Tampil di Olimpiade Akuntansi Vokasi VI, Poltekba Boyong Delapan Gelar.

Perwakilan Politeknik Negeri Balikpapan memboyong delapan juara di Olimpiade Akuntansi Vokasi (OAV) VI, Kamis (26/7/2033) lalu di Hotel Platinum.Tampil sebagai tuan rumah, tiga gelar juara pertama diraih pada kategori Lomba Cerdas Cermat Akuntansi, Lomba Konten Video Kategori : ter-Vokasi dan Lomba Poster kategori : ter-Artistik. Pun diperingkat kedua diraih dalam Lomba Karya Ilmiah-Best Paper dan Lomba Poster kategori ter-adaptif. Sementara juara lainnya diraih yakni Juara 3 Lomba Konten Video kategori : ter-Cinematik dan Lomba Poster kategori : terVariatif serta Juara Harapan 1 Lomba Cerdas Cermat Akuntansi.Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama,. Candra Irawan, S.T.,M.Si mengatakan hasil yang didapat ini, merupakan yang terbesar selama pagelaran OAV. Tahun laku, di Malang hanya meraih satu perak di kategori lomba poster. “Alhamdulillah, tahun ini para mahasiswa tampil luar biasa. Ada delapan juara sukses dipersembahkan buat kampus,“ kata Candra Irawan, S.T., M.Si, Minggu (30/7/2023).Atas raihan ini, ia mengapresiasi kepada perjuangan para mahasiswa atas dedikasinya terhadap kampus.Prestasi ini, kata dia tidak terlepas dengan kerja keras pada pembimbing, ketua dan sekretaris jurusan akuntansi serta ketua program studi. “Pak direktur juga memberikan apresiasi terhadap gelar ini,“ katanya. Selain sukses prestasi, sejatinya kampus vokasi Kota Minyak ini juga sukses menjadi tuan rumah dalam pagelaran OAV VI dan Simposium Nasional Akuntansi Vokasi (SNAV) XI. Mengingat tahun depan perhelatan di Politeknik Negeri jember, ia berharap perwakilan Poltekba yang akan diturunkan kembali memberikan prestasi terbaik. “Masih ada waktu satu tahun untuk persiapan. Mari buktikan, jika Poltekba bisa juara di level nasional,“ tutupnya
Diikuti 25 Politeknik se-Indonesia, SNAV XI dan Olimpiade Akuntansi Vokasi VI Terlaksana di Balikpapan

Politeknik Negeri Balikpapan ditunjuk sebagai tuan rumah dalam ajang Simposiumb Nasional Akuntansi Vokasi (SNAV) XI dan Olimpiade Akuntansi Vokasi (OAV) VI.Total 25 politeknik se-Indonesia berpartisipasi dalam ajang ini dengan dibuka oleh Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Dr Beny Bandanadjaja, S.T., M.T di Hotel Platinum, Selasa (25/7/2023) malam.Ketua Panitia Dessy Handa Sari, S.E., M.M mengatakan dari 25 politeknik se-Indonesia, total ada 228 pesertaberpartisipasi. Dengan rincian 128 mahasiswa, 30 dosen pendamping dan 20 kepala jurusan serta 50 peserta SNAV.“Ajang ini sebagai wadah silaturahmi dan berbagi pengetahuan serta pengalaman antar politeknik di dunia akuntansi.Tentunya dapat mendorong kolaborasi antar politeknik demi pengembangan dan pendidikan bidang akuntansi,“ jelas Dessy Handa Sari yang juga menjabat sebagai Ketua Jurusan Akuntansi Poltekba.Ketua Forum Kajur Akuntansi Politeknik se-Indonesia Dr Evada Dewata mengatakan Seminar Nasional Akuntansi Vokasi (SNAV) merupakan ajang pertemuan ilmiah tahunan seluruh masyarakat akuntansi vokasi Indonesia yang juga menjadi media silaturahmi nasional dosen dan mahasiswa akuntansi Indonesia.SNAV secara konsisten berupaya untuk menjadi kegiatan yang bergengsi sebagai sarana mendiseminasikan hasil riset-risetterapan terbaik dalam bidang akuntansi oleh para peneliti, pendidik, mahasiswa, dan praktisi dari seluruh Indonesia. Selain itu, SNAV juga sudah menjadi agenda rutin yang membahas hasil-hasil penelitian terapan bidang akuntansi guna meningkatkan pertukaran informasi dan kemampuan para praktisi, peneliti, pendidik, dan mahasiswa dalam melakukan penelitian di bidang akuntansi.Kegiatan SNAV XI yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Balikpapan bekerjasama dengan Forum Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri se-Indonesia memiliki rangkaian kegiatan yang terdiri dari kegiatan seminar dan call for paper.Mengangkat tema “Penguatan Riset Akuntansi Terapan: Teknologi, Sustainability dan Pasca Pandemi tentunya dengan tujuan agar riset yang dilakukan oleh dunia vokasi bersifat terapan yang sesuai dengan kebutuhan industri, berorientasi keberlanjutan, up-to-date dengan perkembangan industri dan juga era setelah pandemi.Dalam sambutannya, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T mengatakan akuntansi merupakan sebuah kompetensi atau kemampuan yang dimiliki sebagai life skill. Sesuai dengan penyampaian Menteri Keuangan Sri Mulyani, jika krisis atau perkembangan ekonomi dunia ditentukan salah satunya oleh peran akuntansi.“Merekalah yang menjaga sistem keuangan. Makanya penting memahami akuntansi, karena merupakan profesi yang penting. Bila teknologi salah satu hal yang mengancam profesi, namun di akuntansi tampaknya tidak terjadi. Karena akuntansi masih memerlukan orang yang bisa melihat proses secara manual. Karena ada hal tidak bisa dideteksi oleh teknologi,“ jelasnya.Nah, pelaksanaan SNAV dan OAV kali ini, ia berharap dapat dimaksimalkan oleh semua politeknik yang berpartisipasi. Terutama meningkatkan jaringan dan komunikasi antar dosen dan mahasiswa.Senada, Ketua Badan Koordinasi Kemahasiswaan Politeknik se-Indonesia Wahyu Kurnia Dewanto S.Kom.,M.T berharap ajang yang menjadi agenda tahunan ini bisa dimaksimalkan oleh para dosen dan mahasiswa jurusan akuntansi. Mengingat, ajang ini dapat mencapai indikator kinerja utama (IKU) Direktur dan meningkatkan akreditasi program studi akuntansi.“Banyak hal yang dimaksimalkan dalam kegiatan ini. Disamping sebagai ajang silaturahmi, bertukar informasi serta mengukur kompetensi,“ ujar Wahyu Kurnia Dewanto.Sementara, Direktur Poltekba Ramli, S.E., M.M berharap ajang ini bisa diikuti oleh semua peserta hingga tuntas. Sehingga bisa tercapai vokasi kuat, Indonesia kuat. “Selamat datang para peserta SNAV dan OAV. Semoga ajang ini dapat meningkatkan ilmu pengetahuan mahasiswa dan dosen serta meningkatkan akreditasi jurusan akuntansi,” harapnya.Mewakili Pemerintah Kota Balikpapan, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Pargiyanto mengatakan ajang ini sangat penting bagi Balikpapan setelah ditunjuk sebagai penyangga Ibu Kota Negara baru.“Ajang ini, tentu menjadi ajang menciptakan SDM berkualitas yang dapat dibutuhkan dalam proses pembangunan IKN.Terutama para generasi muda di Kaltim, agar tidak menjadi penonton di rumah sendiri,“ ujar Pargiyanto.“Terima kasih kepada Politeknik Negeri Balikpapan karena telah menjadi tuan rumah. Tentu ini upaya dalam menciptakan calon akuntan yang profesional di masa mendatang,“ tutupnya. (and)
Sampai Jumpa di Jember Tahun Depan, Politeknik Negeri Malang Juara Umum Olimpiade Akuntansi Vokasi VI

Tuntas sudah pelaksanaan Simposium Nasional Akuntansi Vokasi (SNAV) XI dan Olimpiade Akuntansi Vokasi (OAV) VI. Kamis (26/7/2033) tadi malam di Hotel Platinum, penutupan terlaksana sukses yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Balikpapan selaku tuan rumah. Ya dalam ajang olimpiade bagi panggung mahasiswa dan dosen akuntansi tersebut, Politeknik Negeri Malang berhasil meraih juara umum dalam edisi keenam. Ketua Forum Kajur Akuntansi Politeknik se-Indonesia Dr Evada Dewata mengatakan pelaksanaan berlangsung cukup sukses. Termasuk, saat melaksananan seminar dan workshop oleh hasil riset dosen politeknik se-Indonesia. Tentunya, kegiatan seperti ini menambah wawasan terkhusus materi yang diberikan oleh narasumber terkait tekonologi dan Sustainability.“Akuntansi dan tekonologi dua hal yang saling terkait. Sesuai tema yang diusung pada kegiatan ini. Namun, para akuntan tidak pernah tergantikan oleh teknologi, karena teknologi tidak bisa mengambil keputusan tapi lebih sebagai alat bantu,“ ujar Evada Dewata.Suksesnya pelaksanaan ini, ia berterima kasih kepada Politeknik Negeri Balikpapan sebagai tuan rumah. “Tahun depan, OAV VII akan diselenggarakan di Politeknik Negeri Jember. Sampai jumpa di edisi berikutnya. Sekali lagi terima kasih kepada Pak Ramli selaku Direktur Poltekba atas suksesnya acara ini beserta tim Jurusan Akuntansi di Poltekba,” ujarnya. Sementara, Direktur Poltekba Ramli, S.E.,M.M bersyukur serangkaian kegiatan telah terlaksana tuntas. Berharap event seperti ini terus berlanjut. Hal ini agar akuntansi bisa eksis seperti program studi yang lain. “Ajang ini seperti ini harus kontinu dilaksanakan. Agar tak kalah oleh prodi dari perguruan tinggi dan vokasi lain. Karena selama ini, prodi tekhnik salah satu yang paling aktif menyelenggarakan event serupa,” jelasnya.Ia pun berharap, tahun depan Olimpiade Akuntansi Vokasi bisa terus meningkat. Tak hanya dari segi peserta tapi juga hal lain. “Untuk edisi tahun ini, selain ajang silaturahmi, tentu juga sebagai perkenalan jika Balikpapan nantinya menjadi penyangga IKN. Balikpapan akan menjadi pintu gerbang IKN. Karena jarak yang paling dekat dan strategis,” ujarnya.Sebelumnya saat pembukaan, Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Dr Beny Bandanadjaja, S.T., M.T mengatakan akuntansi ini merupakan sebuah kompetensi atau kemampuan yang dimiliki sebagai life skill. Sesuai dengan penyampaian Menteri Keuangan Sri Mulyani, Jika krisis atau perkembangan ekonomi dunia ditentukan salah satunya oleh peran akuntansi. “Merekalah yang menjaga sistem keuangan. Makanya penting memahami akuntansi, karena merupakan profesi yang penting. Bila teknologi salah satu hal yang mengangam profesi, namun di akuntansi tampaknya tidak terjadi. Karena akuntansi masih memerlukan orang yang bisa melihat proses secara manual.Karena ada hal tidak bisa dideteksi oleh teknologi,“ jelasnya.Nah, pelaksanaan SNAV dan OAV kali ini, ia berharap dapat dimaksimalkan oleh semua politeknik yang berpartisipasi. Terutama meningkatkan jaringan dan komunikasi antar dosen dan mahasiswa.Senada, Ketua Badan Koordinasi Kemahasiswaan Politeknik se-Indonesia Wahyu Kurnia Dewanto S.Kom.,M.T berharap ajang yang menjadi agenda tahunan ini bisa dimaksimalkan oleh para dosen dan mahasiswa jurusan akuntansi. Mengingat, ajang ini dapat mencapai indikator kinerja utama (IKU) Direktur dan meningkatkan akreditasi program studi akuntansi.“Banyak hal yang dimaksimalkan dalam kegiatan ini. Disamping sebagai ajang silaturahmi, bertukar informasi serta mengukur kompetensi,“ ujar Wahyu Kurnia Dewanto.