Poltekba Tuan Rumah Seminar dan Sertifikasi PPLPI 2025: Meningkatkan Kompetensi Laboratorium Menuju Indonesia Emas 2045

Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era digital, Balikpapan akan menjadi tuan rumah ajang bergengsi tingkat nasional, yakni Seminar Nasional, Workshop, Pelatihan, dan Sertifikasi Kompetensi yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pengelola Laboratorium Pendidikan Indonesia (PPLPI). Kegiatan ini akan digelar di Swiss-Belhotel International, Balikpapan, dan mengangkat tema “Optimalisasi Transformasi Digital Laboratorium untuk Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalitas PLP Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini sejalan dengan visi Indonesia untuk menyiapkan generasi unggul yang siap bersaing dalam dunia digital. Seminar dan workshop ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam pengelolaan laboratorium pendidikan, serta memperkenalkan berbagai skema sertifikasi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri dan pendidikan. Tema ini juga mendukung program kampus merdeka dengan menyiapkan mahasiswa untuk dapat beradaptasi dan berkompetisi di dunia kerja yang semakin terdigitalisasi. Acara ini akan menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, dan Direktur Sumber Daya Ditjen Diktiristek, Prof. Dr. Ir. Siti Suning Kusumawardani, ST., MT. Pembukaan acara akan dilakukan oleh Ketua Umum PPLPI Pusat, H. Sofyan, S.Sos, M.Si, serta disambut oleh Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, ST., MT sebagai tuan rumah penyelenggaraan. Para ahli dari berbagai bidang juga dijadwalkan untuk mengisi seminar ini, di antaranya Dr. Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H. (Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Kemdiktiristek), Prof. Dr. Ir. Hamdan, ST., MCS., IPM. (Pakar AI & Cybersecurity), dan Dr. Adi Riyadhi, S.Si., M.Si. (Kepala UPT Lab Terpadu Universitas Andalas). Mereka akan membagikan pengetahuan tentang pengelolaan laboratorium berbasis teknologi terkini dan pentingnya sertifikasi kompetensi untuk meningkatkan profesionalisme. Selain seminar, kegiatan ini juga membuka peluang bagi peserta untuk mengikuti Skema Sertifikasi Kompetensi Nasional dalam berbagai bidang laboratorium, mulai dari Petugas K3, Kepala Laboratorium, Operator Mesin Industri, Analis Gravimetri, hingga Spesialis Artificial Intelligence dan masih banyak lagi. Biaya pendaftaran untuk sertifikasi dan pelatihan ini berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta, dengan fasilitas lengkap seperti Sertifikat 32 JP, Sertifikat BNSP (untuk peserta yang lulus), Seminar Kit, dan makan siang serta coffee break. Bagi peserta dari wilayah Kalimantan, terdapat promo spesial dengan tarif terjangkau untuk kegiatan Seminar dan Workshop pada hari pertama (21 Agustus 2025). Biaya pendaftaran untuk Pemakalah dimulai dari Rp 800.000 (anggota) atau Rp 900.000 (umum), sementara Peserta Non-Pemakalah dikenakan biaya mulai dari Rp 500.000 (anggota) atau Rp 600.000 (umum), dengan tambahan biaya Sertifikasi sebesar Rp 500.000. Salah satu daya tarik utama acara ini adalah Pameran Peralatan Laboratorium Terbesar di Kalimantan yang akan digelar pada 21–22 Agustus 2025, di lokasi yang sama. Pameran ini akan menampilkan berbagai inovasi alat laboratorium dari sektor industri, kesehatan, energi, farmasi, kimia, dan pertambangan. Pengunjung umum dapat mengakses pameran ini secara gratis, sementara Pengunjung Utama dapat menikmati fasilitas eksklusif dengan biaya Rp 350.000 per hari, yang meliputi badge khusus, makan siang, snack, dan doorprize menarik. Pendaftaran untuk acara ini masih dibuka hingga 5 Agustus 2025. Bagi yang berminat, dapat menghubungi Susan (0813-4719-1525) atau Julyar (0813-9242-8187) untuk informasi lebih lanjut. Pembayaran dapat dilakukan ke rekening Perhimpunan Pengelola Laboratorium Pendidikan di Bank BRI Cabang Bogor, No. Rekening: 122401000242564. Link Penting: Dengan pelaksanaan kegiatan ini, PPLPI turut berkontribusi dalam memajukan program kampus berampak yang berfokus pada pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pelatihan langsung yang berdampak pada kebutuhan industri di era digital.