finalis punya kemampuan luar biasa.“Alhamdulillah sudah puas dengan hasil ini. Karena sebenarnya kaget sudah bisa jadi terbaik I. Tentu ini jadi kebanggan pada diri sendiri atas usaha selama ini,” ujar Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil ini.Selain turut andil dan terlibat dalam kepemudaan di kota ini, pria kelahiran 13 Oktober 1999 ini mengaku duta pemuda bisa menjadi wadah bagi dirinya untuk belajar banyak hal yang tidak didapatkan di kampus serta relasinya. “Berharap bisa memberikan andil bagi Kota Balikpapan. Terutama pada masa transisi menuju Ibu Kota Negara,” jelasnya.Nah, berbicara soal program kerja, ia mengatakan 10 terbaik duta pemuda sudah menyusun draft program kerja untuk setahun kedepan. Namun, saat ini masih dalam tahap review. Ya, salah satu program kerja yang akan dilaksanakan yakni terkait perpindahan IKN. Pihaknya akan membuka sebuah wadah aspirasi pemuda untuk mengemukakan ide dan gagasan terkait kepindahan IKN dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD). Dari hasil FGD, akan direkomendasikan kepada dinas terkait di kota Balikpapan.“Selain itu, kami juga punya rencana membuat program kerja bernama “sa(m)pe’ sore” yang mana, kami ingin berbagi atau mengajarkan kepada pemuda-pemudi kota Balikpapan terkait kesenian daerah yaitu alat musik khas Kaltim yakni sape. Karena kami yakin ketika semakin banyak pendatang ke daerah kami, maka kebudayaan dan kesenian kami berpotensi untuk tergerus dan hilang. kami ingin menghindari hal tersebut,” jelasnya.Selain belajar alat musim sape, ia juga ingin berbagi terkait tari-tari daerah. “Semua program kerja tersebut sudah kami sesuaikan juga dari background masing-masing duta pemuda,” tutupnya.