Mengulik teknologi dibalik pabrik Jaguar Land Rover melalui program IISMA edisi Vokasi

Jaguar Land Rover merupakan produsen mobil terbesar di Inggris Raya. Sebagai salah satu mobil mewah paling bergengsi di dunia, Jaguar Land Rover dibangun antara dua merk mobil termuka di Inggris, yaitu Jaguar Cars Ltd., produsen mobil sedan mewah serta sport, dan Land Rover, merk unggulan untuk produk kendaraan 4WD (four-wheel drive) kelas atas. Para awardee IISMA edisi vokasi di Coventry University berkesempatan untuk mengunjungi pabrik Jaguar Land Rover sebagai bagian dari program Pride of Britain Tour di kota Solihull, Inggris. Salah satu diantaranya ialah Almira Ulima Sadiya, mahasiswa semester 5 Jurusan D-3 Teknik Elektro, Politeknik Negeri Balikpapan. Pada program tersebut, Almira tidak hanya sebatas mengunjungi industri terkemuka di Inggris, melainkan juga untuk mengobservasi perusahaan-perusahaan tersebut, khususnya terkait strategi persaingan (competitive strategy), model kepemimpinan (leadership style) masing-masing perusahaan, serta menuangkan hasil analisis dari kunjungan tersebut ke dalam laporan. Sebagai seorang mahasiswi jurusan teknik, Almira merasa senang karena ia dapat sekaligus mempelajari teknologi apa saja yang digunakan pada masing-masing perusahaan. Dari kunjungan Almira ke Jaguar Land Rover, ia menemukan beragam teknologi canggih yang digunakan dalam proses produksi mobil Jaguar Land Rover, seperti memanfaatkan artificial muscle (otot buatan) untuk mendukung kinerja manusia dalam proses pembuatannya serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, lebih tenang, dan lebih efisien. Selain Jaguar Land Rover, Almira juga berkesempatan untuk mengunjungi beberapa perusahaan terkemuka di Inggris lainnya, seperti Morgan Motor Company, Drayton Manor Resort, Bloomberg, Brompton Bicycles, MINI, JCB, Manchester City, dan Triumph Motorcycles. Dalam skema yang diambil Almira, yaitu skema B (Vocational Engineering and Business Management in ACTION) tidak hanya berkolaborasi dengan industri, namun pembelajaran di kelas juga merupakan salah satu kegiatan yang wajib diikuti selama berada di Coventry University. Beberapa kelas yang Almira ikuti selama perkuliahan di Coventry University antara lain: Global Leaders Programme (GLP), yang membekali para mahasiswa dengan keterampilan kepemimpinan agar menjadi bagian dari komunitas dan dapat menerapkan keterampilan tersebut untuk karir kedepannya. Program ini juga dirasa sangat bermanfaat bagi Almira karena dapat membantu memperluas jejaring sosial dengan berinteraksi dengan mahasiswa lokal maupun internasional lainnya di Coventry University; Circular Economy, yang mempelajari lebih dalam terkait model bisnis, proses manajemen limbah berkelanjutan, serta konsep dari Sustainable Development Goals (SDGs); Data Analysis and Decision Making, dimana Almira dapat mempelajari fungsi-fungsi yang terdapat di Microsoft Excel dan SPSS untuk mengolah data terkait konsep Circular Economy,Business Writing Skills, yang meliputi pengetahuan terkait keterampilan dan strategi untuk menyusun serta menuliskan dokumen dalam konteks pekerjaan dan perkuliahan; serta satu mata kuliah pilihan yaitu Industry 4.0, dimana Almira ditugaskan ke dalam satu grup berisi mahasiswa lain dari Coventry University untuk melakukan diskusi kelompok secara aktif di dalam kelas serta melakukan presentasi tiap minggunya terkait teknologi yang telah dibahas pada sesi perkuliahan. Dalam proses perkuliahan, hal menarik yang dirasakan Almira selama di Coventry ialah metode pembelajaran yang berbeda dengan di Indonesia. Salah satunya yaitu Flipped Class. Konsep yang digunakan pada kelas tersebut yaitu mahasiswa/i diharapkan untuk mempelajari materi yang akan dibahas terlebih dahulu sebelum kelas tersebut dimulai, sehingga pada saat kelas berlangsung, diharapkan para mahasiswa dapat memahami apa yang akan mereka diskusikan dengan dosen pengampu. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan untuk dapat berpikir kritis dan berani berpendapat ketika mengikuti perkuliahan, serta memecahkan masalah atau isu yang sedang dibahas di dalam kelas menggunakan media interaktif, seperti melakukan analisis terhadap penggunaan kemasan bioplastik di Inggris melalui proyek penelitian SIMBIO (Social Innovation Management for Bioplastics). Terlepas dari kegiatan pembelajaran di kelas, Almira juga mengikuti beberapa society serta aktivitas menarik lainnya di Coventry, antara lain; CU Language Exchange Society, dimana Almira dapat berkumpul dengan mahasiswa Coventry University yang memiliki passion terhadap bahasa serta budaya. Setiap pertemuannya, perwakilan mahasiswa yang berasal dari negara tertentu akan menyampaikan sebuah presentasi terkait budaya serta bahasa dari asal daerahnya tersebut, dan diakhiri dengan permainan menarik; CU Manufacturing Society, yang bertujuan untuk membangun komunitas untuk para calon engineer untuk berkolaborasi serta membangun keterampilan penting yang akan membantu anggotanya menghadapi dunia industri yang terus berkembang, seperti Python programming, welding, dan lain-lain; serta CU Learn to Program: Ice Skating, dimana Almira bersama dengan mahasiswa Coventry University lainnya yang terpilih untuk mengikuti program untuk mempelajari serta melatih kemampuan Ice Skating selama 6 minggu bersama dengan pelatih profesional di Planet Ice, Coventry Skydome. Selama di Coventry University, Almira dibimbing oleh Prof. Benny Tjahjono, Professor of Sustainability and Supply Chain Management, Centre for Business in Society (CBiS) (https://www.coventry.ac.uk/research/areas-of-research/business-in-society/). CBiS merupakan salah satu research centre unggulan di Coventry University yang mempunyai jejaring industri yang luas, sehingga memungkinkan mahasiswa IISMAVO yang terpilih mendapatkan kesempatan untuk melakukan proses pembelajaran bekerja sama dengan industri terkemuka. Tak lupa Almira mengucapkan terima kasih kepada Kemdikbudristek, pihak IISMAVO, serta Coventry University yang telah menyediakan kesempatan dan fasilitas untuk dapat belajar serta mengunjungi perusahaan terkemuka di Inggris.

Turut dihadiri Perwakilan Polnes dan Politani Samarinda, Poltekba Gelar FGD Optimalisasi Capaian Nilai Kerja PTN

Politeknik Negeri Balikpapan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Capaian Nilai Kerja PTN dan Penyusunan Laporan UAPPA-W. Berlangsung di Four Points by Sheraton, 9-10 Desember 2022 dengan mengundang kanwil direktorat jenderal perbendaharaan Kaltim Ya para peserta tak hanya berasal dari bagian keuangan dan perencanaan Poltekba saja. Tapi juga berasal dari Politeknik Negeri Samarinda dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Penyusun Laporan Keuangan Poltekba Muhammad Abdul Kadir mengatakan ada dua agenda yang dibahas dalam FGD. Pertama berkaitan tentang meningkatkan nilai kinerja dalam hal ini nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Kedua tentang Tips Trik untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan satuankerja. “Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Ada beberapa hal yang didapat dalam FGD ini. Termasuk diberikan beberapa tips untuk peningkatan nilai IKPA dan peningkatan kualitas laporan keuangan,” ujar Muhammad Abdul Kadir, Minggu (11/12/2022).Khusus untuk Poltekba, ia mengatakan sejauh inu nilai IKPA sudah sangat baik. Hanya saja, ada beberapa indikator yang perlu ditingkatkan yakni deviasi Hal III DIPA. “Alhamdulillah nilai tahun lalu sudah baik. Bahkan meningkat di tahun ini,” jelasnya. Selain deviasi Hal III, penilaian IKPA terdapat 8 indikator yakni Revisi DIPA, Penyerapan Anggaran, Belanja Kontraktual, Penyelesaian Tagihan, Pengelolaan UP dan TUP, Dispensasi SPM, dan Capaian Output.“Semoga dari kegiatan ini, nilai kinerja/IKPA Poltekba semakin baik dan kualitas laporan juga meningkat,” harapnya.

Poltekba Gelar Full Asesmen, Asesor Kompetensi dan Soliditas Pegawai

Tiga agenda dilaksanakan Politeknik Negeri Balikpapan bagi para pegawai. Mulai dari full asesmen oleh BNSP, pelatihan Asesor Kompetensi – ACA (Asesmen Calon Asesor) serta soliditas pegawai. Untuk kegiatan Full Asesmen oleh BNSP dalam rangka proses Lisensi LSP Poltekba, terlaksana pada 26 November 2022 lalu. Pun pelatihan Asesor Kompetensi – ACA dilaksanakan di dua tempat. Pertama 28 November- 2 Desember 2022 di Hotel Zurich dan 3 Desember 2022 di Kampus Poltekba. Ketua LSP Politeknik Negeri Balikpapan, Ir. Wahyu Anhar, S.T., M.Eng mengatakan Pelatihan Asesor Kompetensi – ACA bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dosen atau teknisi Poltekba. Sehingga memiliki kemampuan sebagai Asesor Kompetensi dengan dibuktikan adanya Sertifikat Asesor Kompetensi dari BNSP. “Melalui kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi -ACA, diharapkan kemampuan dosen atau teknisi terkait kompetensi Asesor meningkat, dan jumlah pemegang Sertifikat Asesor Kompetensi juga meningkat,” harap Wahyu Anhar.Pun dengan melalui kegiatan Full Asesmen, dimana merupakan serangkaian proses Lisensi, maka diharapkan kedepannya LSP Poltekba dapat memperoleh Lisensi BNSP.Selain itu, berkaitan dengan soliditas pegawai, melalui Koordinator Bidang Kepegawaian Arief Triono mengatakan kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kekompakan atau kesolidan antar pegawai. Para pegawai melaksanakan berbagai permainan yang membangun kekompakan secara berkelompok. “Soliditas ini dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kesolidan antar pegawai serta untuk saling mengenal antar pegawai dari unit kerja yang lain,” tambah Arief Triono.

Sentrinov ke-8 Sukses Digelar di Balikpapan, Peran Penting Pendidikan Vokasi Menyambut IKN

embangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berjalan. Pemerintah akan memulai pembangunan infrastruktur dasar IKN sejak Agustus 2022 lalu. Tahap pertama memang akan terlaksana di 2022-2024 dengan dibagi menjadi beberapa tahap.Melihat proses tersebut, Politeknik Negeri Balikpapan sebagai tuan rumah Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif (Sentrinov) ke-8 tahun 2022, mengangkat tema penting. Berlangsung di Swissbell Hotel, Sabtu (5/11/2022) kemarin, dengan tema yakni peran pendidikan vokasi dalam rangka mewujudkan kemandirian infrastruktur, sosial ekonomi dan lingkungan ibu kota negara sebagai kota masa depan.Ketua Panitia, Ir. Ida Bagus Dharmawan, S.T.,M.Si. mengatakan dalam Sentrinov ini hasil kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat akan tercipta insan cerdas dan kreatif serta inovatif sebagai kampus vokasi.“Pelaksanaan dilakukan secara hybrid yakni online dan offline. Jumlah artikel yang terkumpul sebanyak 128 artikel,“ ujar Ida Bagus Dharmawan yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekba.Penguatan vokasi, kata dia sangat diperlukan. Hal ini dengan tujuan agar lulusan bisa bersaing di dunia industri dan masyarakat luas. Komitmen terus memberikan kontribusi sebagai wujud tridharma perguruan tinggi. Sementara, dalam paparannya sebagai keynote speaker, Plt Direktur Kemitraan dan Penyelerasaan DUDI Dirjen Vokasi Kemendikbudristek, Uuf Brajawidagda, S.T., M.T., Ph.D mengatakan tema yang diambil ini, pendidikan vokasi harus bersiap dalam menyiapkan SDM menuju IKN.”Instruksi presiden dalam IKN pindah yakni 80 persen dari industri terbarukan, 70 persen area penghijauan dan 80 persen transportasi umum juga akan meningkat. Siapkah untuk itu semua. Tentu jadi tugas kampus vokasi dan SMK untuk wujudkan itu,” jelas Uuf Brajawidagda.Untuk menghadapi itu, kata dia ada arah perubahan yakni sistem pendidikan masa depan. Ya transformasi pendidikan ini untuk menciptakan SDM yang berkualitas di era industri 4.0. Memang dalam transformasi pendidikan diperlukan untuk mendorong perubahan yang berorientasi pada fasilitas peserta didik.”Indonesia sebagai potensi demografi maupun ekonomi, diharap pada 2045, Indonesia benar-benar terealisasi menjadi negara maju,” ujarnya.Nah, melalui forum ini, Kepala Bappeda Litbang Balikpapan, Murni mewakili Wali Kota Balikpapan, mengatakan Balikpapan cukup bangga karena telah ditunjuk sebagai tuan rumah dalam forum empat tahunan ini. Mengangkat tema yang cukup penting perihal IKN, diharap bisa menghasilkan karya ilmiah yang sangat baik. Berharap dengan seminar ini bisa memberikan masukan dalam menyambut IKN.”Tentunya forum diskusi seperti ini menyatukan potensi SDM di dunia vokasi. Pemerintah Kota Balikpapan membuka ruang kritik dan saran dalam rangka menyiapkan kota sebagai penyangga IKN,” jelas Murni. Sementara, General Chair ISAS 2022, Prof. Dr, Adrianus Amheka, S.T., M.Eng berharap seminar ini berjalan dengan lancar demi kemajuan IKN. Sebab, seminar ini merupakan ajang tingkat nasional. Tentu bagi kampus vokasi, Sentrinov menjadi platform ideal serta tingkat kematangan bagi pusat pengembangan dengan karakter masing-masing kampus vokasi.”Berharap dari Sentrinov ini, hasil-hasil riset nasional ini benar-benar jadi ajang implementasi serta menjadi ruang dalam peningkatan mutu dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Adrianus Amheka.Diuraikan, Sentrinov sejak pertama digelar berlangsung di Semarang. Kemudian berlanjut ke Bali hingga pelaksanaan saat ini berada di Balikpapan. ”Edisi berikutnya, berharap tetap di Indonesia Timur dan Makassar daerah paling siap,” katanya.Senada, Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI), Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T mengatakan hasil penelitian yang telah dilakukan, bisa bersama-sama dikembangkan. Dengan Sentrinov ini, kampus vokasi berada di gardaterdepan dalam pengembangan berbagai aspek. ”Pendidikan vokasi harus selalu siap. Karena menjadi garda terdepan menciptakan sains terapan dalam rangka membangun bangsa dan negara,“ jelas Ahmad Taqwa.Untuk itu, ia mengajak baik SMK maupun perguruan tinggi di Indonesia pada umumnya dan Kaltim secara khusus, sejak sekarang harus bersiap dalam mendukung pembangunan IKN.”Hari ini (kemarin, Red.) kami tampilkan hasil penelitian terapan. Dan bersepakat dalam rangka mendukung kemandirian sosial ekonomi serta lingkungan di IKN yang direncanakan,” ujarnya.Tak hanya menampilkan penelitian, kata dia secara langsung akan mengunjungi Kawasan Titik Nol, Sepaku. Seperti apa infrastruktur IKN diberikan.”Tentu dukungan dari kita semua para peneliti, akan menjadi garda terdepan. Ada Poltekba sebagai perwakilan yang siap dalam mendukung IKN sesuai tema yang diambil dalam Sentrinov,” harapnya.Ya, Direktur Poltekba, Ramli, S.E., M.M menambahkan Poltekba yang menjadi bagian dari Forum Politeknik Negeri seIndonesia sangat siap terlibat dan dilibatkan dalam pembangunan IKN. Baik perencanaan pelaksanaan maupun pengawasan pembangunan IKN. Dalam Sentrinov kali ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian. MPP juga turut menjadi keynote speaker. Dalam penyampaiannya, ia mengatakan pemerintah memulai pembangunan infrastruktur dasar IKN Nusantara sejak Agustus 2022 lalu. Tahap pertama dilakukan pada 2022-2024.Dalam Pembangunan IKN, dibagi menjadi beberapa tahap. Tahap pertama ini dimulai dengan membangun infrastruktur utama seperti istana kepresidenan, gedung DPR/MPR serta berbagai perumahan. ”Pembangunan dibagi menjadi dua area yakni Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara dan Kawasan di luar KIPP,“ jelas Hetifah.Politikus Partai Golkar ini mengatakan peran pendidikan vokasi sangat penting. Terutama dalam hal menciptakan SDM yang siap kerja.”Utamanya para lulusan dari Kaltim. Sebab penyerapan tenaga kerja di IKN, harus memprioritaskan tenaga kerja lokal dan diberdayakan sesuai kompetensinya,” ujarnya

Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Program P2MD di Desa Sesumpu

Tahun 2022, Politeknik Negeri Balikpapan meloloskan dua proposal untuk Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD). Salah satunya dengan melakukan pengabdian di Desa Sesumpu, Penajam Paser Utara. Ya dalam program P2MD ini, tim Poltekba mengambil judul yakni optimalisasi pengelolaan sumber air dengan teknologi filtrasi dan pembangunan infrastruktur implementasi desa.Ketua Tim FKMPI Poltekba, Tegar Ridha Pradana mengatakan selama ini warga Desa Sesumpu sangat kesulitan menerima air bersih. Melalui, program yang dilaksanakan berupa filtrasi air dapat membantu kebutuhan sehari-hari warga.”Selama ini, mereka masih membeli air bersih. Dengan adanya program ini, warga tidak perlu lagi untuk mengeluarkan uang,” ujar Tegar Ridha Pradana.Mahasiswa semester lima Jurusan Teknik Sipil ini menambahkan dalam prosesnya, survei hingga realisasi program memakan waktu hingga dua bulan. ”Alhamdulillah untuk semua program yang kami laksanakan tersebut, tidak lepas dari bantuan warga desa dan juga kami didukung oleh ketua RT serta pihak kelurahan,“ tambahnya.Sembari mengisi waktu, Tim FKMPI Poltekba juga melakukan program tambahan dengan membantu mengajar di SDN 008 Penajam.”Berharap dengan adanya program ini, dapat membantu masyarakat desa untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Karena kebutuhan tersebut yang paling penting,” harapnya.Sementara, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba, Candra Irawan ST., MSi menambahkan sangat bersyukur tahun ini Poltekba telah meloloskan dua proposal. Meningkat dibanding tahun lalu yakni satu proposal.”Ini prestasi luar biasa. Berharap melalui P2MD, apa yang didapat mahasiswa selama di kampus bisa diterapkan ke desa.Termasuk memberikan sumbangsih kepada masyarakat desa,” harap Candra Irawan, S.T., M.Si.Nah, tahun depan ia sangat berharap proposal dan tim Poltekba dalam program P2MD garapan Dirjen Vokasi Kemendikbudristek bisa bertambah. Sehingga kontribusi pengabdian mahasiswa ke masyarakat bisa dirasakan.

Lakukan Pendampingan SMK Pusat Keunggulan, Poltekba Dikunjungi SMKN 4 Samarinda

SMKN 4 Samarinda melakukan kunjungan ke Politeknik Negeri Balikpapan, Selasa (1/11/2022). Kedatangan para guru tersebut dalam rangka pembelajaran berbasis project riil. Ya hal ini karena kampus vokasi Kota Minyak ini menjadi perguruan tinggi pendamping Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMKPK).Dua pemateri disiapkan selama proses kunjungan tersebut. Pertama oleh Dosen Pastry Jurusan Perhotelan yakni Ria Setyawati, M.Pd dengan membahas pembelajaran berbasis project riil serta Drs Bambang Jati Kusuma, MM dengan memaparkan sharing best practice. Ketua Prodi Pengelolaan Perhotelan, Ranti Rustika,S.S.,M.Sc mengatakan Poltekba sudah memiliki pembelajaran berbasis project riil yaitu teaching factory pastry. Hal ini menjadi dasar utama kunjungan oleh para guru.”Kami berharap kedepannya kegiatan pendampingan ini bisa berlanjut dan hubungan antara SMK dengan poltekba berjalan lebih baik lagi,“ ujar Ranti Rustika,S.S.,M.Sc.Selain mendapatkan materi, pihak SMKN 4 Samarinda juga melakukan tur kampus dan diakhir dengan makan siang di Restoran Poltekba. yang secara bersamaan, ada praktek dari mahasiswa tata boga. Untuk diketahui, Pembelajaran Berbasis Proyek adalah pembelajaran yang menggunakan proyek sebagai media dalam proses pembelajaran untuk mencapai soft skills, hard skills, dan karakter.Penekanan pembelajaran terletak pada aktivitas-aktivitas peserta didik dalam menghasilkan produk yang menerapkan keterampilan meneliti, menganalisis, membuat, sampai dengan mempresentasikan produk pembelajaran berdasarkan pengalaman nyata. Untuk diketahui, Pembelajaran Berbasis Proyek adalah pembelajaran yang menggunakan proyek sebagai media dalam proses pembelajaran untuk mencapai soft skills, hard skills, dan karakter.Penekanan pembelajaran terletak pada aktivitas-aktivitas peserta didik dalam menghasilkan produk yang menerapkan keterampilan meneliti, menganalisis, membuat, sampai dengan mempresentasikan produk pembelajaran berdasarkan pengalaman nyata.

Poltekba Luluskan 375 Ahli Madya dan Sarjana Terapan

Politeknik Negeri Balikpapan kembali meluluskan para mahasiswa/i nya angkatan ke XVIII. Total 375 ahli madya dan sarjana terapan dari lima jurusan mengikuti wisuda yang berlangsung di Gedung BSCCDome, Selasa (25/10/2022) kemarin. Dalam wisuda kali ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.Ya dalam lulusan kali ini, Adysti Widya Maharani asal jurusan Akuntansi menjadi mahasiswa dengan nilai IPK tertinggi yakni 3,95. Direktur Poltekba, Ramli, S.E., M.M mengucapkan selamat kepada para lulusan yang sudah menyelesaikan masa studi di Poltekba. Mewakili civitas akademika, sangat berterima kasih kepada para mahasiswa dan mahasiswi selama berada di kampus. ”Para wisudawan-wisudawati, upacara wisuda ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan merupakan langkah awal menuju kehidupan masa depan,” kata Ramli, S.E., M.M.Dalam sambutannya, ia juga menjelaskan perihal laporan singkat mengenai perjalanan perkembangan Poltekba dalam rangka mengukur tujuan strategis yang tertuang dalam Renstra tanun 2020-2024.Ini ditetapkan dalam kebijakan strategis dengan sasaran mutu sebagai landasan program yang meliputi bidang akademik, lulusan politekbik memiliki IPK 2,75 adalah 99 persen. Pun 86 persen lulusan tepat waktu, riset terapan yang dapat diimplementasikan, lulusan bekerja dalam enam bulan pertama sebesar 94 persen. Bahkan ada beberapa mahasiswa sebelum luluss telah dipesan oleh beberapa Iduka. ”Sebagai laporan prioritas yang telah dan sedang dilaksanakan diantaranya update kurikulum, semua prodi pada jurusan telah mengupdate kurikulumnya, telah dilakukan kesepakatan antara dunia industri dengan masing-masing prodi. Termasuk program magang atau PKL,” jelasnya.Ia pun mengajak untuk satu tekad dan bahu membahu dalam memperkokoh institusi. Sehingga mampu berkontribusi maksimal dalam proses pendidikan dan pencerdasan seluruh anak bangsa serta dalam proses pembangunan bangsa dan negara.

Bakal Jadi Event Tetap, BEM KM Poltekba Sukses Gelar Public Competition Tingkat Pelajar

KaltimKita.com, BALIKPAPAN- BEM KM Poltekba sukses melaksanakan public competition tingkat pelajar dan umum. Mempertandingkan lomba Story Telling dan Oratory Speech.Ya di kategori speech, perwakilan SMAN 3 Balikpapan, Aditya Nugraha berhasil keluar sebagai pemenang. Pun di kategori story telling menjadi milik Axeline asal SMP Patra Dharma.Ketua Panitia, Piscessiera Ayu Subandrio mengatakan sangat bersyukur event ini terlaksana dengan sukses. Mengingat, sebelumnya antusisasme peserta agak kurang, maka dari pendaftaran langsung diperpanjang hingga 21 Oktober, semula hingga 21 September.“Kami mengapresiasi keikutsertaan peserta. Baik para pelajar SMA di oratory speech maupun pelajar SMP di story telling,” ujarnya.Memang, event ini sangat minim terlaksana di Balikpapan. Hal ini yang membuat jumlah peserta berkurang. Nah, BEM KM Poltekba yang memprakarsai event seperti ini, tentu ini mendorong minat para pelajar.”Harapan dari BEM KM Poltekba, agar pada periode selanjutnya dapat mengadakan acara yang serupa dengan cakupan yg lebih luas, mungkin lomba bahasa inggris se-Kaltim,“ ujarnya.Dari ajang ini, ia sangat berharap bisa memberikan pengalaman kepada para peserta yang berkompetisi dan para peserta nantinya lebih berani untuk mengikuti kompetisi tingkat provinsi maupun nasional. Daftar Juara Pemenang Lomba SpeechJuara 1Aditya Nugraha (SMAN 3 Balikpapan)Juara 2Albenika Media (SMAN 7 Balikpapan)Juara 3Ridwan Azhari (SMAN 7 Balikpapan)Lomba Story TellingJuara 1Axeline (SMP Patra Dharma)Juara 2Shashikirana Aleyya (SMP Istiqomah)Juara 3Ledisya (SMP Patra Dharma)

Tingkatkan Kualitas, Prodi D4 Pengelolaan Perhotelan Gelar Workshop Pengembangan dan Implementasi Pembelajaran

Program Studi D4 Pengelolaan Perhotelan menggelar workshop Pengembangan dan implementasi pembelajaran berbasis product based Program Competitive Fund. Berlangsung di Hotel Four Point, Sabtu (15/10/2022) dengan mengundang pemateri Direktur Program Vokasi Unesa, Dr. Drs. Maryadi, M.Sn.Ketua Prodi Pengelolaan Perhotelan, Ranti Rustika,S.S.,M.Sc mengatakan workshop ini mengenalkan model-model pembelajaran yang diterapkan dalam merdeka belajar. Tentunya, bertujuan agar para tenaga pendidik khususnya dosen perhotelan dapat mengetahui model pembelajaran seperti apa yang paling efektif untuk diterapkan kepada mahasiswa nya. ”Dan model pembelajaran ini tidak hanya mengasah pengetahuan saja tetapi juga keterampilan atau softskill dari mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja,“ ujar Ranti Rustika,S.S.,M.Sc.Pun begitu, ia mengatakan model pembelajaran ini sudah diterapkan oleh tenaga pengajar sebelum adanya merdeka belajar, namun saat ini lebih dikemas dan dikembangan serta dituangkan dalam bentuk perangkat pembelajaran.

Terlaksana Lima Hari di Poltekba, Kementerian PUPR Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi

Dirjen Bina Konstruksi Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menggelar pelatihan dan sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK). Selama lima hari terlaksana, sejak Senin (10/10/2022) kemarin hingga Jumat (15/10/2022) di Politeknik Negeri Balikpapan.Ya Poltekba sebagai kampus vokasi yang menghasilkan lulusan siap kerja, tentunya pelatihan ini merupakan upaya dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara.Ketua Jurusan Teknik Sipil Poltekba, Mahfud, SPd.,M.P mengatakan ada tiga pelatihan yang dilaksanakan. Yakni berkaitan dengan pelatihan building information modelling (BIM), Modeller Pelatihan dan Sertifikasi Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan.”Total ada 111 peserta mengikuti kegiatan ini. Semua merupakan mahasiswa jurusan Teknik Sipil Poltekba,“ kata Mahfud, SPd., M.T. Untuk Sertifikasi Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan berjumlah 40 peserta, sertifikasi surveyor 40 peserta serta pelatihan BIM dengan 31 peserta.Dikatakan, pelatihan ini terlaksana agar kelak mahasiswa Poltekba bisa dimaksimalkan dan berkontribusi dalam pembangunan IKN. Tentunya, mampu bersaing di dunia kerja.”Berharap saat lulus sertifikasi kompetensi ini, mereka bisa lebih berkontribusi dan berdaya saing dalam bidang konstruksi di seluruh Indonesia, terkhusus di Kalimantan,“ harapnya. Untuk diketahui, kegiatan ini kerap dilakukan. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, Poltekba dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin kerap berkolaborasi. Baik peningkatan SDM mahasiswa maupun dosen.