Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Gerakan Mahasiswa Entrepreneur (UKM GEMA) melaksanakan pertemuan strategis dengan Bank Tabungan Negara (BTN) pada Jumat (7/3/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kerja sama dalam program Short Course Strategi Marketing QRIS, yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan penting dari kedua belah pihak, termasuk Candra Irawan, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, dan Ferdy Kahandanie, S.T., M.T., Pembina UKM GEMA.
Dari pihak BTN, hadir Azis dan Rahman dari Kantor Wilayah Kalimantan serta Emy dari Kantor Cabang Pembantu (KCP) Balikpapan. Tak hanya itu, sebanyak 20 mahasiswa yang tergabung dalam UKM GEMA Poltekba turut serta dalam pertemuan ini sebagai bagian dari komitmen mereka untuk berperan aktif dalam pengembangan ekonomi digital.
Program yang digagas dalam pertemuan ini berfokus pada edukasi dan pelatihan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balikpapan mengenai penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran digital yang efisien dan modern. QRIS dianggap sebagai solusi tepat bagi UMKM untuk mempermudah transaksi tanpa harus bergantung pada sistem pembayaran konvensional, sehingga memberikan kemudahan dan efisiensi bagi kedua pihak dalam transaksi jual beli.
Visi Poltekba sebagai lembaga pendidikan vokasi terdepan adalah Menjadi institusi pendidikan tinggi vokasi yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing global. Melalui misi untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, Poltekba berupaya menjadi penggerak utama dalam penerapan teknologi dan inovasi, serta berperan aktif dalam pengembangan ekonomi digital Indonesia. Program kerja sama dengan BTN ini adalah bagian dari langkah nyata Poltekba untuk mendukung pemberdayaan UMKM di Balikpapan, yang sesuai dengan misi Poltekba dalam mengembangkan kualitas kompetensi mahasiswa dan mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh untuk meningkatkan perekonomian daerah.
Candra Irawan, S.T., M.Si., dalam keterangganya menyatakan bahwa mahasiswa UKM GEMA Poltekba akan dilibatkan langsung dalam mendampingi UMKM untuk mengimplementasikan strategi pemasaran berbasis digital, dengan memanfaatkan QRIS. Hal ini, menurutnya, akan sangat membantu meningkatkan daya saing UMKM di Balikpapan dalam menghadapi era digitalisasi ekonomi.
“Program ini dirancang agar mahasiswa Poltekba tidak hanya belajar teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk mendampingi pelaku UMKM dalam penggunaan sistem pembayaran digital yang lebih efisien. Kami berharap melalui kolaborasi ini, UMKM di Balikpapan bisa lebih berkembang dengan teknologi terbaru,” jelas Candra.
Selain memberi manfaat bagi pelaku UMKM, program ini juga memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia bisnis serta memahami lebih dalam tentang teknologi keuangan digital. Mahasiswa yang berhasil memenuhi target dalam program ini berkesempatan mendapatkan bonus dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendorong digitalisasi UMKM. “Ini adalah peluang emas bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan mereka di bidang bisnis dan teknologi. Melalui program ini, mereka tidak hanya belajar tentang strategi pemasaran digital, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang dapat menunjang karier mereka ke depan,” tambah Candra.
Dalam kesempatan yang sama, Ferdy Kahandanie, Pembina UKM GEMA, mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh BTN dalam pelaksanaan program ini. Ia juga menyebutkan bahwa kolaborasi antara Poltekba, BTN, dan mahasiswa UKM GEMA merupakan langkah positif untuk mengakselerasi digitalisasi UMKM di Balikpapan. “Kami sangat menghargai peran BTN dalam membantu UMKM agar lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi. Poltekba akan terus berkomitmen untuk mendukung inovasi dan kerja sama yang memberikan dampak positif baik bagi mahasiswa maupun masyarakat sekitar,” ujar Ferdy.
Melalui kerja sama ini, Poltekba dan BTN berharap dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital di Balikpapan dan membantu UMKM untuk bertransformasi ke dalam dunia digital dengan menggunakan sistem pembayaran QRIS yang praktis dan aman. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi kolaborasi serupa di daerah lain, serta menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk berkontribusi dalam perkembangan teknologi finansial dan bisnis digital.
Dengan adanya program ini, Poltekba tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan teori, tetapi juga sebagai penggerak inovasi yang mendukung pengembangan sektor UMKM di Indonesia, khususnya di Balikpapan. Kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dengan memfasilitasi UMKM untuk mengadopsi teknologi pembayaran digital yang lebih efisien, sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di pasar yang semakin berkembang.
Melalui visi Poltekba untuk mencetak tenaga profesional yang kompeten, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman, kolaborasi ini menjadi bukti nyata dari komitmen Poltekba dalam mewujudkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar serta berkontribusi pada perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Poltekba berharap dapat terus berperan aktif dalam mendorong pengembangan ekonomi digital melalui berbagai program kerja sama dengan sektor industri dan pemerintah. Poltekba, melalui kerjasama dengan BTN, telah menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, tetapi juga berperan sebagai penggerak utama dalam mendukung digitalisasi UMKM di Indonesia. Melalui program ini, diharapkan dapat tercipta ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat, mahasiswa, dan sektor UMKM di Balikpapan serta daerah lainnya.