Menanti SK Pendampingan SMK Pusat Keunggulan di 2022, Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Gelar Sosialisasi di Poltekba

Politeknik Negeri Balikpapan sukses melakukan pendampingan SMK Pusat Keunggulan di dua provinsi yakni Kaltim dan Kalbar. Empat sekolah di Kaltim diantaranya yakni di SMKN 1 Balikpapan, SMKN 4 Balikpapan, SMKN 6 Balikpapan serta SMKN 4 Tanah Grogot. Dua sekolah lainnya berada di Singkawang yakni SMKN 1 dan SMKN 3. Tahun ini melalui Direktur SMK Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek melakukan sosialisasi SMK Pusat Keunggulan ke perguruan tinggi. Ya, Rabu (9/3/2022) kemarin melalui Kepala Subbagian Tata Usaha Direktur SMK Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek Arfah Laidiah Razik, S.H.,M.H melakukan sosialisasi ke kampus vokasi Kota Minyak ini.Berbagai hal disampaikan untuk kembali menjadi pendamping. Utamanya mekanisme menjadi pendamping ke SMK Pusat Keunggulan. Memang tahun ini, Poltekba masih harus menunggu penunjukan untuk kembali menjalankan SMK Pusat Keunggulan. Hal ini diungkapkan Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba Candra Irawan, S.T., M.Si.“Yang penting Poltekba bisa mendapatkan jatah pendampingan dulu di 2022, agar program bisa dilanjutkan,“ ujar Candra Irawan, S.T., M.Si.Di tahun 2021, ia mengatakan SMK Pusat Keunggulan Poltekba berjalan sukses. Bahkan enam SMK yang didampingi merespon positif dan meminta untuk pendampingan di 2022.“Tahun 2021 lalu hanya dua program studi yang diusung yakni Teknik Teknologi Listrik dan Tata Boga. Berharap di 2022, semua jurusan di Poltekba bisa diusulkan sehingga bisa bertambah jurusan dan pendampingan ke SMK juga bisa bertambah,“ harapnya.Sejauh ini, dikatakan Poltekba sudah sangat siap dan mendapat dukungan penuh dari Direktur Poltekba.“Kami masih menunggu proses SK pendampingan. Semoga tahun ini bisa ditunjuk lagi,“ pungkasnya.

Undang Wakil Ketua KPK, Poltekba Gelar Kuliah Umum Pendidikan Anti Korupsi

Politeknik Negeri Balikpapan memprakarsai kuliah umum pendidikan anti korupsi, Selasa (8/3/2022). Mengangkat tema penanaman nilai-nilai integritas dan anti korupsi. Diikuti seluruh staf dan dosen secara daring dan tatap muka, tak tanggung-tanggung langsung mengundang Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Ak., S.H., CFE. Dalam penyampaian materi yang diberikan, ia mengatakan korupsi bisa dilakukan dimana saja. Utamanya di lingkup pemerintahan. Menurutnya, korupsi biasanya dilakukan oleh seseorang atas kewenangan jabatan. ”Korupsi biasanya dilakukan karena penyelewengan jabatan. Mereka disuap untuk kepentingan,“ ujar Alexander Marwata. Nah di KPK, ada tiga hal pendekatan yang dilakukan dalam memberantas korupsi. Pertama lewat pendidikan, perbaikan sistem tata kelola dan penindakan. Kuliah umum yang dilakukan Poltekba saat ini, salah satu contoh pendekatan melalui pendidikan. Langkah kampus vokasi Balikpapan ini patut diapresiasi. ”Tak hanya kampus, lingkungan pendidikan disasar sejak pra sekolah. Tujuannya supaya para pelajar dan teman-teman mahasiswa paham apa itu korupsi dampaknya. Sehingga mereka punya pola pikir tentang budaya anti korupsi sejak dini,“ jelasnya.  Selain koordinasi, juga memberikan aturan agar menutup celah korupsi. ”Jika sudah lewat pendidikan dan sistem kelola, masih saja korupsi, tentunya penindakan harus dilakukan agar ada efek jera bagi pelakunya,“ jelasnya. Sementara Direktur Poltekba Ramli, S.E., M.M dalam sambutannya mengatakan kuliah umum ini dilaksanakan dalam rangka menitipkan dosen dan tenaga kependidikan terkait pendidikan anti korupsi. Hal ini akan terus dilakukan, termasuk di lingkungan mahasiswa. Ya, dalam kurikulum, terkhusus jurusan akuntansi mempelajari mata kuliah pendidikan anti korupsi dengan dua SKS di semester dua. Kemudian di jurusan lain, unsur pendidikan anti korupsi dimasukan ke mata kuliah kewarganegaraan dan etika profesi. “Poltekba akan terus mendukung budaya anti korupsi. Tak hanya kurikulum nya, setiap awal tahun juga kerap mengadakan revolusi mental di lingkup tenaga kependidikan.  Juga membentuk unit layanan terpadu sebagai bentuk keterbukaan,“ jelasnya. Nah, ia pun berharap dengan kuliah umum ini, budaya anti korupsi di Poltekba bisa terus digelorakan. “Sekali lagi, terima kasih kepada Pak Wakil Ketua KPK atas kehadiran nya di Poltekba. Semoga kegiatan ini bisa terus dilakukan. Kami sangat berharap itu,“ tutupnya.

Kolaborasi Poltekba-Kemenparekraf, Lakukan Pendampingan di Desa Wisata Mentawir Selama Dua Pekan

Politeknik Negeri Balikpapan bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi melakukan pendampingan ke desa wisata. Kali ini ke Desa Wisata Mentawir, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara selama dua pekan, 12-26 Februari 2022. Kedatangan mereka tentu memberikan pendampingan SDM di bidang kompetensi pengolahan dan penyajian makanan, penyusunan paket wisata dan pemandu wisata. Ya Desa Mentawir didapuk sebagai desa wisata di Kaltim. Berbagai potensi wisata bahari yang luar biasa, seperti Mangrove yang masih terjaga, destinasi arum jeram serta masyarakat setempat memiliki kreativitas yang luar biasa, seperti mencipta produk dengan bambu serta dapat mengolah makanan dari buah mangrove. Melalui tim pendamping Poltekba, Dr. Tuatul Mahfud, M.Pd mengatakan ada beberapa pendampingan yang dilakukan selama dua pekan. Masyarakat diajarkan bagaimana cara melakukan pendampingan sebagai pemandu wisata. Tak hanya itu, mereka juga diajarkan untuk mampu melakukan pengelolaan home stay (pengolahan sarapan pagi). ”Diharap dari pendampingan ini, para pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tiram Tambun di Kelurahan Mentawir dapat mengelola desa wisatanya dengan baik menuju desa wisata mandiri,“ harap Dr. Tuatul Mahfud, M.Pd didampingi tim pendamping Poltekba lainnya yakni Yogiana Mulyani, MM.Par serta Febby Rio Pratama Syarif, S.Par. M.Par. Sementara tim Kemenparekraf, Imas Masrina menambahkan tujuan tim Kemenparekraf berkunjung ke desa wisata ini ingin memastikan kegiatan pendampingan berjalan dengan baik dan Pokdarwis dapat mengelola desa secara mandiri. Sebelumnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno secara konsisten terus berupaya mengangkat potensi desa wisata melalui inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Hal ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, yang menargetkan 244 desa wisata maju, mandiri, dan tersertifikasi desa wisata berkelanjutan pada Tahun 2024. Ia menyebut, desa wisata memiliki potensi besar untuk menarik minat wisatawan, juga membuka lapangan pekerjaan, dan peluang usaha baru ekonomi kreatif, sehingga dapat menjadi alternatif ketahanan perekonomian Indonesia. “Selain itu secara ekonomi, desa wisata juga sudah memiliki karakter mandiri sejak sebelum pandemi. Terbukti, 89,6% masyarakat di desa wisata masih memiliki pekerjaan pokok di luar pariwisata seperti petani, pekerja swasta, pengrajin, dan lainnya, sehingga berpotensi pemulihan lebih cepat,” kata Sandiaga Uno saat membuka “Rapat Koordinasi & Kick Off Pendampingan SDM Desa Wisata” di Jakarta, Kamis (20/1/2022). Menurutnya, SDM merupakan unsur terpenting dalam pengembangan desa wisata, dimana perannya bukanlah obyek melainkan pelaku utama sekaligus tuan rumah. “Sehingga diperlukan pendekatan agar masyarakat berpartisipasi aktif dalam menumbuhkembangkan desa wisatanya dengan cepat dan berkelanjutan,” terangnya. Dalam upaya membentuk SDM desa wisata yang kompeten, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan 16 Komunitas/Asosiasi dan 20 Akademisi/Perguruan Tinggi. Adapun program yang akan dilakukan melalui pendekatan live-in dan coaching, untuk meningkatkan awareness, wawasan, dan skill, serta mendorong transformasi masyarakat agar dapat memberikan pelayanan yang berkualitas kepada wisatawan sesuai tren perilaku dan kebiasaan baru di masa pandemi saat ini, terutama dalam penerapan CHSE (clean, health, safety, and environment) dan pemanfaatan teknologi digital.

BPPD Balikpapan Resmi Dilantik, Dua Dosen Asal Poltekba Masuk Kepengurusan Mewakili Akademisi

Pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Balikpapan resmi dilantik di Aula Pemkot Balikpapan, Kamis (3/2/2022). Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud melantik secara langsung kepengurusan periode 2021-2025. Dalam struktur kepengurusan tersebut, dua diantaranya diisi dari akademisi yakni dosen Politeknik Negeri Balikpapan. Adalah Yogiana Mulyani, MM. Par dan Dr. Tuatul Mahfud, S.Pd., M.Pd. Keduanya mengisi jabatan yang berbeda. Bagi Yogiana Mulyani didapuk sebagai bendahara sementara Dr Tuatul sebagai wakil direktur pengembangan. Seusai pelantikan, Yogiana Mulyani mengatakan badan ini dibentuk untuk melakukan pengembangan usaha dan bisnis di pariwisata. Nah sebagai bidang akademisi, kata dia bertugas dalam hal riset pengembangan. “Saya ada di unsur penentu kebijakan mewakili akademisi. Semoga dengan terbentuknya BPPD Balikpapan, sektor pariwisata bisa berjalan dan berkembang. Terutama dalam menyambut IKN,“ ujar Yogiana Mulyani. Tugas lain, kata dia melakukan perumusan kebijakan teknis dan pengelolaan data dalam hal pengembangan usaha dan bisnis pariwisata serta evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kerja bidang pengembangan. Sementara, Dr. Tuatul Mahfud menambahkan badan promosi ini memiliki peran penting dalam membangkitkan pariwisata di tengah Covid-19. ”Harapannya ke depan juga bisa memberikan kontribusi besar terhadap PAD Balikpapan,“ ujarnya. Usai dibentuk, ia mengatakan akan melaksanakan event terdekat berupa Balikpapan Great Sale pada 10 Februari-10 Maret 2022. ”Harapannya, program ini bisa menarik wisatawan luar daerah untuk Balikpapan,“ harap Dr. Tuatul Mahfud. Sementara, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud melantik sebanyak 35 putra-putri pilihan, yang dipercaya dapat mengemban tugas untuk membantu mendongkrak perekonomian Kota. “Meski saat ini trendnya covid-19 sedikit agak naik, tapi saya yakin tidak akan mengurangi semangat kita, untuk mewujudkan dunia usaha khususnya pariwisata yang ada di Balikpapan,” ujar Rahmad Mas’ud disela-sela sambutannya. Selain mengucapkan selamat, Rahmad juga ingin para pengurus BPPD yang baru saja dilantik dapat memanfaatkan potensi sebagai penyangga IKN, apalagi orang-orang yang dipilih telah memiliki keahlian yang teruji untuk memajukan dan memasarkan pariwisata kota Balikpapan.

Kick Off Meeting Kemahasiswaan Poltekba telah sukses digelar

Kick Off Meeting Politeknik Negeri Balikpapan dengan tema Akselerasi Poltekba sebagai kampus kolaborasi telah sukses digelar pada Rabu, 19 Januari 2022. Kegiatan ini diikuti oleh 18 Organisasi Kemahasiswaan Poltekba dan para mahasiswa yang telah meraih prestasi di tahun 2021. Selain itu juga turut hadir mitra kerjasama yang melakukan MoU antara lain Universitas Terbuka, SMA IT Al Auliya, E Sports Indonesia – Balikpapan, PT. Infomedia Solusi Humanika dan Komunitas Tangan di Atas sebagai pegiat kewirausahaan. Melalui kegiatan ini, Tim Kemahasiswaan dan Kerjasama yang merupakan unit dibawah naungan Wakil Direktur III menyampaikan capaian yang telah berhasil dilaksanakan pada tahun 2021. Antara lain di bidang penalaran, bidang kerjasama & kesejahteraan mahasiswa serta bidang minat bakat. Prestasi yang ditoreh oleh Mahasiswa Poltekba pada tahun 2021 juga merupakan suatu hal yang luar biasa karena telah menduduki peringkat ke 18 se-Indonesia jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Rencana, Strategi dan Target untuk tahun 2022 juga di jelaskan sebagai pedoman Ormawa didalam menyusun kegiatan nya. Besar harapan untuk kedepannya Mahasiswa Politeknik Negeri Balikpapan dapat menjadi lebih baik dalam mengharumkan nama Poltekba baik di kancah nasional maupun internasional.

Pencapaian Luar Biasa di 2021, Poltekba Naik ke Peringkat 18 Simkatmawa

Politeknik Negeri Balikpapan menunjukkan peningkatan yang sangat luar biasa di System Pemeringkatan Kegiatan kemahasiswaan (Simkatmawa). Kenapa tidak, dalam laman Simkatmawa berhasil berada diperingkat 18 di 2021. Hasil ini meningkat drastis setelah di 2020 hanya berada di peringkat 129. Ya pencapaian ini tidak terlepas atas berbagai hal yang ditorehkan para mahasiswa di tingkat nasional. Baik bidang akademik maupun non akademik selama 2021. Di bidang penalaran, satu proposal P2MD berhasil lolos ditingkat nasional. Termasuk dua proposal lolos ke bidang PKM. Pun di bidang minat dan prestasi, total ada 133 mahasiswa meraih prestasi dan 19 dosen pembina mahasiswa peraih prestasi. Tak hanya itu, untuk bidang kerjasama dan kesejahteraan mahasiswa, kampus vokasi asal Kota Minyak ini sudah melakukan 27 dokumen kerjasama, enam sekolah mendapat pendampingan SMK Pusat Keunggulan, 9 sumber beasiswa mahasiswa serta 335 mahasiswa penerima alokasi beasiswa. ”Alhamdulillah ini capaian sangat luar biasa. Semoga hasil ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan di 2022,” kata Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba, Candra Irawan ST., M.Si kepada KaltimKita.com, Rabu (5/1/2022). Di 2022 ini, ia mengatakan beberapa target ingin diraih. Hal ini demi merealisasikan misi bisa masuk 10 besar. “Semoga target ini bisa terealisasi,“ harapnya. Sekadar diketahui, program Simkatmawa terlaksana guna mendukung Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi memprogramkan yang distimulasi dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan kemahasiswaan dan melaporkan kegiatan kelembagaan kemahasiswaan dan prestasi – prestasi mahasiswa dilakukan secara online di laman http://simkatmawa.kemdikbud.go.id. Demi terwujudnya cita-cita dan harapan mulia tersebut, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Dikti mendorong perguruan tinggi untuk terus mengembangkan program kemahasiswaan melalui berbagai program hibah, lomba/kompetisi, afirmasi atau lainnya. Kebijakan ini dibarengi dengan pelaksanaan evaluasi dalam bentuk penilaian kinerja dan pemeringkatan dalam bentuk Simkatmawa yang sekaligus menjadi wahana bagi PT melaporkan prestasi-prestasi mahasiswa dan institusi bidang kemahasiswaan terkait. Pemeringkatan bidang kemahasiswaan bertujuan untuk mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas layanan bidang kemahasiswaan dan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan baik di tingkat wilayah, nasional maupun intenasional dalam rangka mendukung implementasi kebijakan MBKM. Pun menumbuhkan kesadaran perguruan tinggi dalam mengembangkan minat, bakat, penalaran, kreativitas, mental bela negara, serta meningkatkan kesejahteraan dan pengembangan kewirausahaan mahasiswa sehingga mampu berprestasi baik di tingkat wilayah, nasional maupun internasional serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Manfaat dari penyelenggaraan pemeringkatan bidang kemahasiswaan adalah meningkatkan dukungan kebijakan untuk pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan menjadi lebih strategis dan berdampak pada kualitas mahasiswa serta lulusan perguruan tinggi. Memberikan nilai tambah bagi perguruan tinggi yang memiliki komitmen tinggi untuk pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan, dan menjadikan kegiatan kemahasiswaan lebih berdaya saing dan unggul. Penyelenggaraan pemeringkatan bidang kemahasiswaan mendorong semua pihak untuk menjadikan kegiatan kemahasiswaan lebih meningkat kuantitas dan kualitasnya. Upaya tersebut harus diimplementasikan dan didesiminasikan kepada perguruan tinggi negeri dan swasta secara luas dan komperehensif. Di dalam Simkatmawa tahun 2021 dilakukan beberapa penyesuaian terutama terkait dengan program MBKM dengan tetap menilai kinerja program bidang kemahasiswaan yang telah berjalan yaitu kesiapan kelembagaan maupun prestasi mahasiswa dalam kegiatan lomba dan non lomba tahun 2020. Dengan adanya Simkatmawa ini diharapkan dapat mendorong perguruan tinggi untuk lebih meningkatkan kepedulian kepada kegiatan-kegiatan kemahasiswaan baik secara kelembagaan maupun prestasi mahasiswa. Kepada semua pihak yang membantu tersusunnya pedoman ini kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kontribusi waktu, tenaga, dan pikiran untuk bersama-sama mendorong peningkatan mutu mahasiswa Indonesia.

Poltekba Lakukan Pendampingan Program SMK Pusat Keunggulan di SMKN 4 Tanah Grogot

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) sebagai perguruan tinggi pendamping berkolaborasi dengan industri perhotelan dan stakeholder di Kaltim. Kolaborasi ini dalam rangka bersama-sama mengembangkan SMKN 4 Tanah Grogot sebagai Pusat Keunggulan di bidang perhotelan. Rabu (22/9/2021) kemarin, Poltekba diwakili dosen perhotelan Gozali, S.Pd., M.Pd dan Ria Setyawati, S.Pd.T., M.Pd. Keduanya melalui rangkaian program SMK Pusat Keunggulan Kemendikbudristek, melakukan pendampingan secara langsung dan daring. Pendampingan ini menekankan pada keselarasan mendalam dan menyeluruh SMK Pusat Keunggulan dengan Dunia Kerja melalui 8+i link and match. Berbekal disiplin keilmuan Gozali, S.Pd., dan Ria Setyawati, S.Pd.T dibidang pendidikan vokasi dengan latar belakang pengalaman sebagai seorang chef professional, mereka memberikan gebrakan baru arah pengembangan SMK N 4 Tanah Gerogot sebagai Pusat Keunggulan yang relevan dengan program SMK Pusat Keunggulan. ”Mulai dari pengembangan visi dan misi, pengembangan peta jalan, penyelarasan kurikulum, pengembangan sarana dan prasarana, pengembangan pembelajaran teaching factory, dan lain-lain,“ kata Gozali kepada KaltimKita.com, Kamis (23/9/2021). MoU yang dilakukan Poltekba terhadap SMKN 4 Tanah Grogot dalam bidang pengembangan pendidikan. Pola pendampingan yang diterapkan, kata dia tidak hanya sebatas teoritis semata. Akan tetapi menekankan pada penerapan yang nyata sesuai dengan dunia industri dan dunia kerja di bidang hospitality. ”Dengan demikian sangat diharapkan tujuan dari SMKN 4 Tanah Grogot sebagai SMK Pusat Keunggulan dapat diwujudkan. Sehingga dapat menjadi contoh yang nyata untuk sekolah vokasi di Kaltim di masa mendatang,” harapnya. Selain melakukan pendampingan, Poltekba juga melakukan MoU antara SMKN 4 Tanah Grogot dan Harris Hotel Samarinda, Aston Hotel & Convention Center Samarinda, Golden Tulip Balikpapan Hotel dan Four Points by Sheraton Balikpapan. Kerja sama ini dalam hal pengembangan bidang pendidika Kesepakatan Bersama ini dimaksudkan sebagai dasar pelaksanaan kerjasama bagi para pihak dalam upaya pengembangan dan memanfaatkan sumber daya manusia masing-masing. Sesuai dengan kewenangannya melalui kerjasama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,“ kata Koordinator Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Edi Wibowo LS yang turut hadir secara langsung. ”Kesepakatan Bersama ini bertujuan untuk mewujudkan kerjasama dalam peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing pihak sesuai kewenangan yang dimiliki,” tuntasnya.

Perjanjian Kinerja Poltekba Tahun 2021

Dalam rangka mewujudkan kinerja pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil Politeknik Negeri Balikpapan Bekerja sama dengan Direktur Jendral Pnedidikan Vokasi.