Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) terus berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan tinggi melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang memberikan pengakuan terhadap pengalaman belajar dari jalur formal, nonformal, informal, serta pengalaman kerja sebagai Satuan Kredit Semester (SKS). Program ini berdampak langsung pada pengurangan masa studi, sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan lebih cepat dibandingkan dengan jalur reguler, sekaligus memberikan peluang bagi pekerja berpengalaman untuk melanjutkan pendidikan mereka secara lebih efisien.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Poltekba menjalin kerja sama dengan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) melalui BUMA Academy. Pada Selasa (9/9/2025) pagi, Poltekba secara resmi memulai perkuliahan RPL Batch 3, yang diawali dengan kuliah umum bertema “Orientasi Budaya Akademik Poltekba dan Peraturan Akademik.” Acara ini berlangsung di Ruang Lab Gambar, Gedung Workshop Teknologi Rekayasa Manufaktur. Program RPL ini merupakan salah satu implementasi nyata dari upaya Poltekba untuk menciptakan kampus berdampak yang tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan industri dan masyarakat.

Prof. Dr. Tuatul Mahfud, M.Pd., Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu Poltekba, menekankan bahwa program RPL merupakan terobosan penting dalam dunia pendidikan vokasi, yang mempermudah para pekerja berpengalaman untuk mendapatkan pengakuan atas keterampilan yang sudah dimiliki. Program ini memungkinkan pengalaman kerja diakui sebagai SKS, sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan lebih cepat, hanya dalam 3 hingga 4 semester untuk D3 atau D4, dibandingkan dengan 3 hingga 4 tahun pada jalur reguler.
Pada Batch 3 kali ini, 30 mahasiswa terdaftar untuk mengikuti perkuliahan, terdiri dari 14 mahasiswa Teknik Mesin dan 16 mahasiswa Teknik Sipil. Prof. Tuatul Mahfud menyatakan, “Alhamdulillah, program ini mendapat respons positif dari industri, terutama dengan adanya kolaborasi ini. Ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi harus terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja, serta memberikan ruang bagi pengakuan pengalaman yang dimiliki oleh masyarakat.” Program RPL ini juga menjadi bagian dari visi Poltekba untuk menciptakan kampus yang dapat berdampak luas, menyediakan jalur pendidikan yang lebih fleksibel bagi individu dengan latar belakang beragam.
Kerja sama Poltekba dengan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) menjadi pilot project penting dalam implementasi program RPL ini. PT BUMA sendiri merupakan salah satu perusahaan besar di Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan dan energi, berkomitmen dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan kualifikasi pekerjanya. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan peluang pendidikan bagi karyawan BUMA yang ingin meningkatkan kompetensinya melalui pengakuan atas pengalaman kerja mereka. Kedepannya, program RPL ini diharapkan dapat diperluas, tidak hanya untuk kalangan industri tertentu, tetapi juga untuk masyarakat luas.
Poltekba telah menyiapkan skema RPL untuk berbagai program studi, seperti D3 Teknik Mesin, D3 Teknik Sipil, D3 Teknik Elektro, Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan, dan Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan. Kampus vokasi ini juga berencana untuk mensosialisasikan beberapa jurusan ini kepada masyarakat umum, dengan tujuan agar lebih banyak individu yang memiliki akses ke pendidikan tinggi. Dengan demikian, Poltekba berharap dapat memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat untuk terus menjalankan pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning), memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, serta menciptakan dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.