Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) terus menunjukkan komitmennya sebagai institusi vokasi yang responsif terhadap tantangan masa depan, melalui kerja sama strategis dengan PT ITCI Hutani Manunggal (IHM) dalam penyelenggaraan program beasiswa penuh bagi mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan (TRKJJ) serta Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air (TRKBA). Kegiatan sosialisasi beasiswa yang dilaksanakan secara daring pada Jumat (13/6) ini, diikuti oleh 80 peserta dari berbagai SMA/sederajat angkatan 2023–2025, serta disambut antusias oleh para orang tua dan guru.
Program beasiswa ini tak hanya menjadi bentuk nyata dari sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan industri, namun juga merupakan wujud nyata dukungan terhadap agenda Indonesia Emas 2045, khususnya dalam mendorong pembangunan SDM unggul yang kompeten, berdaya saing global, serta memiliki keterampilan adaptif di era industri hijau dan digital.
Menurut Assessment Center Leader dan Tim Beasiswa PT. IHM, Anastasia Karolina Sitanggang, beasiswa PT. IHM menyasar siswa berprestasi akademik yang mengalami kendala ekonomi, dengan harapan dapat mendorong lahirnya lulusan vokasi yang siap kerja dan tahan banting. “Kami ingin mereka fokus belajar. Semua kebutuhan studi—biaya pendidikan, akomodasi, hingga uang saku—sudah kami tanggung. Ini adalah investasi jangka panjang kami untuk SDM Indonesia,” ujar Anastasia.
Program ini memperkuat implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Kemdiktiristek, khususnya IKU 1 (lulusan mendapat pekerjaan yang layak) dan IKU 7 (kelas yang kolaboratif dan partisipatif dengan mitra industri). Selain mendapat akses pendidikan vokasi berkualitas di Poltekba, penerima beasiswa juga dijanjikan kesempatan kerja langsung di PT. ITCI Hutani Manunggal setelah lulus, sehingga menciptakan jalur karier yang terstruktur dan berkelanjutan.
Seleksi beasiswa meliputi tiga tahap: seleksi administrasi dokumen, ujian tertulis, dan wawancara motivasi. “Kualitas akan menjadi kunci. Kami ingin memastikan hanya peserta yang benar-benar siap yang akan melaju,” jelas Irwan Kelana Putra, Manager Project MBT HTI. Ia juga menegaskan, jika hasil evaluasi tahun ini baik, program akan dilanjutkan secara berkelanjutan.
Wakil Direktur III Poltekba bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Candra Irawan, S.T., M.Si., menambahkan bahwa kerja sama ini memperkuat posisi Poltekba sebagai EcoTech Fusion Campus, yaitu kampus vokasi yang mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan, kemitraan industri, dan relevansi kurikulum. “Kami juga sedang membuka Beasiswa GratisPol serta menjalankan lima kelas ikatan dinas bersama berbagai mitra industri besar seperti Petrosea, BUMA, Blue Sky, hingga program Taiwan,” paparnya.
Kurikulum TRKBA dan TRKJJ saat ini telah diselaraskan dengan kebutuhan PT IHM, memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori tetapi juga memahami konteks industri secara nyata sejak awal. Hal ini sejalan dengan semangat Poltekba sebagai kampus berdampak yang berkontribusi langsung pada pembangunan daerah dan nasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia SPMB Poltekba, Ferdy Novri, S.Si., M.M., menyampaikan bahwa pendaftaran beasiswa PT. IHM dibuka pada 13–17 Juni 2025 melalui jalur mandiri. Ia menekankan bahwa meskipun tidak ada batas kuota terbuka, proses seleksi akan tetap ketat. “Kami mencari talenta terbaik yang siap berkembang bersama industri,” ujar Ferdy.
Dengan kepastian penempatan kerja serta dukungan penuh selama studi, program ini menjadi peluang emas bagi generasi muda untuk meraih pendidikan tinggi tanpa hambatan finansial. Lebih dari itu, kerja sama ini juga menjadi langkah konkret dalam mempersiapkan SDM unggulan menuju visi Indonesia Emas 2045 yang berkelanjutan, tangguh, dan berintegritas.
“Mahasiswa kami tidak hanya disiapkan untuk lulus, tapi untuk menjadi profesional berkualitas sejak hari pertama bekerja,” tutup Anastasia.