Pelantikan Organisasi Kemahasiswaan Poltekba Periode 2026 Resmi Digelar

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) secara resmi melaksanakan Pelantikan Organisasi Kemahasiswaan Periode 2026 yang bertempat di Gedung IHSCC, pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi mahasiswa dalam memperkuat peran organisasi kemahasiswaan sebagai wadah pengembangan kepemimpinan, karakter, serta kontribusi nyata bagi institusi dan masyarakat. Pelantikan dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, Bapak Candra Irawan, S.T., M.Si. Kegiatan ini juga dihadiri dan diberikan sambutan oleh Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Direktur Poltekba menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan harus dikelola secara inklusif, representatif, serta berlandaskan nilai etika dan integritas. Selain itu, organisasi mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebangsaan serta merancang program-program yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Beliau juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang sehat dan berkelanjutan antara organisasi kemahasiswaan dengan seluruh civitas akademika. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan iklim kampus yang harmonis, produktif, dan berorientasi pada kemajuan bersama. Melalui pelantikan ini, diharapkan seluruh pengurus organisasi kemahasiswaan Poltekba Periode 2026 dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi, serta berkontribusi aktif dalam mendukung visi dan misi Politeknik Negeri Balikpapan. Humas Politeknik Negeri Balikpapan

Kolaborasi Elegan DWP Poltekba dan Wardah Cosmetic Semarakkan Perayaan HUT DWP ke-26

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Politeknik Negeri Balikpapan merayakan HUT DWP yang ke-26 melalui rangkaian kegiatan “Glam & Bloom Day” yang digelar dengan meriah dan penuh kebersamaan. Tahun ini, perayaan HUT DWP mengusung tema nasional “Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045” dengan tagline #DWPmengajar: Mendidik dengan Hati, Menginspirasi Negeri. Tema ini menegaskan komitmen DWP untuk berperan dalam membentuk generasi unggul melalui dukungan pendidikan, penguatan karakter keluarga, dan kontribusi sosial. Rangkaian kegiatan Glam & Bloom Day meliputi Talk Show, Beauty Class, Make Up Competition, dan Flower Decoration Competition, yang terselenggara berkat kolaborasi DWP Poltekba dengan Wardah Cosmetic sebagai mitra pendukung. Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh anggota DWP. Beliau menegaskan bahwa DWP memiliki peran strategis sebagai mitra ASN dalam menciptakan lingkungan keluarga dan institusi yang harmonis dan berdaya.“Poltekba sangat mengapresiasi setiap langkah positif DWP dalam memperkuat peran keluarga besar kampus. Dengan adanya kolaborasi bersama Wardah Cosmetic, kegiatan ini menjadi semakin inspiratif. Saya berharap DWP Poltekba terus berkembang, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan vokasi serta pembangunan bangsa,” ujarnya. Ketua DWP Poltekba, Ny. Ratna Setiarini Emil Azmanajaya, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan. Pada kesempatan tersebut, beliau juga membacakan Sambutan Ketua DWP Pusat, yang menegaskan bahwa DWP memiliki tanggung jawab moral untuk berperan aktif dalam mencerdaskan generasi bangsa, sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.Sambutan tersebut menekankan: “Kegiatan ini menjadi wadah untuk saling mengenal, berbagi inspirasi, dan memperkuat solidaritas. Terima kasih kepada seluruh pihak, terutama Wardah Cosmetic, yang telah mendukung acara hari ini. Semoga DWP Poltekba semakin bermanfaat, harmonis, dan memberi energi positif bagi keluarga besar Poltekba,” tutur beliau. Ketua Panitia, Ny. Lilik Damayanti, S.S., M.Hum., menegaskan bahwa Glam & Bloom Day dirancang untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus mempererat silaturahmi anggota.“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin terjalin silaturahmi yang kuat serta meningkatnya solidaritas seluruh pegawai wanita dan istri pegawai di lingkungan Poltekba. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Acara turut dimeriahkan dengan kompetisi kreatif. Pada Make Up Competition, para pemenangnya adalah: Untuk Flower Decoration Competition, pemenangnya adalah: Melalui perayaan ini, DWP Poltekba tidak hanya merayakan HUT ke-26, tetapi juga menggaungkan semangat besar untuk memperkuat peran perempuan dalam pendidikan anak bangsa menuju Indonesia Emas 2045, sejalan dengan tagline nasional #DWPmengajar: Mendidik dengan Hati, Menginspirasi Negeri.

Poltekba Serahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada 14 Pegawai untuk Perkuat Tata Kelola SDM

Politeknik Negeri Balikpapan menggelar kegiatan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang berlangsung pada hari ini di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Direktorat. Sebanyak 14 pegawai resmi menerima SK sebagai bagian dari pengangkatan PPPK Paruh Waktu sesuai kebijakan terbaru Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mendorong fleksibilitas, efisiensi, dan optimalisasi layanan melalui skema penugasan paruh waktu. Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima SK dan menegaskan pentingnya menjaga integritas serta etos kerja tinggi dalam menjalankan amanah sebagai aparatur yang profesional.“Selamat kepada seluruh pegawai yang hari ini menerima SK PPPK Paruh Waktu. Ini adalah bentuk kepercayaan negara kepada Saudara sekalian. Saya berharap seluruh pegawai dapat menunjukkan kinerja terbaik, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Poltekba. Dengan etos kerja yang baik, kita dapat mewujudkan layanan pendidikan vokasi yang semakin unggul dan berdampak,” ungkapnya. Sementara itu, Wakil Direktur II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Dr. Hadi Hermansyah, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa proses pengangkatan PPPK Paruh Waktu telah dilakukan sesuai regulasi serta mekanisme yang ditetapkan BKN. Beliau juga menyampaikan harapan agar para pegawai yang telah menerima SK dapat beradaptasi dengan cepat dan memahami fungsi strategis dari skema paruh waktu dalam mendukung tata kelola kelembagaan.“Pengangkatan PPPK Paruh Waktu adalah bagian dari transformasi pengelolaan SDM Aparatur yang lebih fleksibel dan responsif. Kami berharap 14 pegawai yang menerima SK hari ini dapat segera berkontribusi sesuai kebutuhan unit kerja masing-masing dan mampu mendukung efektivitas layanan kampus. Tugas ini bukan hanya administratif, tetapi juga tanggung jawab profesional yang harus dijalankan dengan penuh komitmen,” tuturnya. Kegiatan penyerahan SK ini juga sejalan dengan komitmen Poltekba dalam mewujudkan Program Kampus Berdampak, yaitu upaya menghadirkan layanan yang responsif, produktif, dan membawa manfaat nyata bagi sivitas akademika serta masyarakat. Kehadiran PPPK Paruh Waktu diharapkan dapat memperkuat kinerja unit-unit kerja strategis, meningkatkan efisiensi, dan mendorong kualitas layanan yang semakin prima. Dengan diserahkannya SK kepada 14 pegawai PPPK Paruh Waktu, Poltekba menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola sumber daya manusia dan memastikan setiap pegawai memberikan kontribusi optimal bagi kemajuan institusi.

GastroGlow 2025: Festival Kuliner Internasional Mini dengan Pendekatan Project-Based Learning di Eco Tech Fusion Campus Poltekba

Pembukaan GastroGlow Festival

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba), sebagai bagian dari visi Eco Tech Fusion Campus, terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang mengintegrasikan teknologi, keberlanjutan, dan pengembangan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri global. Salah satu contoh nyata dari pendekatan ini adalah kegiatan GastroGlow 2025, yang digelar oleh Jurusan Pariwisata Poltekba. Kegiatan ini merupakan proyek pembelajaran berbasis praktik (Project-Based Learning) yang mengajak mahasiswa untuk langsung terlibat dalam penyelenggaraan festival kuliner internasional mini yang digelar sejak Senin, 30 Juni hingga 3 Juli 2025 di area parkir Gedung GE Poltekba. Dalam rangka meningkatkan keterampilan mahasiswa secara praktis, GastroGlow 2025 menampilkan 14 tenant kuliner yang merupakan hasil kreasi mahasiswa dari Program Studi Tata Boga dan Pengelolaan Perhotelan. Kegiatan ini membagi mahasiswa menjadi beberapa kelompok yang mewakili berbagai negara dari dua kategori besar: Kontinental dan Oriental. Setiap kelompok diberi kesempatan untuk merancang dan menjalankan tenant kuliner yang mencerminkan cita rasa global, sambil mempraktikkan keterampilan yang mereka pelajari di kelas. Ketua Jurusan Pariwisata, Chardina Dianovita, menjelaskan bahwa GastroGlow 2025 merupakan bagian dari rangkaian Project-Based Learning yang mendalam. Mahasiswa tidak hanya terlibat dalam aspek penyajian kuliner, tetapi juga dalam setiap tahap kegiatan mulai dari perencanaan, pembelian bahan, pengolahan, penjualan, promosi, hingga perhitungan laba rugi. Dengan melibatkan mahasiswa dalam seluruh proses ini, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, pemecahan masalah, serta komunikasi efektif yang sangat dibutuhkan dalam industri pariwisata dan kuliner global. “GastroGlow 2025 bukan hanya sebuah festival kuliner, tetapi juga merupakan ruang belajar yang nyata, yang membuka wawasan mahasiswa dalam industri pariwisata global. Ini adalah kesempatan untuk menerapkan langsung pengetahuan yang mereka pelajari dalam konteks yang nyata, memperkuat motivasi mereka untuk berwirausaha, dan meningkatkan keterampilan praktis yang dapat membantu mereka bersaing di pasar global,” kata Chardina. Menampilkan Keanekaragaman Kuliner Dunia di Eco Tech Fusion Campus Di GastroGlow 2025, mahasiswa semester dua dan empat memamerkan menu khas dari berbagai negara. Semester dua menampilkan negara-negara kontinental, seperti Meksiko, USA, Belanda, Prancis, Spanyol, dan Italia. Sementara semester empat menampilkan cita rasa oriental dari Cina, Singapura, Malaysia, India, Turki, Jepang, dan Korea Selatan. Setiap tenant beroperasi dari pukul 09.00 hingga 17.00 WITA, menyajikan berbagai makanan khas dan minuman internasional yang menggugah selera, seperti kimbab, bungeoppang, dimsum, shawarma, burger, churros, serta aneka minuman khas dari berbagai negara. Keunikan GastroGlow 2025 tahun ini adalah semangat kolaborasi yang tumbuh di antara mahasiswa, meskipun tanpa kehadiran bintang tamu seperti tahun sebelumnya. Tahun ini, acara berfokus pada keterlibatan internal mahasiswa, yang berperan aktif dalam menyusun dan melaksanakan kegiatan dari awal hingga akhir. Poltekba, sebagai Eco Tech Fusion Campus, memanfaatkan teknologi dalam memfasilitasi proses pendaftaran dan promosi acara ini, memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan teknologi, serta mengembangkan ide-ide inovatif yang berkelanjutan. Sebagai bagian dari komitmen Poltekba untuk menerapkan Eco Tech Fusion Campus, kegiatan seperti GastroGlow 2025 juga berfokus pada aspek keberlanjutan. Dalam setiap kegiatan, mahasiswa diajarkan untuk memikirkan solusi yang ramah lingkungan, seperti pengurangan limbah, penggunaan bahan-bahan organik, dan pengelolaan sumber daya secara efisien. Hal ini sejalan dengan tujuan Poltekba untuk mencetak lulusan yang tidak hanya terampil dan kreatif, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap pentingnya keberlanjutan dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan mereka. Meskipun tenant GastroGlow 2025 masih khusus untuk mahasiswa jurusan pariwisata, acara ini terbuka untuk umum. Pengunjung dari kalangan masyarakat dapat menikmati suasana yang diciptakan di Poltekba serta mencicipi beragam sajian kuliner internasional yang disiapkan oleh mahasiswa. Hal ini memberikan peluang bagi masyarakat untuk lebih mengenal potensi dan kreativitas mahasiswa Poltekba dalam bidang kuliner dan pariwisata. Dengan pendekatan Project-Based Learning dan konsep Eco Tech Fusion Campus, GastroGlow 2025 memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh dan relevan dengan perkembangan industri global. Ini merupakan bagian dari upaya Poltekba untuk mendukung pembentukan sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di dunia pariwisata dan kuliner yang terus berkembang.

Combizz 2025, Akselerator Talenta Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul dan berdampak melalui penyelenggaraan Competition of Business (Combizz) 2025 yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Bisnis. Kegiatan ini resmi ditutup pada Sabtu (14/6) di Lantai 4 Gedung Terpadu Poltekba, setelah menghadirkan dua cabang lomba bergengsi: Youth Accounting Challenge Vol. V tingkat Kalimantan Timur dan Lomba Poster Digital tingkat nasional. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang adu kemampuan, tetapi juga merupakan bagian dari ekosistem pendidikan vokasi yang mengintegrasikan literasi keuangan, kreativitas digital, dan penguatan kompetensi teknis akuntansi sejak dini. Hal ini sejalan dengan arah strategis Poltekba sebagai kampus vokasi berdampak yang aktif mencetak lulusan dengan keahlian sesuai kebutuhan industri dan masyarakat. Combizz 2025: Poltekba Beri Golden Ticket Jalur Prestasi untuk Juara Youth Accounting dan Poster Digital Atmosfer kompetisi begitu terasa sejak pagi hari. Sebanyak 9 tim dari 7 sekolah menengah kejuruan di Kalimantan Timur berpartisipasi dalam Youth Accounting Challenge, menunjukkan ketajaman analisis dan penguasaan materi akuntansi dalam berbagai babak mulai dari kualifikasi hingga final. SMKN 8 Samarinda berhasil meraih gelar juara pertama, disusul SMKN 2 Balikpapan di posisi kedua dan ketiga. Sementara itu, Lomba Poster Digital berhasil menarik 19 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah di Indonesia. Dengan karya yang kreatif dan sarat pesan edukatif, mahasiswi dari STIE Balikpapan keluar sebagai juara utama, mengungguli peserta dari berbagai wilayah, termasuk dari Pulau Jawa dan Kalimantan. Ketua Panitia Combizz 2025, Rara Setiawati, menyampaikan apresiasinya atas semangat kolaboratif dan kualitas karya peserta. “Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tapi sarana untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, melek keuangan, dan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan informasi di era digital,” ujar Rara. Lebih dari itu, ajang ini menjadi bagian dari strategi Poltekba Berdampak dalam membangun koneksi langsung antara institusi pendidikan vokasi dengan siswa dan mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia. Dengan memberi ruang aktualisasi kepada pelajar dan mahasiswa, Combizz juga mendukung pelaksanaan Indikator Kinerja Utama (IKU) Kemendikbudristek, khususnya dalam memperluas akses mahasiswa dari jalur prestasi non-akademik. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si., menegaskan bahwa para pemenang dari masing-masing cabang lomba diberikan apresiasi khusus dalam bentuk Golden Ticket Jalur Seleksi Mandiri Prestasi. Artinya, mereka mendapatkan kesempatan untuk menjadi mahasiswa Poltekba tanpa perlu mengikuti tes reguler, sebagai bentuk penghargaan atas capaian mereka di bidang akademik maupun kreativitas. “Ini adalah langkah nyata kami dalam memotivasi generasi muda agar terus berkarya. Program jalur prestasi bukan sekadar pintu masuk, tetapi sarana untuk menampung talenta terbaik yang telah terbukti mampu bersaing,” tegas Candra. Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti Combizz, Poltekba semakin memperkuat perannya dalam mencetak ahli madya akuntansi dan profesional bisnis digital yang relevan dengan kebutuhan masa depan serta siap berkontribusi menuju visi Indonesia Emas 2045. Sebagai penutup, panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, juri, sponsor, dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Poltekba berkomitmen untuk menjadikan Combizz sebagai agenda tahunan yang terus berkembang, inovatif, dan berdampak lebih luas bagi generasi muda Indonesia.

Resmi Dibuka, Pendaftaran Seleksi Mandiri Poltekba Tahun Akademik 2025/2026

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) secara resmi membuka pendaftaran Seleksi Mandiri Tes Poltekba (SMTP) Gelombang I untuk Tahun Akademik 2025/2026. Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) secara resmi membuka pendaftaran Seleksi Mandiri Tes Poltekba (SMTP) Gelombang I untuk Tahun Akademik 2025/2026. Pendaftaran ini dibuka mulai tanggal 14 April hingga 24 Juni 2025, dengan kuota terbatas sebanyak 276 orang. Sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi negeri terkemuka di Kalimantan Timur, Poltekba menawarkan 11 program studi unggulan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dunia industri dan dunia kerja saat ini. Adapun program studi yang ditawarkan, di antaranya: Direktur Politeknik Negeri Balikpapan dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembukaan jalur seleksi mandiri ini merupakan wujud komitmen kampus dalam memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi vokasi yang berkualitas. “Poltekba berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis yang kuat, tetapi juga siap menghadapi tantangan dan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, dengan adanya Program GratisPol dari Gubernur Kalimantan Timur, pendidikan tinggi kini bisa diakses oleh seluruh warga Kalimantan Timur,” ujarnya. Sebagai informasi, Poltekba bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan pertemuan terkait pelaksanaan program unggulan dari Dr. Rudi Mas’ud, S.E., M.E., Gubernur Kalimantan Timur, yaitu Program GratisPol. Melalui program ini, masyarakat Kalimantan Timur berhak mendapatkan akses pendidikan gratis, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Tes Akademik Seleksi Mandiri ini akan dilaksanakan pada 28 Juni 2025. Oleh karena itu, calon peserta diimbau untuk segera melakukan pendaftaran serta mempersiapkan diri sebaik mungkin. Seluruh proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi Poltekba di http://pmb.poltekba.ac.id. Dengan kuota yang terbatas, Poltekba mengajak seluruh lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini. Informasi Lebih Lanjut: Panitia Penerimaan Mahasiswa BaruPoliteknik Negeri BalikpapanWebsite: http://pmb.poltekba.ac.idEmail: [email protected]: (0542) 862305

Poltekba Umumkan Hasil Seleksi Jalur Seleksi Mandiri Prestasi Poltekba

BALIKPAPAN – Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) resmi mengumumkan hasil seleksi tahap pertama Jalur Seleksi Mandiri Prestasi Poltekba (SM-PP) pada Selasa (25/3/2025). Sebanyak 113 peserta dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Seleksi Mandiri Prestasi Poltekba ini merupakan jalur pendaftaran mahasiswa baru dengan berdasarkan pada portofolio prestasi yang diraih calon mahasiswa, baik prestasi akademik maupun prestasi non akademik yang tidak masuk di dalam kuota eligible jalur SNBP. Bagi peserta yang berhasil lolos seleksi tahap awal ini, Poltekba telah menjadwalkan dua tahapan penting yang wajib diikuti, yakni tes kesehatan dan tes wawancara, yang akan dilaksanakan pada Rabu, 16 April 2025, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WITA. Tes kesehatan akan dilakukan di Gedung Terpadu Lantai 4 Poltekba, yang meliputi tes narkoba, tes buta warna dan hepatitis. Bagi peserta yang akan mengikuti tes kesehatan dapat melakukan registrasi dengan mengunduh dan mengisi formulir kesehatan melalui laman resmi di https://pmb.poltekba.ac.id/download. Sementara itu, tes wawancara akan dilaksanakan di ruang jurusan masing-masing program studi. Bagi peserta yang berdomisili di luar kota Balikpapan tidak perlu khawatir, karena Poltekba memfasilitasi wawancara secara daring melalui platform Zoom. Untuk mengikuti wawancara online, peserta wajib mengonfirmasi keikutsertaan melalui WhatsApp ke Ibu Novianna di nomor 0855-3675-4392. Selain itu, peserta dari luar kota juga diperbolehkan melakukan tes kesehatan di rumah sakit setempat minimal tipe C. Hasil tes tersebut harus dikirimkan paling lambat 23 April 2025 melalui Google Form di tautan https://s.id/hasil_tes_kesehatan. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut terkait tes kesehatan, peserta dapat menghubungi Ibu Lina di nomor 0812-5469-6299. Pengajuan UKT dan KIP-Kuliah Selain mengikuti tahapan tes, calon mahasiswa juga diwajibkan mengumpulkan berkas pengajuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada 15–18 April 2025 di Unit Layanan Terpadu (ULT) Gedung Direktorat Poltekba. Berkas harus dimasukkan dalam map berwarna biru. Bagi peserta dari luar kota, berkas pengajuan UKT dapat dikirim melalui email ke [email protected]. Informasi lengkap mengenai persyaratan pengajuan UKT tersedia di laman resmi https://pmb.poltekba.ac.id/panduan-spmb/. Perlu dicatat, peserta yang tidak menyerahkan berkas UKT akan secara otomatis dikenakan kelompok UKT tertinggi. Sementara itu, bagi peserta yang mendaftar program KIP-Kuliah, pengumpulan berkas dilakukan pada tanggal yang sama, yaitu 15–18 April 2025, juga di ULT Gedung Direktorat Poltekba. Namun, untuk berkas KIP-Kuliah, peserta diwajibkan menggunakan map berwarna hijau. Peserta dari luar kota juga dapat mengirimkan berkas melalui email ke alamat yang sama. Pertanyaan lebih lanjut dapat disampaikan kepada Ibu Masitah di nomor 0812-5108-9229. Pelayanan pengumpulan berkas UKT dan KIP-Kuliah dibagi menjadi dua sesi, yaitu pagi (09.00 – 12.00 WITA) dan siang (13.00 – 14.30 WITA). Jadwal Pengumuman Akhir Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, pengumuman akhir daftar ulang akan diumumkan pada 29 Mei 2025. Poltekba mengimbau kepada seluruh calon mahasiswa untuk mematuhi seluruh jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan agar proses seleksi berjalan dengan lancar dan tertib. Dengan berbagai fasilitas dan kemudahan yang diberikan, Poltekba berharap dapat menjaring mahasiswa-mahasiswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Kolaborasi Poltekba dan BTN Perkuat Daya Saing UMKM melalui Teknologi Digital

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Gerakan Mahasiswa Entrepreneur (UKM GEMA) melaksanakan pertemuan strategis dengan Bank Tabungan Negara (BTN) pada Jumat (7/3/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kerja sama dalam program Short Course Strategi Marketing QRIS, yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan penting dari kedua belah pihak, termasuk Candra Irawan, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, dan Ferdy Kahandanie, S.T., M.T., Pembina UKM GEMA. Dari pihak BTN, hadir Azis dan Rahman dari Kantor Wilayah Kalimantan serta Emy dari Kantor Cabang Pembantu (KCP) Balikpapan. Tak hanya itu, sebanyak 20 mahasiswa yang tergabung dalam UKM GEMA Poltekba turut serta dalam pertemuan ini sebagai bagian dari komitmen mereka untuk berperan aktif dalam pengembangan ekonomi digital. Program yang digagas dalam pertemuan ini berfokus pada edukasi dan pelatihan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balikpapan mengenai penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran digital yang efisien dan modern. QRIS dianggap sebagai solusi tepat bagi UMKM untuk mempermudah transaksi tanpa harus bergantung pada sistem pembayaran konvensional, sehingga memberikan kemudahan dan efisiensi bagi kedua pihak dalam transaksi jual beli. Visi Poltekba sebagai lembaga pendidikan vokasi terdepan adalah Menjadi institusi pendidikan tinggi vokasi yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing global. Melalui misi untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, Poltekba berupaya menjadi penggerak utama dalam penerapan teknologi dan inovasi, serta berperan aktif dalam pengembangan ekonomi digital Indonesia. Program kerja sama dengan BTN ini adalah bagian dari langkah nyata Poltekba untuk mendukung pemberdayaan UMKM di Balikpapan, yang sesuai dengan misi Poltekba dalam mengembangkan kualitas kompetensi mahasiswa dan mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh untuk meningkatkan perekonomian daerah. Candra Irawan, S.T., M.Si., dalam keterangganya menyatakan bahwa mahasiswa UKM GEMA Poltekba akan dilibatkan langsung dalam mendampingi UMKM untuk mengimplementasikan strategi pemasaran berbasis digital, dengan memanfaatkan QRIS. Hal ini, menurutnya, akan sangat membantu meningkatkan daya saing UMKM di Balikpapan dalam menghadapi era digitalisasi ekonomi. “Program ini dirancang agar mahasiswa Poltekba tidak hanya belajar teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk mendampingi pelaku UMKM dalam penggunaan sistem pembayaran digital yang lebih efisien. Kami berharap melalui kolaborasi ini, UMKM di Balikpapan bisa lebih berkembang dengan teknologi terbaru,” jelas Candra. Selain memberi manfaat bagi pelaku UMKM, program ini juga memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia bisnis serta memahami lebih dalam tentang teknologi keuangan digital. Mahasiswa yang berhasil memenuhi target dalam program ini berkesempatan mendapatkan bonus dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendorong digitalisasi UMKM. “Ini adalah peluang emas bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan mereka di bidang bisnis dan teknologi. Melalui program ini, mereka tidak hanya belajar tentang strategi pemasaran digital, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang dapat menunjang karier mereka ke depan,” tambah Candra. Dalam kesempatan yang sama, Ferdy Kahandanie, Pembina UKM GEMA, mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh BTN dalam pelaksanaan program ini. Ia juga menyebutkan bahwa kolaborasi antara Poltekba, BTN, dan mahasiswa UKM GEMA merupakan langkah positif untuk mengakselerasi digitalisasi UMKM di Balikpapan. “Kami sangat menghargai peran BTN dalam membantu UMKM agar lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi. Poltekba akan terus berkomitmen untuk mendukung inovasi dan kerja sama yang memberikan dampak positif baik bagi mahasiswa maupun masyarakat sekitar,” ujar Ferdy. Melalui kerja sama ini, Poltekba dan BTN berharap dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital di Balikpapan dan membantu UMKM untuk bertransformasi ke dalam dunia digital dengan menggunakan sistem pembayaran QRIS yang praktis dan aman. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi kolaborasi serupa di daerah lain, serta menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk berkontribusi dalam perkembangan teknologi finansial dan bisnis digital. Dengan adanya program ini, Poltekba tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan teori, tetapi juga sebagai penggerak inovasi yang mendukung pengembangan sektor UMKM di Indonesia, khususnya di Balikpapan. Kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dengan memfasilitasi UMKM untuk mengadopsi teknologi pembayaran digital yang lebih efisien, sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di pasar yang semakin berkembang. Melalui visi Poltekba untuk mencetak tenaga profesional yang kompeten, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman, kolaborasi ini menjadi bukti nyata dari komitmen Poltekba dalam mewujudkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar serta berkontribusi pada perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Poltekba berharap dapat terus berperan aktif dalam mendorong pengembangan ekonomi digital melalui berbagai program kerja sama dengan sektor industri dan pemerintah. Poltekba, melalui kerjasama dengan BTN, telah menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, tetapi juga berperan sebagai penggerak utama dalam mendukung digitalisasi UMKM di Indonesia. Melalui program ini, diharapkan dapat tercipta ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat, mahasiswa, dan sektor UMKM di Balikpapan serta daerah lainnya.

Program Beasiswa Prancis: Mahasiswa Poltekba Berkesempatan Studi dan Magang di Eropa

Pemerintah Prancis memberikan kesempatan luar biasa bagi mahasiswa Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) jurusan Pariwisata untuk mengikuti program beasiswa yang memungkinkan mereka menempuh pendidikan tinggi sekaligus magang di industri kuliner di Prancis. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam bidang kuliner dengan standar internasional yang diakui dunia, serta memberikan pengalaman langsung dalam industri kuliner global. Sosialisasi mengenai program beasiswa tersebut digelar pada Jumat, 7 Maret 2025, di Poltekba. Acara ini menghadirkan dua pemateri utama, yaitu Philippe Grangé, tenaga ahli dari Expertise Education France, dan Julie Superior, perwakilan dari Institut Français d’Indonésie (IFI). Dalam acara tersebut, keduanya memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana program ini dirancang untuk membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi dalam dunia kuliner serta memberikan gambaran lebih jelas tentang proses seleksi dan manfaat dari program ini. Program beasiswa ini akan diberikan kepada lima mahasiswa Poltekba yang terpilih setelah melewati tahap seleksi. Saat ini, ada delapan mahasiswa yang tengah mengikuti seleksi, yang terdiri dari enam mahasiswa dari Program Studi Tata Boga dan dua mahasiswa dari Program Studi Pengelolaan Perhotelan. Yogiana Mulyani, MM. Par, Dosen Koordinator Program Double Degree Prancis, menjelaskan bahwa bagi mahasiswa yang berhasil lolos seleksi akhir, mereka akan diberangkatkan ke Prancis pada bulan September 2025 untuk mengikuti pendidikan kejuruan tata boga selama dua tahun. “Para mahasiswa yang lolos seleksi akan diberangkatkan ke Prancis untuk mengikuti pendidikan di sekolah kuliner yang berkualitas, serta magang langsung di industri kuliner di Prancis. Ini adalah kesempatan langka yang akan memberikan mereka wawasan dan keterampilan yang tidak hanya akan menguntungkan mereka, tetapi juga industri kuliner di Indonesia,” kata Yogiana. Program ini menawarkan pengalaman pendidikan dan magang yang sangat berharga bagi mahasiswa. Selama dua tahun, mahasiswa yang terpilih akan mengikuti dua semester kuliah di Prancis, di mana mereka akan mempelajari ilmu kuliner sesuai dengan standar internasional. Setelah itu, mereka akan melanjutkan dua semester magang di industri kuliner di Prancis, khususnya di Académie de Poitiers dan La Rochelle, yang dikenal memiliki kualitas pendidikan dan industri kuliner yang sangat tinggi. Selain pendidikan formal, mahasiswa yang terpilih juga akan mengikuti pelatihan bahasa Prancis yang diselenggarakan oleh Institut Français d’Indonésie (IFI). Pelatihan ini dirancang khusus untuk mempersiapkan mahasiswa dalam berkomunikasi di bidang pariwisata, perhotelan, dan restoran, yang sangat dibutuhkan dalam lingkungan kerja internasional. Pelatihan ini akan dilakukan secara daring mulai Maret hingga Juli 2025. Pada tahun pertama, mahasiswa akan mengikuti pendidikan di sekolah kejuruan di Prancis serta magang selama delapan minggu di perusahaan atau restoran lokal. Di akhir tahun pertama, mereka akan mengikuti ujian CAP (Certificat d’Aptitude Professionnelle), yang merupakan sertifikat profesional di bidang kuliner yang diakui oleh Pemerintah Prancis. Setelah berhasil lulus ujian CAP, mahasiswa berhak melanjutkan ke tahun kedua dengan status kontrak magang di perusahaan Prancis untuk memperoleh sertifikat spesialisasi atau CAP kedua. Program beasiswa ini dimulai sebagai pilot project dengan kuota terbatas, hanya lima mahasiswa yang akan dipilih untuk mengikuti program ini. Namun, jika program ini terbukti sukses, pemerintah Prancis berencana untuk memperluas kuota beasiswa pada tahun-tahun mendatang, sehingga semakin banyak mahasiswa Poltekba yang bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar dan bekerja di Prancis. Pada acara sosialisasi tersebut, juga hadir perwakilan dari perguruan tinggi lain seperti Polimedia dan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), yang menunjukkan minat besar terhadap program beasiswa ini. Hal ini menunjukkan bahwa program beasiswa ini tidak hanya menarik bagi mahasiswa Poltekba, tetapi juga bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang berminat dalam bidang kuliner dan pariwisata. Yogiana Mulyani berharap, program beasiswa ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa yang terpilih, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan mahasiswa Indonesia dalam industri kuliner. “Dengan adanya kesempatan ini, kami berharap para mahasiswa Poltekba dapat membawa ilmu dan pengalaman berharga yang mereka peroleh di Prancis ke Indonesia. Mereka diharapkan dapat berperan aktif dalam mengembangkan industri kuliner di tanah air,” tambahnya. Keberhasilan program ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Indonesia dan Prancis, terutama dalam sektor pendidikan dan industri kuliner. Melalui program ini, mahasiswa Indonesia akan mendapatkan peluang untuk mempelajari kuliner Prancis yang terkenal dengan kualitas dan teknologinya, serta memperkaya pengalaman mereka di pasar global.

22 Mahasiswa Poltekba Magang di Malaysia, Siap Bersaing di Industri Global

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di dunia industri perhotelan dan pariwisata global. Sebanyak 22 mahasiswa Jurusan Pariwisata secara resmi dilepas untuk melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Malaysia. Program PKL luar negeri ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman kerja langsung di industri perhotelan internasional serta mengasah keterampilan mereka dalam lingkungan kerja global. Mahasiswa yang diberangkatkan telah melalui serangkaian tes dari pihak industri sebelum diterima untuk mengikuti program magang di luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa standar yang diterapkan dalam program ini sudah sesuai dengan kebutuhan industri dan memberikan pengalaman autentik bagi para mahasiswa. Pelepasan Resmi oleh Pimpinan Poltekba Kegiatan seremonial pelepasan dilaksanakan pada Kamis (6/2/2025) dan dipimpin langsung oleh Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Direktur Bidang Akademik Dr. Tuatul Mahfud, M.Pd., Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Candra Irawan, S.T., M.Si., serta Ketua Jurusan Pariwisata dan perwakilan dosen. Dalam sambutannya, Dr. Emil Azmanajaya menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi Poltekba dalam membangun lulusan yang siap bersaing di pasar kerja global. Sementara itu, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Candra Irawan, S.T., M.Si., mengungkapkan rasa bangganya atas keberangkatan mahasiswa dalam program ini. “Kami berharap ini menjadi kesempatan berharga bagi mereka untuk memperoleh pengalaman kerja langsung, mengenal budaya pergaulan internasional, mengasah keterampilan komunikasi dalam bahasa asing, serta beradaptasi dengan standar kerja yang lebih tinggi,” ujarnya. Penempatan di Resort Bintang Lima Ke-22 mahasiswa tersebut akan menjalani PKL di dua lokasi prestisius di Malaysia, yaitu Aman Tioman Resort dan Laguna Resort. Keberangkatan mahasiswa dilakukan dalam dua gelombang, dengan kelompok pertama berangkat pada 7 Maret ke Aman Tioman Resort, sementara mahasiswa yang akan menjalani PKL di Laguna Resort dijadwalkan berangkat pada akhir Maret atau awal April. Selama magang, mahasiswa akan mendapatkan pelatihan langsung dalam berbagai aspek industri perhotelan, termasuk pelayanan tamu, manajemen operasional, dan standar kerja industri perhotelan internasional. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja tetapi juga memperluas wawasan serta jaringan profesional mereka. Fasilitas dan Manfaat bagi Mahasiswa Selain mendapatkan pengalaman kerja yang berharga, mahasiswa juga menerima berbagai fasilitas, di antaranya: Uang saku sebesar 500 ringgit per bulan, Akomodasi dan tempat tinggal yang ditanggung oleh perusahaan, Fasilitas makan selama masa magang, Sertifikat internasional sebagai bukti pengalaman kerja yang dapat menjadi nilai tambah dalam karier mereka di masa depan Menurut Candra Irawan, program ini merupakan langkah strategis Poltekba untuk meningkatkan daya saing lulusan agar dapat bersaing di pasar kerja internasional. “Program ini adalah bagian dari komitmen Poltekba dalam menyiapkan lulusan yang berdaya saing global. Kami berharap para mahasiswa dapat menunjukkan dedikasi dan profesionalisme selama program berlangsung serta membawa nama baik almamater,” tambahnya. Apresiasi untuk Mitra Industri Poltekba juga memberikan apresiasi kepada Aman Tioman Resort dan Laguna Resort, serta Mohd Zainal Abidin bin Mohd Tulus dari Panji Integrasi Cerdas Sdn Bhd, Malaysia, atas kerja sama yang telah terjalin dalam mendukung program ini. “Semoga pengalaman magang ini menjadi langkah awal yang baik bagi mahasiswa dalam meniti karier di industri pariwisata global. Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa Poltekba di masa depan,” tutupnya.