Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) semakin memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan vokasi dengan menggelar sosialisasi program Scholarship Double Degree di Taiwan. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui fasilitas Zoom pada Senin (3/2/2025). Pada kegiatan sosialisasi ini, turut dihadirkan narasumber diantaranya Direktur International Talent Circulation (INTACT) Base Bangka Belitung, Suprianto, B.A., M.B.A, Consultant Advisor INTACT Base Bangka Belitung, Ir. Dedy Ramdhani Harahap, S.S.T., M.Sc (Eng) dan alumni Poltekba yang kini berkuliah di Taiwan, Mohammad Ainur Roziqin

Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa Poltekba dan calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mulai dari S1 hingga S3, dengan sistem pendidikan berbasis vokasi yang terintegrasi dengan institusi pendidikan di Taiwan. Program Scholarship Dual Degree dan Joint Degree dengan Universitas yang ada di Taiwan menjadi salah satu tema sosialisasi yang menarik antusiasme peserta sosialisasi. Wakil Direktur II Poltekba, Dr. Hadi Hermansyah, S.Si., M.Si, menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi global dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. “Kami melihat program ini sebagai peluang besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri sekaligus memperkaya wawasan internasional. Poltekba terus mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini demi masa depan yang lebih cerah, Hal ini sejalan dengan visi Poltekba yaitu menjadi institusi Pendidikan Tinggi Vokasi yang Berkarakter, Unggul dan Berdaya Saing Global” ujarnya.
Salah satu narasumber, Suprianto, B.A., M.B.A, dari International Talent Circulation (INTACT) Base Bangka Belitung, menjelaskan bahwa program ini telah mendapatkan dukungan penuh dari Direktorat KLSD DIKSI dan akan segera diterapkan di berbagai politeknik di Indonesia. Program ini membuka jalan bagi lulusan Diploma 3 (D3) untuk melanjutkan ke jenjang Sarjana, serta memberikan kesempatan lebih luas hingga ke tingkat Magister dan Doktor.
Antusiasme peserta, baik mahasiswa maupun calon mahasiswa, terlihat tinggi dalam sesi diskusi. Bahkan, para orang tua pun turut menunjukkan minat besar terhadap program ini, terutama terkait prosedur pendaftaran dan skema pendanaan.
Sementara itu, Mohammad Ainur Roziqin, alumni Poltekba yang kini tengah menempuh studi di Taiwan, turut berbagi pengalamannya. Ia menuturkan bahwa program ini tidak hanya meningkatkan keilmuan tetapi juga memberikan pengalaman berharga dalam lingkungan akademik internasional.
Dengan adanya kolaborasi ini, Poltekba berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi emas Indonesia di tahun 2045, dengan lulusan yang memiliki daya saing global serta siap menghadapi tantangan dunia kerja internasional.