Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) melalui kegiatan Pelantikan Pejabat Struktural, Fungsional, dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Acara pelantikan dilaksanakan secara khidmat di Lantai 4 Gedung Terpadu Poltekba, Selasa (28/10/2025), dan dihadiri oleh jajaran pimpinan, pejabat struktural, serta seluruh civitas akademika.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Poltekba dalam melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang menegaskan bahwa ASN berperan sebagai perekat dan pemersatu bangsa, sekaligus pelaksana kebijakan publik dan pelayan masyarakat. Melalui regulasi tersebut, pemerintah mendorong transformasi birokrasi yang lebih profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi vokasi.
Ketua Tim Kerja Bidang Kepegawaian Poltekba, Ponwandira, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia untuk mendukung visi Poltekba sebagai kampus vokasi yang unggul dan berdampak. “Formasi PPPK menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan di Poltekba. Kehadiran mereka memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus memastikan kesinambungan pelayanan akademik dan administrasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ponwandira menuturkan bahwa total 23 pegawai dilantik, terdiri atas empat dosen dengan jabatan Asisten Ahli serta 19 tenaga kependidikan yang meliputi 12 Penata Layanan Operasional, enam Pengelola Layanan Operasional, dan satu Pengadministrasi Perkantoran. “Dengan status kepegawaian yang lebih jelas, kami berharap semangat kerja, profesionalitas, dan loyalitas semakin meningkat, selaras dengan semangat reformasi birokrasi dan pelayanan publik,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Direktur II Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum, dan Kepegawaian, Dr. Hadi Hermansyah, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan ini bukan hanya seremoni administratif, tetapi bagian dari proses penataan kelembagaan untuk menciptakan birokrasi kampus yang efektif dan berintegritas. “ASN Poltekba harus menjadi contoh dalam kedisiplinan, transparansi, serta berorientasi pada hasil dan pelayanan. Inilah implementasi nyata semangat Undang-Undang ASN di lingkungan perguruan tinggi vokasi,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang baru dilantik. Ia berharap, pengukuhan ini menjadi awal baru dalam membangun budaya kerja yang lebih produktif dan inovatif. “ASN dan PPPK Poltekba harus menjadi motor penggerak perubahan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri. Ini sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang kami usung, yakni kampus yang memberi kontribusi nyata melalui pelayanan prima, pendidikan berkualitas, dan kolaborasi strategis,” ujarnya.
Dr. Emil juga menegaskan pentingnya ASN Poltekba untuk terus menumbuhkan nilai dasar ASN: kompetensi, integritas, dan loyalitas kepada negara. “Dengan komitmen bersama, kita wujudkan birokrasi kampus yang melayani, bukan dilayani; yang adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi pada hasil nyata bagi bangsa,” tutupnya.
Pelantikan ini menjadi simbol komitmen Poltekba dalam menata sistem kepegawaian yang selaras dengan arah kebijakan nasional. Ke depan, Poltekba bertekad memperkuat peran ASN dan PPPK sebagai agen perubahan dalam mewujudkan tata kelola pendidikan vokasi yang unggul, berdampak, dan berdaya saing global.