RESMI DIBUKA, Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T membuka GastroWaterFest yang akan berlangsung selama tiga hari.

Sebanyak 36 tenant kuliner memeriahkan GastroWaterFest. Jumat (3/1/2025) resmi dibuka di Halaman Parkir Transmart Carrefour oleh Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T. Ya, selain sebagai puncak Dies Natalis ke-22 Poltekba, GastroWaterFest hadir sebagai Program Project Based Learning (PBL) dari Jurusan Pariwisata. Event ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam merencanakan, mengelola, dan menyelenggarakan sebuah event pariwisata, serta mengasah keterampilan mereka dalam dunia usaha, khususnya kuliner. Dalam sambutannya, Dr. Emil Azmanajaya sangat bangga atas terselenggaranya acara ini. Mengingat, kali pertama Poltekba menyelenggarakan acara sebesar ini, dan berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi yang terus berkembang. a menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk merayakan Dies Natalis, tetapi juga untuk memberikan mahasiswa kesempatan berinovasi. “Melalui acara ini, mahasiswa kami tidak hanya belajar menjadi seorang entrepreneur, tetapi juga diajarkan untuk menciptakan produk yang memiliki nilai jual dan dapat bersaing dengan UMKM di Balikpapan,” ujar Dr Emil Azmanajaya. Ketua Panitia GastroWaterFest, Febby Rio Pratama Syarif, A.Md., S.Par., M.Par mengatakan, pelaksanaan ini diikuti 36 tenant. Terdiri dari 18 tenant internal yang dikelola oleh mahasiswa, dan 18 tenant eksternal yang melibatkan UMKM dari Balikpapan. Dijelaskan, event ini juga merupakan bagian dari pembelajaran mahasiswa di jurusan Pariwisata. “Ini adalah bentuk kompetisi langsung antara mahasiswa kami dan UMKM, di mana mereka belajar untuk menciptakan produk yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki daya saing di pasar,” ujar Febby. Febby berharap kegiatan ini dapat memotivasi mahasiswa untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk yang lebih baik dan lebih bernilai jual. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya berpikir untuk bekerja setelah lulus, tetapi juga untuk berwirausaha. Ini adalah pembelajaran yang sangat berharga bagi mereka,” tambahnya. Selain kuliner, GastroWaterFest juga menawarkan berbagai hiburan menarik untuk pengunjung. Sabtu (4/1/2025) besok akan dimeriahkan dengan penampilan spesial dari artis Aldi Taher. Pada hari terakhir, acara akan ditutup dengan pesta air yang digelar oleh Majelis Perkarokean Rakyat. “Event ini berlangsung selama tiga hari. Jadi ayo ramaikan event ini,” ajaknya.
Poltekba Hadirkan GastroWaterFest di Dies Natalis ke-22, Suguhkan Kuliner, Atraksi, dan Aldi Taher sebagai Bintang Tamu

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) siap menggelar acara spektakuler bertajuk GastroWaterFest sebagai puncak perayaan Dies Natalis ke-22. Acara ini akan berlangsung pada 3 hingga 5 Januari 2025 di Halaman Parkir Transmart Carrefour Balikpapan. GastroWaterFest merupakan kolaborasi antara Poltekba dan Program Project Based Learning (PBL) dari Jurusan Pariwisata. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam merancang, mengelola, dan menyelenggarakan event pariwisata yang melibatkan masyarakat luas. Puncak perayaan Dies Natalis ini akan menyuguhkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari Festival Kuliner, Atraksi, Permainan Air, hingga Parade dan Hiburan. Event ini terbuka untuk masyarakat umum dan diharapkan menjadi daya tarik besar di awal tahun. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Jurusan Pariwisata dari semester satu, tiga, dan lima. Mereka terlibat dalam kegiatan Project Based Learning yang dirancang untuk mengasah kemampuan praktis di bidang pariwisata dan event management. Sebanyak 36 tenant akan meramaikan GastroWaterFest, terdiri dari dua kategori, yakni internal yang diisi oleh mahasiswa Jurusan Pariwisata, serta kategori eksternal yang melibatkan UMKM dari Kota Balikpapan. Para mahasiswa akan mengangkat tema negara atau daerah yang mereka pelajari, mendekorasi booth, dan menyajikan hidangan khas untuk dijual kepada pengunjung. Sebelum mengikuti acara ini, mahasiswa diwajibkan menyusun proposal dan melalui proses kurasi yang ketat. Ketua Dies Natalis Poltekba, Febby Rio Pratama Syarif, A.Md., S.Par., M.Par. mengungkapkan bahwa acara ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman nyata di dunia bisnis pariwisata. “Event ini menjadi pembelajaran langsung tentang bagaimana mahasiswa dapat bersaing di dunia bisnis secara terbuka. Apalagi acara ini juga dipromosikan bekerja sama dengan influencer Kota Balikpapan, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan UMKM setempat,” ujar Febby. Selain berbagai sajian kuliner, pengunjung juga akan disuguhkan hiburan menarik seperti penampilan live music dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musikus Poltekba, atraksi DJ, dan pertunjukan lainnya. Puncak acara akan dimeriahkan oleh penampilan Aldi Taher sebagai bintang tamu spesial yang siap memeriahkan suasana. Dengan konsep yang unik dan beragam, GastroWaterFest diharapkan menjadi ajang edukasi dan hiburan yang menyenangkan bagi seluruh masyarakat. Selain memperingati Dies Natalis ke-22 Poltekba, acara ini juga bertujuan untuk memperkenalkan potensi kuliner dan budaya lokal Balikpapan. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk merasakan keseruan GastroWaterFest bersama keluarga dan teman. Dukung kreativitas mahasiswa Poltekba dan nikmati pengalaman tak terlupakan di acara yang penuh warna ini.
Targetkan Tahun Depan Masuk Pimnas, Poltekba Bakal Gelar Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa 2025 Secara Virtual

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) akan menggelar sosialisasi dan persiapan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025 dengan mengusung tema “Strategi Penulisan Proposal Standar Pimnas”. Kegiatan ini akan berlangsung secara virtual pada Jumat (27/12/2024) dan menghadirkan Prof. Dr. Akhmad Fauzi, S.Si., M.Si., Ph.D, reviewer Nasional Kemendikbudristek, sebagai narasumber. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa sosialisasi ini terbuka untuk seluruh mahasiswa Poltekba dan para dosen yang tertarik membimbing mahasiswa dalam menyusun proposal PKM. “Kami berharap sosialisasi ini mampu meningkatkan jumlah proposal yang lolos pendanaan PKM, serta membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa Poltekba untuk tampil di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Ini juga menjadi langkah konkret Poltekba dalam memperkuat kontribusi di dunia akademik nasional,” jelas Candra. Candra menargetkan 10 proposal dari Poltekba dapat lolos pendanaan di tahun 2025, dengan harapan minimal satu di antaranya mampu melaju ke Pimnas. “Seminar ini kami harapkan menjadi langkah awal untuk mencapai target tersebut,” tambahnya. Pada tahun 2024, Poltekba berhasil meloloskan delapan proposal PKM. Enam di antaranya dari kategori PKM Bidang Kewirausahaan (PKM-K), yang membawa Poltekba menempati peringkat pertama secara nasional. Dua proposal lainnya berasal dari PKM Bidang Karsa Cipta (PKM-KC) dan PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK). “Tahun ini kami mencatat pencapaian luar biasa dengan delapan proposal yang berhasil lolos pendanaan. Ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya meloloskan satu atau dua proposal saja,” ungkap Candra. Ia menambahkan, melalui sosialisasi ini, Poltekba berharap dapat mengirimkan lebih banyak proposal berkualitas yang tidak hanya lolos pendanaan, tetapi juga berhasil melaju ke Pimnas 2025. “Keberhasilan ini juga akan berdampak positif pada peningkatan Indeks Kinerja Utama (IKU) Poltekba, khususnya di bidang prestasi mahasiswa di tingkat nasional,” ujarnya. Candra turut mendorong mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk aktif berpartisipasi dalam PKM. “Mahasiswa KIP Kuliah adalah mereka yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Oleh karena itu, kami ingin mereka berkontribusi secara maksimal dalam program ini,” tutupnya.
Dosen Poltekba Jalin Kerja Sama dengan Industri untuk Pemanfaatan Inverter Pure Sinus pada PLTS 300 WP

Dosen Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) bersama sejumlah mahasiswa dan mitra industri, CV Kaltim Energy, berhasil melaksanakan program penelitian yang bertujuan mengembangkan teknologi pemanfaatan inverter pure sinus pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 300 WP. Program ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang melibatkan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian ini melibatkan dosen dari Jurusan Rekayasa Elektro dan Jurusan Teknik Mesin, yakni Hadiyanto, M.Eng, Dr. Syahrudin, M.T, dan Ali Abrar, S.Si, MT, bersama mahasiswa Rudiansyah dan M. Rifaldy Zhaqi. Mereka bekerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Poltekba dengan dukungan anggaran dari DIPA Poltekba 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengimplementasikan penggunaan inverter pure sinus untuk PLTS, khususnya dalam konteks pemanfaatannya di sektor pertanian. Dalam proyek ini, tim melakukan pengujian dan pemasangan inverter pure sinus di salah satu kelompok tani, yaitu Kelompok Tani Tunas Harapan yang berlokasi di Kota Balikpapan. Sebelum dipasang di lokasi, inverter tersebut terlebih dahulu diuji di laboratorium untuk mengukur kinerja dan kestabilan gelombang tegangan serta arus yang dihasilkan saat digunakan dengan berbagai jenis beban, seperti beban resistif, kapasitif, dan induktif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa inverter pure sinus mampu menghasilkan gelombang tegangan yang bersih dan stabil dengan Total Harmonic Distortion (THD) rata-rata di bawah 5%. Hal ini menjadikan inverter pure sinus sangat layak digunakan pada beban-beban induktif, seperti mesin pompa air, yang sangat bermanfaat bagi para petani dalam sistem pengairan pertanian dan perkebunan. Hadiyanto, M.Eng, salah satu dosen yang terlibat dalam penelitian ini, menyampaikan bahwa penelitian ini merupakan bentuk implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga pada Implementasi penelitian. “Dengan menggunakan inverter pure sinus yang terintegrasi dengan PLTS, kami berharap dapat memberikan solusi bagi petani dalam memanfaatkan energi terbarukan untuk mendukung kegiatan pertanian mereka, khususnya dalam hal pengairan,” jelasnya. Penelitian ini tidak hanya memberi dampak positif pada bidang pendidikan dan riset, tetapi juga membuka peluang untuk kerjasama antara dunia pendidikan dan industri, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam sektor pertanian yang sangat membutuhkan teknologi tepat guna. Dengan penelitian ini, Poltekba juga berkontribusi dalam pengembangan teknologi energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, yang diharapkan dapat mendukung pengembangan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di Balikpapan. Dr. Syahrudin, M.T, yang turut terlibat dalam penelitian ini, berharap bahwa hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk proyek-proyek serupa di masa depan, dengan melibatkan lebih banyak kolaborasi antara kampus, industri, dan masyarakat.
Dosen Poltekba Pasang Penerangan Jalan Umum Berbasis Panel Surya di Kawasan Kelompok Tani Tunas Harapan

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali menunjukkan kontribusinya kepada masyarakat melalui inovasi teknologi ramah lingkungan. Baru-baru ini, tim dosen Poltekba berhasil memasang penerangan jalan umum berbasis panel surya di kawasan Kelompok Tani Tunas Harapan. Inisiatif ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga dengan solusi energi berkelanjutan. Penerangan berbasis panel surya dipilih karena efisiensi dan keberlanjutannya, terutama di daerah yang minim akses listrik. Melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Poltekba, sejumlah dosen dari Jurusan Rekayasa Elektro dan Jurusan Teknik Mesin, yaitu Hadiyanto, M.Eng, Dr. Syahrudin, M.T, Ali Abrar, S.Si, MT, dan Candra Irawan, ST, M.Si, bersama mahasiswa Program Studi Teknologi Listrik, melakukan pemasangan PJU berbasis panel surya di Kelompok Tani Tunas Harapan yang terletak di Jalan Soekarno Hatta KM.20, Balikpapan Utara. Pada pelaksanaan ini, masing-masing unit penerangan jalan memiliki kapasitas 50 watt yang terpasang dengan menggunakan teknologi panel surya. Proses pemasangan dilakukan bersama dengan Pak Gianto, ketua kelompok tani, dan beberapa petani setempat. Dengan adanya instalasi penerangan jalan berbasis energi terbarukan ini, diharapkan dapat mempermudah para petani dalam melakukan aktivitas mereka, terutama setelah matahari terbenam. Sebelumnya, kawasan tersebut belum memiliki penerangan jalan yang merata, sehingga para petani mengalami kesulitan, terutama saat mengembalikan alat pertanian ke gudang yang jaraknya cukup jauh dari area pertanian. Dengan adanya PJU berbasis panel surya, para petani kini dapat melaksanakan aktivitas di malam hari dengan lebih aman dan nyaman. Keunggulan lain dari sistem PJU ini adalah penggunaan sensor cahaya otomatis yang membuat lampu secara otomatis menyala saat malam hari dan mati saat siang hari, memaksimalkan penggunaan energi matahari yang melimpah. Selain itu, penggunaan energi surya juga membantu mengurangi biaya listrik yang biasanya dibutuhkan untuk penerangan jalan konvensional. Dr. Syahrudin, M.T, salah satu dosen yang terlibat, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan bentuk konkret pengabdian kepada masyarakat, sekaligus wujud pemanfaatan teknologi energi terbarukan dalam mendukung kehidupan sehari-hari. “Dengan menggunakan energi surya yang berlimpah di daerah ini, kami harap penerangan jalan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang seringkali harus bekerja hingga malam hari,” ujarnya. Selain pemasangan, dosen Poltekba juga memberikan pelatihan kepada warga tentang cara perawatan dan penggunaan teknologi ini agar dapat dimanfaatkan secara maksimal. Dengan adanya penerangan ini, aktivitas warga, khususnya pada malam hari, menjadi lebih aman dan nyaman. Program ini tidak hanya mencerminkan kepedulian Poltekba terhadap kebutuhan masyarakat, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam pengembangan teknologi. Langkah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berinovasi demi kesejahteraan bersama.
Politeknik Negeri Balikpapan Membuka Program Studi Baru Sistem Informasi Kota Cerdas

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kali ini, Poltekba resmi membuka program studi baru, Sistem Informasi Kota Cerdas, untuk mendukung lahirnya SDM unggul di bidang teknologi informasi dan manajemen kota pintar. Program studi ini dirancang untuk menjawab tantangan era digital dalam mewujudkan kota yang terintegrasi, efisien, dan ramah lingkungan melalui teknologi. Mahasiswa akan dibekali dengan ilmu pemrograman, analitik data, Internet of Things (IoT), hingga pengelolaan infrastruktur digital yang menjadi dasar pembangunan kota cerdas. “Prodi ini mempersiapkan calon lulusan yang siap berkerja pada bidang Data Science, Senior Programmer, Cloud Computing Developer, Planning Integration and Control Administration dan, Smart City System Analyst,” jelas Ihsan, S.Kom., M.T, Dengan pembukaan program studi ini, Poltekba berharap dapat mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kota yang lebih baik. Program ini terbuka untuk pendaftaran tahun ajaran baru, dan informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website resmi Poltekba. Melalui langkah strategis ini, Poltekba menunjukkan dedikasinya sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perubahan global dan kebutuhan masyarakat lokal.
Poltekba Selenggarakan Workshop Penyusunan Laporan Menuju Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi 2025

Balikpapan, 8 Desember 2024 – Politeknik Balikpapan (Poltekba) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dengan menyelenggarakan Workshop Penyusunan Laporan Menuju Zona Integritas WBK 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada tanggal 6–7 Desember 2024, bertempat di lantai 4 Gedung Terpadu Poltekba. Workshop ini menghadirkan narasumber utama dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balikpapan, Bapak Fitra Riadin, yang memberikan materi komprehensif mengenai penyusunan laporan yang akuntabel dan transparan. Dalam sesi pembukaannya, Wakil Direktur II Perencanaan, Keuangan, Umum, dan Kepegawaian Poltekba, Dr. Hadi Hermansyah, S.Si., M.Si., ,menyampaikan pentingnya implementasi tata kelola yang baik sebagai bagian dari budaya kerja di lingkungan kampus. “Melalui workshop ini, kami berharap seluruh unit kerja di Poltekba dapat memahami dan menerapkan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, serta menjunjung integritas yang menjadi fondasi utama dalam membangun Zona Integritas WBK,” Ujar Dr. Hadi Hermansyah, S.Si., M.Si., Kegiatan ini diikuti oleh para pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan Poltekba. Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan tentang strategi penyusunan laporan yang sesuai dengan standar audit, teknik identifikasi risiko, hingga langkah-langkah untuk meminimalkan potensi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran. Menurut Bapak Fitra Riadin, keterlibatan institusi pendidikan seperti Poltekba dalam program WBK memiliki peran strategis untuk membentuk budaya antikorupsi di kalangan mahasiswa dan masyarakat. “Pendidikan adalah elemen penting untuk menanamkan nilai integritas sejak dini. Poltekba telah mengambil langkah progresif dengan mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam lingkungan kampus,” paparnya. Workshop ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana peserta antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan laporan yang mereka hadapi. Poltekba optimis kegiatan ini akan menjadi pijakan kuat menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi pada tahun 2025. Dengan terlaksananya workshop ini, Poltekba menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan transparan, baik di lingkup internal kampus maupun dalam hubungannya dengan masyarakat luas.
Poltekba Lakukan Penjajakan Kerjasama Internasional dengan Singapore Polytechnic

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) menjadi satu dari 17 politeknik di Indonesia yang melakukan kerjasama dengan Singapore Polytechnic (SP) pada 17-18 Oktober 2024 lalu. Hadir secara langsung Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T.Dr. Emil Azmanajaya mengatakan kerjasama yang dilakukan dalam bentuk penguatan SDM dan metode pembelajaran project based learning dan beberapa kerjasama lain. “Penjajakan ini cukup baik. Dan rencananya, para mahasiswa Poltekba juga akan bergabung dengan mahasiswa Singapore Polytechnic untuk kegiatan lomba desain industry otomasi berbasis robotik regional Asia,” jelas Dr. Emil Azmanajaya.Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si menambahkan, kerjasama lain yang akan dilaksanakan tahun depan yakni berupa kelas kerjasama terkait pertukaran pelajar dengan melakukan pengabdian ke masyarakat. Dalam program pengabdian tersebut, ia menambahkan para mahasiswa asal Indonesia termasuk Poltekba akan membuat satu program dan dihibahkan ke masyarakat Singapur yang dituju.“Nantinya gabungan mahasiswa asal Indonesia, Australia, Vietnam, Myanmar bahkan China diarahkan ke tempat atau desa yang telah ditunjuk. Mereka membuat konsep atau prototipe ataupun alat yang bisa difungsikan masyarakat sana,” jelasnya.Ia berharap, ada mahasiswa Poltekba yang terlibat dalam program ini. Sehingga tidak hanya membuat program di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. “Balikpapan sebagai perwakilan Indonesia juga siap jika ditunjuk menjadi host. Menyambut para mahasiswa dari luar untuk melakukan pengabdian di Kota Balikpapan,” harapnya.
Mahasiswa Poltekba Didorong Menjadi Penggerak Demokrasi dalam Pilkada 2024 Melalui Edukasi dari Bawaslu Balikpapan

Demi memperkuat semangat demokrasi yang bersih dan transparan, Bawaslu Kota Balikpapan menyambangi Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) dalam rangkaian kegiatan “Bawaslu Goes to Campus” pada Jumat, 25 Oktober 2024. Edukasi ini dihadiri oleh lebih dari 150 mahasiswa dari berbagai program studi dan dilaksanakan di Gedung Terpadu lantai 4, di mana mereka diberikan pemahaman tentang pentingnya peran pemilih muda dalam menjaga suara rakyat pada Pilkada 2024. Kepala Divisi Pencegahan Pelanggaran Bawaslu Balikpapan, Hamrin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa sebagai penggerak perubahan sangatlah penting dalam proses demokrasi. Ia menekankan bahwa mahasiswa bisa berkontribusi dalam mengawasi pemilu, bahkan tanpa harus bergabung secara formal dalam kepanitiaan pemilu. “Mahasiswa berpotensi menjadi pengawas mandiri yang bertindak jujur dan proaktif melaporkan indikasi kecurangan pemilu kepada lembaga terkait. Ini adalah bagian dari peran mereka sebagai agen perubahan,” ungkap Hamrin. Lebih jauh, sosialisasi ini juga menyoroti isu penting lainnya, yakni bagaimana mahasiswa dapat membentengi diri dari berita hoaks yang sering kali menyebar di media sosial. “Generasi muda memiliki peran krusial dalam memverifikasi informasi, dan kami berharap edukasi ini membantu mereka lebih bijak dalam memilih informasi yang benar,” tambahnya. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si., turut mendukung inisiatif ini, mengapresiasi Bawaslu Balikpapan yang mengedukasi mahasiswa sebagai pemilih pemula. “Perguruan tinggi memang netral, tetapi mahasiswa tetap memiliki hak memilih dan membutuhkan wawasan yang benar agar dapat menentukan pilihan berdasarkan harapan mereka masing-masing,” ujarnya. Ia juga berharap kegiatan ini membantu mahasiswa menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab, serta bisa menyebarkan pengetahuan yang mereka dapatkan ke lingkungan sekitar. Kegiatan ini tak hanya berfokus pada edukasi seputar pemilu, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami peran mereka dalam membentuk budaya demokrasi yang sehat. Melalui sosialisasi ini, Poltekba dan Bawaslu Balikpapan berharap agar mahasiswa semakin peka terhadap peran mereka dalam mengawal proses demokrasi, baik sebagai pemilih yang kritis maupun sebagai agen perubahan yang menjaga integritas suara rakyat.
Pengumuman Lelang Non-Eksekusi Wajib Barang Milik Negara Politeknik Negeri Balikpapan
Kepada Yth.Seluruh Civitas Akademika dan Masyarakat Umum Diberitahukan bahwa Politeknik Negeri Balikpapan akan melaksanakan Lelang Non-Eksekusi Wajib Barang Milik Negara. Lelang ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan barang milik negara yang tidak terpakai. Masyarakat yang berminat dapat mengikuti lelang dengan mematuhi prosedur dan ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai lelang ini dapat menghubungi No. Telepon (0542) 860895 atau Sdr. Gusti nomor HP/WA +6289624356382.