Akuntansi Perpajakan POLITEKNIK NEGERI BALIKPAPAN

INFORMASI UMUM

Kebutuhan tenaga ahli di bidang akuntansi perpajakan sangat besar, seperti yang diberitakan UGM (2015) bahwa Indonesia saat ini masih kekurangan tenaga akuntan muda dan tenaga ahli perpajakan. Banyak kasus perpajakan yang melibatkan berbagai pihak seperti perusahaan dan bahkan juga melibatkan pegawai pajak sendiri. Direktorat Jendral Pajak memperkuat sistem aturan perpajakan Indonesia dan untuk itulah, baik perusahaan maupun perusahaan semakin berbenah dan mencari tenaga kerja yang paham tentang akuntansi dan juga perhitungan pajak. Kepala Laboratorium Akuntansi Sekolah Vokasi Departemen Ekonomika dan Bisnis UGM menjelaskan bahwa peluang kerja akuntansi perpajakan masih terbuka lebar. Perusahaan pada umumnya mencari tenaga akuntansi terpisah dengan tenaga perpajakan. Dengan adanya program studi akuntansi perpajakan, maka mahasiswa akan memperoleh dua ilmu sekaligus, yaitu akuntansi dan perpajakan. Dengan demikian perusahaan cenderung akan memilih lulusan dari kedua bidang ilmu tersebut, selain alasan penghematan biaya, perekrutan lulusan akuntansi perpajakan akan lebih mengefektifkan perencanaan SDM perusahaan karena perhitungan pajak tidak akan lepas dari perhitungan akuntansi, begitu juga sebaliknya. Akuntansi dibutuhkan di semua sektor industri, tanpa terkecuali.

Menurut IAI (2014), jumlah akuntan terdaftar sekitar 40.000 orang, jumlah akuntan publik hanya 1.000 orang, ketersediaan akuntan profesional dengan kebutuhan dunia kerja, masih cukup timpang. Data terakhir menunjukkan, setidaknya dibutuhkan sekitar 452 ribu akuntan. Dibandingkan dengan negara lain, Indonesia menempati urutan ketujuh jumlah akuntan dibandingkan jumlah penduduk. Jumlah akuntan di Indonesia terlalu sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduknya yang sebesar 250 juta, dengan perbandingan 1 : 250.000. Perbandingan di Malaysia dan Singapura masing – masing sebesar 1 : 23.000 dan 1: 5.000.

PROFESI LULUSAN D4 AKUNTANSI PERPAJAKAN
  • Akuntan Pajak
  • Analisis Pajak
  • Konsultan Pajak
  • Account Representative
  • Pemeriksaan Pajak
  • Penelaah Keberatan
  • Profesi Lain di Bidang Keuangan, Akuntansi dan Perpajakan
INFORMASI KONTAK
  • Jl. Soekarno Hatta No.KM.8, Batu Ampar
  • (0542) 860895, 862305
  • admin.akuntansi@poltekba.ac.id
  • https://akuntansi.poltekba.ac.id/
  • Kunjungi Laman Jurusan
Kompetensi

Kompetensi Lulusan D IV Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Balikpapan:

1 Mampu menjadi teknisi akuntansi ahli yang mampu melakukan pekerjaan di bidang akuntansi pada perusahaan (entitas bisnis) jasa, dagang, dan/atau manufaktur berskala besar dan/atau go-public.
2 Mampu mengaplikasikan pada bidang keahlian akuntansi secara spesifik antara lain akuntansi sektor publik, akuntansi manajemen, akuntansi perpajakan, sistem informasi akuntansi dan akuntansi syari'ah yang sesuai dengan standar dan prinsip – prinsip yang berlaku umum dan relevan di bidang akuntansi.
3 Mampu menghasilkan informasi akuntansi yang akuntabel, benar dan wajar untuk internal perusahaan di bidang perpajakan seperti menyiapkan perhitungan dan penyetoran PPN, PPnBM; menyiapkan perhitungan dan penyetoran PPh Wajib Pajak Badan; Menyiapkan perhitungan dan penyetoran Wajib Pajak Asing; dan menyiapkan perhitungan dan penyetoran PPh khusus.
4 Mampu menghasilkan jasa akuntansi perpajakan yang berkualitas yaitu melakukan pengelolaan dokumen perpajakan seperti pengelolaan dokumen PPN dan PPnBM; pengelolaan dokumen PPh Badan; pengelolaan dokumen PPh Khusus; pengelolaan dokumen BPHTB; pengelolaan dokumen WP Asing.
5 Mampu melakukan perhitungan, penyetoran dan pelaporan pajak meliputi perhitungan, penyetoran dan pelaporan PPh Badan; perhitungan, penyetoran dan pelaporan PPN dan PPnBM; perhitungan, penyetoran dan pelaporan PPH Khusus, BPHTB dan perhitungan, penyetoran dan pelaporan WP asing.
6 Mampu melakukan jasa pemeriksaan pajak meliputi pemeriksaan PPN dan PPnBM; pemeriksaan PPh badan; pemeriksaan BPHTB, pemeriksaan WP Asing dan pemeriksaan WP Pribadi.
7 Mampu membuat perencanaan/manajemen pajak untuk perencanaan pribadi, perencanaan PPN dan PPnBM, perencanaan PPh Badan, perencanaan BPHTB dan membuat perencanaan pajak untuk WP Asing.
8 Menyiapkan hasil analisis laporan keuangan secara realistik dan dapat diberikan kepada pengguna jasa dengan mempertimbangkan isu – isu di bidang perpajakan, risiko dan alternatif – alternatif kebijakan yang dapat dilaksanakan.
9 Mampu menjadi account representative dalam menjalankan fungsi pelayanan dan konsultasi Wajib Pajak; menjalankan fungsi pengawasan dan penggalian potensi Wajib Pajak dalam lingkup organisasi pemungut pajak (fiskus); organisasi bisnis maupun konsultan bisnis.
10 Mampu menjalankan fungsi penelaah keberatan (PK) yaitu menjalankan penelaahan terhadap permohonan keberatan, pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi; pengurangan atau pembatalan ketetapan pajak yang tidak benar di lingkungan organisasi pemungut pajak (fiskus) dengan menerapkan ilmu pengetahuan di bidang pemeriksaan pajak serta aturan – aturan hukum di bidang perpajakan.
11 Mampu mengoperasikan aplikasi – aplikasi untuk mendukung proses pelaporan akuntansi dan perpajakan, seperti aplikasi komputer akuntansi, pengolah angka (spreadsheet), dan aplikasi komputer lainnya.
12 Mampu mengikuti perkembangan dan isu terkini yang terkait di bidang akuntansi dan perpajakan terutama terkait dengan penggunaan teknologi informasi untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas pelaporan di bidang akuntansi dan perpajakan.
13 Mampu menerapkan penelitian terapan di bidang akuntansi dan perpajakan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Struktur Mata Kuliah
SMTKODE MK / BLOKNAMA MK / BLOK BOBOT SKS
IAP 101
Pendidikan Agama
2 (1-1)

AP 102
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3 (3-0)

AP 103
Bahasa Indonesia
2 (2-0)

AP 104
Bahasa Inggris
2 (2-0)

AP 105
Pengantar Bisnis & Manajemen
2 (2-0)

AP 106
Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro & Makro
2 (2-0)

AP 107
Pengantar Akuntansi I
3 (1-2)

AP 108
Pengantar Perpajakan
3 (1-2)

AP 109
Matematika Keuangan dan Bisnis
3 (1-2)


Sub Total Smt 122 (15–7)
IIAP 201Pendidikan Anti Korupsi
2 (2-0)

AP 202
Pengantar Komputer
3 (0-3)

AP 203
Hukum Bisnis & Etika Bisnis
2 (2-0)

AP 204
Bahasa Inggris Bisnis
2 (1-1)

AP 205
Pengantar Akuntansi II
3 (1-2)

AP 206
Praktik Pengantar Akuntansi I
3 (0-3)

AP 207
Statistika
3 (1-2)

AP 208
Ketentuan Umum Perpajakan (KUP)
3 (1-2)


Sub Total Smt II
21 (8–13)
IIIAP 301
Akuntansi Biaya
3 (1-2)

AP 302
Praktik Pengantar Akuntansi II
3 (0-3)

AP 303
Penganggaran Bisnis
3 (1-2)

AP 304
Manajemen Keuangan
2 (1-1)

AP 305
Tata Kelola Entitas
2 (1-1)

AP 306
Akuntansi Keuangan 1
3 (1-2)

AP 307
Hukum Pajak
2 (2-0)

AP 308
Komunikasi Bisnis
2 (1-1)


Sub Total Smt III
20 (8–12)
IVAP 401
Akuntansi Keuangan 2
3 (1-2)

AP 402
Akuntansi Manajemen
3 (1-2)

AP 403
Sistem Informasi Akuntansi & Pajak
3 (1-2)

AP 404
Pajak Penghasilan (PPh)
3 (1-2)

AP 405
Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
2 (1-1)

AP 406
PDRD, PBB & Bea Cukai
2 (1-1)

AP 407
Praktik Akuntansi Keuangan I
3 (0-3)


Sub Total Smt IV
19 (6–13)
VAP 501 Akuntansi Keuangan Lanjutan 3 (1-2)

AP 502
Auditing 1
3 (2-1)

AP 503
Pemotongan & Pemungutan
3 (2-1)

AP 504
Akuntansi Perpajakan
2 (1-1)

AP 505
Akuntansi Sumber Daya Mineral
2 (1-1)

AP 506
Akuntansi Berbasis Komputer
2 (0-2)

AP 507
Manajemen Risiko
2 (2-0)

AP 508
Praktik Akuntansi Keuangan II
3 (0-3)


Sub Total Smt V
20 (9–11)
VI
AP 601
Auditing Pajak
3 (1-2)

AP 602
Teori Akuntansi
2 (2-0)

AP 603
Praktik Audit
2 (0-2)

AP 604
Perpajakan Internasional
2 (1-1)

AP 605
Praktik Akuntansi Perpajakan
3 (0-3)

AP 606
Komputer Perpajakan
2 (0-2)

AP 607
Kapita Selekta Perpajakan
2 (1-1)

AP 608
Praktik Pemotongan & Pemungutan
3 (0-3)


Sub Total Smt VI
19 (5–14)
VII
AP 701
Metode Penelitian
2 (1-1)

AP 702
Sengketa dan Peradilan Pajak
3 (1-2)

AP 703
Analisis Laporan Keuangan
2 (1-1)

AP 704
Perencanaan Perpajakan
3 (1-2)

AP 705
Kewirausahaan
2 (1-1)

AP 706
KKN
3 (0-3)


Sub Total Smt VII
15 (5–10)
VIII
AP 801
Tugas Akhir/Skripsi
6 (0-6)

AP 802
Praktik Kerja Lapangan (PKL)
6 (0-6)


Sub Total Smt VIII
12 (0–12)


Total SKS
148 (56–92)