Wisuda ke-21 Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi 428 lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan vokasi mereka. Lebih dari itu, momentum ini juga dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara Poltekba dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Dalam rangkaian kegiatan wisuda, Poltekba melaksanakan penandatanganan naskah kerja sama dengan 11 mitra strategis yang terdiri dari perusahaan multinasional, perusahaan internasional, perguruan tinggi dan asosiasi. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong pendidikan vokasi yang responsif terhadap kebutuhan industri serta membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dan adaptif.

dengan Mitra Industri
Adapun mitra kerja sama yang ikut menandatangani perjanjian antara lain:
- Wuhan Central Foreign Economic and Technical Cooperation Group Co. Ltd (WCG)
- Litnum Consulting
- PT Hidup Baru Sukses Sejahtera
- PT Bima Nusa Internasional
- PT Paguntaka Cahaya Nusantara (PLN PCN)
- Chengwei Global
- PT Petrosea
- Universitas Hasanuddin
- PT Anugerah Miran Mandiri
- PT United Tractors Pandu Engineering Plant RBPM
- PT United Tractors Pandu Engineering Plant RBPS
- Binagriya General Insurance
- DPC Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Kota Balikpapan
Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan vokasi dan dunia industri:
“Kerja sama antara perguruan tinggi vokasi dan dunia usaha serta dunia industri adalah fondasi utama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dan berdampak. Melalui kolaborasi ini, kurikulum dapat disesuaikan dengan perkembangan industri, mahasiswa mendapat akses ke pembelajaran berbasis praktik, serta membuka peluang magang, penelitian terapan, hingga rekrutmen langsung. Ini sejalan dengan arah kebijakan Program Kampus Berdampak, di mana pendidikan tinggi dituntut untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia kerja.”
Lebih lanjut, Direktur juga menambahkan pentingnya memperluas jejaring kerja sama tidak hanya di tingkat nasional, namun juga internasional:
“Ke depan, Poltekba juga terus mendorong kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing global lulusan. Kolaborasi lintas negara akan membuka peluang pertukaran ilmu, transfer teknologi, dan membekali mahasiswa dengan perspektif global yang sangat dibutuhkan dalam era transformasi digital dan industri 5.0.”
Melalui kerja sama ini, Poltekba menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara nyata di tengah masyarakat dan industri.
Kerja sama yang terjalin mencakup berbagai bidang seperti pengembangan kurikulum berbasis industri, pelaksanaan praktik kerja lapangan (PKL), program magang bersertifikat, pelatihan peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, hingga peluang penelitian terapan yang mendukung inovasi lokal dan kebutuhan dunia kerja.
Dengan dilaksanakannya penandatanganan naskah kerja sama ini, Poltekba optimis akan semakin memperkuat link and match antara kampus dengan DUDI sebagai bagian dari transformasi pendidikan vokasi yang berkelanjutan, inovatif, dan berdampak langsung pada pembangunan daerah maupun nasional.