Kolaborasi Poltekba-Kemenparekraf, Lakukan Pendampingan di Desa Wisata Mentawir Selama Dua Pekan

Politeknik Negeri Balikpapan bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi melakukan pendampingan ke desa wisata. Kali ini ke Desa Wisata Mentawir, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara selama dua pekan, 12-26 Februari 2022. Kedatangan mereka tentu memberikan pendampingan SDM di bidang kompetensi pengolahan dan penyajian makanan, penyusunan paket wisata dan pemandu wisata. Ya Desa Mentawir didapuk sebagai desa wisata di Kaltim. Berbagai potensi wisata bahari yang luar biasa, seperti Mangrove yang masih terjaga, destinasi arum jeram serta masyarakat setempat memiliki kreativitas yang luar biasa, seperti mencipta produk dengan bambu serta dapat mengolah makanan dari buah mangrove. Melalui tim pendamping Poltekba, Dr. Tuatul Mahfud, M.Pd mengatakan ada beberapa pendampingan yang dilakukan selama dua pekan. Masyarakat diajarkan bagaimana cara melakukan pendampingan sebagai pemandu wisata. Tak hanya itu, mereka juga diajarkan untuk mampu melakukan pengelolaan home stay (pengolahan sarapan pagi). ”Diharap dari pendampingan ini, para pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tiram Tambun di Kelurahan Mentawir dapat mengelola desa wisatanya dengan baik menuju desa wisata mandiri,“ harap Dr. Tuatul Mahfud, M.Pd didampingi tim pendamping Poltekba lainnya yakni Yogiana Mulyani, MM.Par serta Febby Rio Pratama Syarif, S.Par. M.Par. Sementara tim Kemenparekraf, Imas Masrina menambahkan tujuan tim Kemenparekraf berkunjung ke desa wisata ini ingin memastikan kegiatan pendampingan berjalan dengan baik dan Pokdarwis dapat mengelola desa secara mandiri. Sebelumnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno secara konsisten terus berupaya mengangkat potensi desa wisata melalui inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Hal ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, yang menargetkan 244 desa wisata maju, mandiri, dan tersertifikasi desa wisata berkelanjutan pada Tahun 2024. Ia menyebut, desa wisata memiliki potensi besar untuk menarik minat wisatawan, juga membuka lapangan pekerjaan, dan peluang usaha baru ekonomi kreatif, sehingga dapat menjadi alternatif ketahanan perekonomian Indonesia. “Selain itu secara ekonomi, desa wisata juga sudah memiliki karakter mandiri sejak sebelum pandemi. Terbukti, 89,6% masyarakat di desa wisata masih memiliki pekerjaan pokok di luar pariwisata seperti petani, pekerja swasta, pengrajin, dan lainnya, sehingga berpotensi pemulihan lebih cepat,” kata Sandiaga Uno saat membuka “Rapat Koordinasi & Kick Off Pendampingan SDM Desa Wisata” di Jakarta, Kamis (20/1/2022). Menurutnya, SDM merupakan unsur terpenting dalam pengembangan desa wisata, dimana perannya bukanlah obyek melainkan pelaku utama sekaligus tuan rumah. “Sehingga diperlukan pendekatan agar masyarakat berpartisipasi aktif dalam menumbuhkembangkan desa wisatanya dengan cepat dan berkelanjutan,” terangnya. Dalam upaya membentuk SDM desa wisata yang kompeten, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan 16 Komunitas/Asosiasi dan 20 Akademisi/Perguruan Tinggi. Adapun program yang akan dilakukan melalui pendekatan live-in dan coaching, untuk meningkatkan awareness, wawasan, dan skill, serta mendorong transformasi masyarakat agar dapat memberikan pelayanan yang berkualitas kepada wisatawan sesuai tren perilaku dan kebiasaan baru di masa pandemi saat ini, terutama dalam penerapan CHSE (clean, health, safety, and environment) dan pemanfaatan teknologi digital.
Lima Persen Tampung Pelajar Berprestasi, Poltekba Gelar Sosialisasi di SMKN 1

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) turut menampung lima persen siswa berprestasi dari total penerimaan mahasiswa baru sebanyak 700 di tahun ajaran 2022. Untuk mencakupi kuota tersebut, kampus vokasi Kota Minyak ini melaksanakan sosialisasi ke SMKN 1 Balikpapan, Selasa (15/2/2022). Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba, Candra Irawan ST., MSi mengatakan sosialisasi ini untuk memberitahukan kepara para pelajar tingkat SMK untuk bergabung dengan Poltekba melalui jalur prestasi. Tentunya syarat-syarat yang harus dipenuhi seperti memiliki sertifikat prestasi baik regional, nasional maupun internasional. ”Kenapa merekrut pelajar berprestasi sebanyak lima persen, karena demi menunjang Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Sebab Poltekba harus mempunyai prestasi mahasiswa minimal ditingkat nasional sekitar 30 persen,“ kata Candra Irawan S.T., M.Si. Ya dalam indikator kinerja utama perguruan tinggi, Poltekba harus mengakomodir pelajar berprestasi demi menunjang perjanjian antara Kementerian dengan Direktur. ”Mengimbau kepada pelajar SMK, SMA ataupun MAN untuk bisa bergabung dengan Poltekba. Terutama mereka yang berprestasi baik bidang akademik dan non akademik dengan syarat sertifikat yang didapatkan,” ajaknya. Ia pun berharap Poltekba bisa menjadi perguruan tinggi yang dapat mewadahi para pelajar yang berprestasi di bidang akademik dan non akademik.
BPPD Balikpapan Resmi Dilantik, Dua Dosen Asal Poltekba Masuk Kepengurusan Mewakili Akademisi

Pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Balikpapan resmi dilantik di Aula Pemkot Balikpapan, Kamis (3/2/2022). Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud melantik secara langsung kepengurusan periode 2021-2025. Dalam struktur kepengurusan tersebut, dua diantaranya diisi dari akademisi yakni dosen Politeknik Negeri Balikpapan. Adalah Yogiana Mulyani, MM. Par dan Dr. Tuatul Mahfud, S.Pd., M.Pd. Keduanya mengisi jabatan yang berbeda. Bagi Yogiana Mulyani didapuk sebagai bendahara sementara Dr Tuatul sebagai wakil direktur pengembangan. Seusai pelantikan, Yogiana Mulyani mengatakan badan ini dibentuk untuk melakukan pengembangan usaha dan bisnis di pariwisata. Nah sebagai bidang akademisi, kata dia bertugas dalam hal riset pengembangan. “Saya ada di unsur penentu kebijakan mewakili akademisi. Semoga dengan terbentuknya BPPD Balikpapan, sektor pariwisata bisa berjalan dan berkembang. Terutama dalam menyambut IKN,“ ujar Yogiana Mulyani. Tugas lain, kata dia melakukan perumusan kebijakan teknis dan pengelolaan data dalam hal pengembangan usaha dan bisnis pariwisata serta evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kerja bidang pengembangan. Sementara, Dr. Tuatul Mahfud menambahkan badan promosi ini memiliki peran penting dalam membangkitkan pariwisata di tengah Covid-19. ”Harapannya ke depan juga bisa memberikan kontribusi besar terhadap PAD Balikpapan,“ ujarnya. Usai dibentuk, ia mengatakan akan melaksanakan event terdekat berupa Balikpapan Great Sale pada 10 Februari-10 Maret 2022. ”Harapannya, program ini bisa menarik wisatawan luar daerah untuk Balikpapan,“ harap Dr. Tuatul Mahfud. Sementara, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud melantik sebanyak 35 putra-putri pilihan, yang dipercaya dapat mengemban tugas untuk membantu mendongkrak perekonomian Kota. “Meski saat ini trendnya covid-19 sedikit agak naik, tapi saya yakin tidak akan mengurangi semangat kita, untuk mewujudkan dunia usaha khususnya pariwisata yang ada di Balikpapan,” ujar Rahmad Mas’ud disela-sela sambutannya. Selain mengucapkan selamat, Rahmad juga ingin para pengurus BPPD yang baru saja dilantik dapat memanfaatkan potensi sebagai penyangga IKN, apalagi orang-orang yang dipilih telah memiliki keahlian yang teruji untuk memajukan dan memasarkan pariwisata kota Balikpapan.