Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kependidikan, Poltekba Gelar Pelatihan Public Speaking

Politeknik Negeri Balikpapan menggelar Pelatihan Public Speaking di Aula Lantai 4 Gedung Terpadu, Kamis (26/10/2023). Mengundang narasumber yakni Founder dan Mentor Kelas Public Speaking Widiyanto. Tercatat ada 90 persen dari total 63 tenaga kependidikan hadir dalam kegiatan ini.Koordinator Bidang Kepegawaian Poltekba Arief Triono mengatakan pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan dalam berkomunikasi.“Pelaksanaan ini baru pertama kali dilaksanakan. Bagaimana para tenaga pendidik bisa menyampaikan pesan dengan baik ke siapapun. Tersampaikan dengan baik dan tepat. Baik kepada mahasiswa maupun kepada pimpinan di masing-masing jurusan,” kata Arief Triono.Kegiatan ini, kata dia memang cukup penting. Apalagi interaksi setiap hari dilakukan. Tentunya, ada tata cara berbicara yang dilakukan di lingkungan kampus. Sehingga apa yang disampaikan dapat tersalurkan.“Berharap dari pelatihan ini, komunikasi antara para tenaga Pendidikan dan pimpinan berjalan baik. Dalam melaksanakan tugas ataupun yang lainnya tidak ada masalah di kemudian hari. Dan kegiatan ini, berharap bisa terlaksana setahun sekali,” harapnya.Sementara, dalam paparan narasumber, secara umum terkait pesan yang disampaikan dalam public speakin tak hanya dengan baik dan benar, tapi juga tepat. Tepat waktu, tepat pada orangnya dan tepat pada tempatnya.
Poltekba Luluskan 375 Ahli Madya dan Sarjana Terapan

Politeknik Negeri Balikpapan kembali meluluskan para mahasiswa dan mahasiswi nya XVIII. Total 375 ahli madya dan sarjana terapan dari lima jurusan mengikuti wisuda yang berlangsung di Gedung BSCC Dome, Selasa (25/10/2022) kemarin. Dalam wisuda kali ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Ya dalam lulusan kali ini, Adysti Widya Maharani asal jurusan Akuntansi menjadi mahasiswa dengan nilai IPK tertinggi yakni 3,95.Direktur Poltekba, Ramli, S.E., M.M mengucapkan selamat kepada para lulusan yang sudah menyelesaikan masa studi di Poltekba. Mewakili civitas akademika, sangat berterima kasih kepada para mahasiswa dan mahasiswi selama berada di kampus. ”Para wisudawan-wisudawati, upacara wisuda ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan merupakan langkah awal menuju kehidupan masa depan,” kata Ramli, S.E., M.M.Dalam sambutannya, ia juga menjelaskan perihal laporan singkat mengenai perjalanan perkembangan Poltekba dalam rangka mengukur tujuan strategis yang tertuang dalam Renstra tanun 2020-2024. Ini ditetapkan dalam kebijakan strategis dengan sasaran mutu sebagai landasan program yang meliputi bidang akademik, lulusan politeknik memiliki IPK 2,75 adalah 99 persen. Pun 86 persen lulusan tepat waktu, riset terapan yang dapat diimplementasikan, lulusan bekerja dalam enam bulan pertama sebesar 94 persen. Bahkan ada beberapa mahasiswa sebelum luluss telah dipesan oleh beberapa Iduka. ”Sebagai laporan prioritas yang telah dan sedang dilaksanakan diantaranya update kurikulum, semua prodi pada jurusantelah mengupdate kurikulumnya, telah dilakukan kesepakatan antara dunia industri dengan masing-masing prodi. Termasuk program magang atau PKL,” jelasnya.Ia pun mengajak untuk satu tekad dan bahu membahu dalam memperkokoh institusi. Sehingga mampu berkontribusi maksimal dalam proses pendidikan dan pencerdasan seluruh anak bangsa serta dalam proses pembangunan bangsa dan negara.
Seminar Nasional Inovasi Teknologi Terapan di Balikpapan, Perwakilan Poltekba Raih Best Presenter

Politeknik Negeri Balikpapan sukses melaksanakan Seminar Nasional Inovasi Teknologi Terapan (SNITT). Berlangsung di Hotel Platinum, Rabu (18/10/2023) kemarin, total 55 judul artikel terkumpul. Dari total artikel tersebut, terpilih tiga best presenter. Salah satunya oleh perwakilan Poltekba atas nama Lisnawaty Simatupang, S.S., M.Hum. Dua artikel lainnya yakni oleh Yadi Yunus, S.ST, M.Eng. (Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia – BRIN) dan Subur Anugerah, S.T., M.Eng (Universitas Mulia).Ketua Panitia Pelaksana Yudi Kurniawan, S.T., M.T mengatakan SNITT merupakan seminar ilmiah berskala nasional yang di adakan sejak tahun 2017.Tahun ini di Poltekba, kata dia mengusung tema “Sinergi Pendidikan Vokasi dan Industri Dalam Mewujudkan Kota Cerdas Melalui Teknologi Berkelanjutan”.“Pelaksanaan SNITT tahun 2023 dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) karena kita telah memasuki kondisi new normal,” kata Yudi Kurniawan, S.T., M.T. Dikatakan kegiatan kali ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, praktisi dan peneliti dari seluruh Indonesia dengan total artikel sebanyak 55 judul dari berbagai Politeknik, Institusi, dan Universitas di Indonesia. Ada beberapa bidang kajian makalah dalam kegiatan ini yakni Teknik Elektro dan Informatika, Teknik Sipil dan Perencanaan Tata Ruang, Ilmu Keteknikan Industri, Ilmu Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Sosial Humaniora, Ilmu Ekonomi dan Manajemen.“Dengan suksesnya kegiatan SNITT 2023, harapannya untuk kegiatan SNITT 2024 adalah jumlah artikelnya lebih meningkat dan lebih banyak peneliti dari politeknik, institut, universitas maupun instansi lainnya yang berkontribusi,” harapnya.Dalam SNITT ke-5 Tahun 2023 mengundang Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Provinsi Kaltim, Bapak Surasa, S.Pd., M.Si sebagai welcome speech. Pun Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbudristek yakni Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T dan Ketua Peneliti e-Government & IT Governance Research Group Institute Teknologi Sepuluh November yakni Tony Dwi Susanto, S.T., M.T., Ph.D., ITIL, COBIT serta Direktur PT. Position Partners Indonesia Bayu Murtiyoso selaku keynote speaker.
Bekal Mahasiswa Menuju TOEIC, Poltekba Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris

Politeknik Negeri Balikpapan tak henti-hentinya melakukan upgrading terhadap mahasiswa nya. Kali ini menberikan bekal untuk Test of English for International Communication (TOEIC).Ya, kampus vokasi Kota Minyak sukses menggelar workshop peningkatan kompetensi bahasa inggris di Gedung Terpadu Lantai 4, Jumat (13/10/2023).Lebih dari 100 peserta berpartisipasi dalam workshop ini dengan mengundang pemateri asal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yakni Irham Al Adits.Dalam paparannya, mantan alumni Radboud University, Netherland ini menyampaikan materi terkait salah satu alat tes bahasa inggris berupa TOEIC beserta trik nya. Kepala UPT Bahasa Poltekba, Masrul Huda, M.A. mengatakan workshop ini diikuti oleh para mahasiswa baru. Tujuannya, agar mahasiswa familiar dengan tes TOEIC. Karena tentu hal tersebut masih baru bagi mereka. “Tidak semua lulusan SMA, SMK maupun MA mengetahui dan pernah melaksanakan tes ini. Makanya, workshop ini cukup penting sekaligus menjadi bekal bagi mereka,” jelas Masrul Huda M.A.Dalam pelaksanaan ini, ia mengatakan cukup kaget dengan antusias peserta. Tak ayal, pendaftar sudah mencapai ratusan di awal pembukaan pendaftaran.“Workshop ini akan menjadi agenda rutin tahunan. Sehingga ada wawasan baru didapat mahasiswa. Tak hanya soal pemahaman selain TOEFL,” tutupnya
Tampil di Polytechnic Creative Festival 2023, Poltekba Raih Dua Gelar

Perwakilan Politeknik Negeri Balikpapan tampil luar biasa di Polytechnic Creative Festival 2023. Berlangsung di Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta, 9-11 Oktober 2023, meraih peringkat pertama di kategori news anchor dan peringkat ketiga di kategori poster painting.Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba Candra Irawan, S.T., M.Si mengaku puas dengan hasil yang dicapai. Apalagi, dua nomor berhasil diraih dari tiga nomor yang dipertandingkan.Ya dari total sembilan nomor lomba, tiga diantaranya diikuti wakil Poltekba yakni di kategori news anchor, poster painting dan digital poster.“Hasil ini merupakan prestasi yang hampir sama seperti tahun lalu. Memang ada satu mahasiswa yang tidak lolos, tapi apapun itu semua bagian dari proses. Kalah dan menang sudah biasa, yang penting evaluasi agar tahun depan bisa berprestasi lagi,” jelas Candra Irawan, S.T., M.Si, Kamis (12/10/2023).Hasil ini, kata dia juga disambut baik oleh Direktur Poltekba. Prestasi ini turut membantu Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam hal prestasi mahasiswa di tingkat nasional. Termasuk pembina yang membimbing di level nasional.Sementara itu, dalam ajang ini diikuti 59 peserta dari 19 politeknik se-Indonesia. Meningkat sebesar 30 persen dari tahun lalu. “Berharap di tahun berikutnya, perwakilan Poltekba bisa terus mempertahankan prestasi yang sudah ada. Bila perlu, lebih banyak berpartisipasi.
Dibuka Secara Umum, Turnamen Mobile Legend Garapan HMJ Akuntansi Poltekba Segera Bergulir

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi segera melaksanakan Turnamen Mobile Legend. Dibuka untuk kategori umum, pendaftaran akan terlaksana sejak 2-11 Oktober 2023.Ya E-Sport menjadi salah satu kegiatan yang dipertandingkan dalam Sport & Art Competition (Spation). Selain E-sport, juga ada bulutangkis dan lomba seni.Koordinator Divisi Acara, Retno Dwi Pradiva mengatakan dalam pelaksanaannya akan terlaksana secara online dan offline.Untuk online, memainkan babak penyisihan. Sementara offline, memainkan partai puncak di 28 Oktober 2023. “Untuk peserta tidak dibatasi. Siapapun boleh bergabung. Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 50 Ribu per tim,” ujar Koordinator Divisi Acara, Retno Dwi Pradiva.Mempertandingkan mobile legend, kata dia karena melihat animo pecinta game mobile legend. “Makanya, kami dari HMJ Akuntansi ingin memberikan wadah bagi teman-teman pencinta E-sport terutama mobile legend untuk dapat berkompetisi dan meningkatkan prestasi dalam bidang olahraga,” jelasnya.Sementara itu, Spation merupakan lomba olahraga dan seni akuntansi. Terlaksana untuk menjaring minat dan bakat khususnya para mahasiswa dan mahasiswi jurusan akuntansi.“Niatnya terlaksana dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional. Dikarenakan waktu tidak memungkinkan, akhirnya dapat terlaksana ditanggal tersebut,” katanya.Ia pun berharap, event ini bisa terlaksana sukses. Terkhusus di internal Jurusan Akuntansi, jumlah peserta tidak ada batasan yang terpenting mahsisawa jurusan akuntansi.
Tampil di Velocity Festival Band Vol I, Wakil Poltekba Raih Peringkat Ketiga

Wakil Politeknik Negeri Balikpapan tampil di Velocity Festival Band Vol I. Menampilkan The Band Itz, sukses meraih peringkat ketiga pada kategori pelajar di Food Avenue Balikpapan Ocean Square (BOS), Minggu (24/9/2023). Selain meraih peringkat ketiga, wakil Poltekba juga sukses menyabet vokalis terbaik oleh Alya Febrianti.Pada personel The Band Itz, selain Alya juga ada Sandryand Andreas Tobing sebagai Bassist, Muhammad Fikri Setiawan Gitaris 1, Mochamad Rizky Pramudya Gitaris 2 dan Muhammad Faisal Rafly Drummer.Kepada media ini, Alya Febrianti mengatakan cukup puas dengan hasil yang didapat. Meski target peringkat pertama gagal terealisasi. “Memang kami akui, persiapan terbilang cukup singkat. Makanya tetap puas dengan hasil ini,” ujar Ketua UKM Musikus Poltekba, Izmi Dhea Annisa, Rabu (27/9/2023).Dalam ajang ini, kata dia tantangan cukup berat. Selain event besar seperti ini menghadirkan peserta yang mendaftar cukup banyak, juga harus mengaransemen lagu mars patriot olahraga. “Lagu mars patriot olahraga masih asing di telinga. Ini jadi tantangan luar biasa bagi kami,” jelasnya.Usai event ini, kata dia belum ada agenda tampil di kegiatan eksternal. Saat ini, lebih banyak fokus pengembangan kegiatan internal. “Untuk saat ini, salah satu kegiatan pengembangan internal UKM Musikus lakukan yaitu regenerasi anggota UKM Musikus untuk mencari pemusik-pemusik baru,” akunya.Untuk diketahui, UKM Musikus merupakan salah satu organisasi Poltekba yang menaungi The Band Itz serta band-band lainnya.
Kolaborasi Pendidikan Vokasi-Pemprov Kaltim, Peluncuran Program Penguatan Ekosistem Kemitraan

Pada Selasa (26/9) berlokasi di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Samarinda, Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba), Politeknik Negeri Nunukan (PNN) bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan Peluncuran Daerah Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah.Keempat Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) ini merupakan Tim konsorsium Ekosistem Kemitraan untuk Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara). Selain sesi seremonial yang sakral, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi pelantikan Tim Koordinasi Revitalisasi Daerah Pendidikan dan Pelatihan Vokasi (TKDV) dan Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur oleh Gubernur Kalimantan Timur. Ahyar M. Diah, selaku Direktur Politeknik Negeri Samarinda dan PTV pengampu program ekosistem kemitraan memberikan laporan dan penjelasan singkat. Menurutnya, Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah adalah program riset yang diselenggarakan oleh Dirjen Pendidikan VokasiKemendikbudristek dengan pendanaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).Program ini merupakan grand design riset pengembangan di daerah/wilayah dalam kurun waktu 3 tahun mengacu pada potensi dan keunggulan di daerah serta agenda prioritas pembangunan daerah. “Saat ini kami laporkan terdapat 20 Perguruan Tinggi Vokasi yang menjadi pengampu program, salah satunya yaitu kami (Politenik Negeri Samarinda) yang mencakup Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Lebih detail lagi, yang terlibat dalam program ini mencapai 65 PTV negeri dan swasta yang menjadi anggota konsorsium. Jadi total ada 85 PTV dari 27 Provinsi di seluruh Indonesia, ”ucap Ahyar. Program ini bertujuan mensinergikan kemitraan dan penyelarasan antar satuan pendidikan vokasi dan pemangku kepentingan di daerah untuk menghasilkan policy brief yang berisi workforce planning dan innovation planning guna menghasilkan klaster inovasi berbasis potensi atau kebutuhan daerah, kemudian menghasilkan inovasi model/produk/desain/sistem yang dibutuhkan bagi pengembangan sektor prioritas daerah. Secara khusus Ahyar berharap pelaksanaan dari program ini akan menjawab persoalan dasar pendidikan vokasi.“Kolaborasi yang tercipta dengan stakeholder terkait, mampu menyelesaikan kesenjangan antara supply dan demand” tutupnya.Pendidikan Vokasi Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Selain melantik TKDV dan Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor juga memberikan pesan bahwa pendidikan vokasi sangat diperlukan sebagai aktor pembangunan ekonomi daerah. Walaupun demikian, Pimpinan Benua Etam juga menggaris bawahi tantangan pendidikan saat ini semakin berat akibat kemajuan teknologi yang begitu cepat.Menurutnya, pendidikan vokasi harus beradaptasi menyesuaikan perkembangan teknologi, kebutuhan industri, dan potensi dari daerah. “kita harus kejar, jangan sampai (pendidikan vokasi) kita ketinggalan,” ucapnya.Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kiki Yuliati juga ikut hadir pada kegiatan tersebut.Secara khusus Kiki dalam sambutannya menyampaikan bahwa urgensi program ekosistem kemitraan yaitu persoalan mempersiapkan generasi muda yang berkualitas tidak bisa dilakukan hanya oleh Kemendikbudristek. “Maka prinsip utama yang perlu diutamakan adalah gotong-royong dari semua pihak. Sehingga kami menyebutnya sebagai ekosistem kemitraan,” ucap Kiki.Kiki menjelaskan tujuan pendidikan vokasi tidak hanya cukup mencerdaskan kehidupan bangsa, melainkan juga mensejahterakan masyarakat. Melalui Program Ekosistem Kemitraan kami berharap dapat memetakan demand driven, agar pendidikan vokasi tidak lepas dari konteks kebutuhan masyarakat setempat. “Tidak perlu dibangun (pendidikan vokasi) apabila tidak ada kebutuhan di tengah masyarakat,” ucap Kiki.Kemendikbudristek melalui Merdeka Belajar ingin menurunkan tembok-tembok tinggi antar lembaga. Tujuannya menurut Kiki agar siapapun masyarakat bisa masuk bekerjasama dan menjadi co-creator pendidikan. Semangat yang sama juga hadirmelalui Program Ekosistem Kemitraan sebagai usaha untuk mendorong kolaborasi stakeholder di daerah dan pendidikan vokasi untuk menjadi aktor pembangunan. “(Semua stakeholder di daerah) dapat memberi masukan kepada kami, agar kami dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berkualitas,” tandas Kiki.Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur dari empat PTV pengampu dan anggota program yang ada di Provinsi Kaltim dan Kaltara; Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi (APTV), Benny Bandanadjaja; Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati; Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor; Koordinator Wakil Ketua Kadin daerah Provinsi Kaltim, Zuhdi Yahya; Ketua dan anggota TKDV Provinsi Kalimantan Timur; Ketua dan anggota Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur; serta berbagai perusahaan multi nasional, UMKM, Asosiasi, Komunitas, dan dinas terkait.
Pekan Depan, Poltekba Agendakan Gelar Job Fair 2023

Politeknik Negeri Balikpapan berencana akan menggelar Job Fair 2023, Selasa (26/9/2023) pekan depan. Total ada 27 perusahaan berpartisipasi oleh garapan Poltekba dengan kerjasama SMKN 3 Penajam Paser Utara dan SMK Airlangga.Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si mengatakan job fair ini diperuntukan untuk lulusan SMK dan Politeknik Negeri Balikpapan. Tentunya, pelaksanaan ini dengan harapan bagaimana putra dan putri Balikpapan bisa mendapatkan pekerjaan yang baik. Dengan begitu, membuat perekonomian Balikpapan turut meningkat.“Jika pengangguran sedikit, berarti perekonomian meningkat. Kompetensi jika ikut meningkat melalui hasil pendidikan,” kata Candra Irawan, S.T., M.Si, Sabtu (23/9/2023).Dalam ajang ini, kata dia Direktur Poltekba sangat mendukung job fair. Mengingat, kegiatan ini sekaligus mendukung Indikator Kerja Utama (IKU) Direktur Poltekba dengan Kemendikbudristek.“Jika ini terserap, minimal 70 persen dari jumlah mahasiswa Poltekba mendaftar bisa diterima, maka sudah sesuai dengan IKU Direktur Poltekba,“ jelasnya. Ia mengajak kepada para lulusan baik di tingkat SMA maupun alumni Poltekba untuk hadir dalam job fair. Peluang masuk dunia kerja terbuka lebar dengan total 27 perusahaan yang berpartisipasi.“Berharap banyak pelamar berpartisipasi dalam kegiatan job fair. Dan kepada semua perusahaan yang berpartisipasi, terima kasih sudah meramaikan kegiatan job fair nanti,” tutupnya.
Program PKM, Dosen Poltekba Sosialisasi Desiminasi Teknologi Automatic Transfer Switch di Musala Nurul Huda

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bagian kegiatan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk membantu masyarakat di lingkungan sekitar dengan beberapa bentuk aktivitas. Baik pada bidang pendidikan maupun di bidang layanan masyarakat. Spirit dosen Politeknik Negeri Balikpapan tiada henti tanpa pengabdian masyarakat. Menjadi semangat untuk membangun dunia pendidikan yang lebih baik. Program pengabdian masyarakat untuk pengembangan dunia pendidikan merupakan bukti dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi kegiatan wajib bagi dosen dalam Kemendikbudristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi).Bersama Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Poltekba dengan anggaran dari DIPA Poltekba 2023, sejumlah dosen Poltekba dan mahasiswa mewujudkan dan mengimplementasikan pengabdian masyarakat dalam bidang pengendalian energi listrik cadangan pada Musala Nurul Huda di Kota Balikpapan. Mereka terdiri dari dosen Jurusan Rekayasa Elektro dan Jurusan Teknik Mesin serta mahasiswa Poltekba, yakni Hadiyanto, M.Eng, Dr. Syahrudin, M.T, dan Ali Abrar, S.Si, MT, beserta mahasiswa Wahyu Ramadhan, Daniar Prayoga, dan Afriyan Nor Rohman.Ketiga dosen tersebut melakukan pengabdian di Musala Nurul Huda Kota Balikpapan yang berlokasi di Jalan Gunung Sari Ulu RT 38, Kecamatan Balikpapan Tengah. Mereka melakukan sosialisasi kepada mitra dan pengurus musala serta mengaplikasikan system ATS dan AMF. Bersama Ketua RT 39 GSU Martua Nainggolan diberikan sosialisasi dan pemahaman akan penggunaan sistem ATS dan AMF. Selain itu, mereka memberikan bantuan berupa 1 set Genset dengan kapasitas 2 kVA dengan tujuan mensuplay listrik ketika lampu PLN mengalami pemadaman listrik. Perlu diketahui, Musala Nurul Huda belum memiliki energi listrik cadangan ketika terjadi pemadaman listrik. Dengan tidak tersedia cadangan energi mengakibatkan aktivitas kegiatan keagamaan seperti shalat fardu, pengajian dan lain-lain mengalami hambatan dan gangguan. Dengan program pengabdian masyarakat ini dalam bidang ketenagalistrikan, diharapkan dapat membantu Musala Nurul Huda melakukan kegiatan keagamaan dengan lancar dan dapat meningkat. Proses ketersediaan cadangan energi listrik di Mushola Nurul Huda dilakukan dengan dua cara yaitu secara manual dan otomaitis. Proses manual dibuat untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi pada system otomatis, sehingga ketika listrik mengalami pemadaman, genset dengan kapasitas 2 kVA tetap mensuplai energi listrik cadangan ke Mushola Nurul Huda. Proses system otomatis pada ATS dan AMF di Mushola Nurul Huda ini dapat membantu pengurus mushola dalam proses operasional kegiatan menjalankan genset dengan kapasitas 2 kVA, sehingga waktu tunggu ketika listrik PLN padam dapat segera menyala secara otomatis melalui daya cadangan genset.