Dari Balikpapan ke Taiwan: Langkah Nyata Poltekba Cetak SDM Unggul Berkelas Dunia

Poltekba dan Cheng Wei Global Taiwan Resmikan Program Magang Internasional Mahasiswa Pariwisata

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) terus memperkuat perannya dalam mencetak lulusan vokasi unggulan berdaya saing global melalui kerja sama strategis dengan perusahaan internasional. Hari ini, Jumat, 13 Juni 2025, Poltekba resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Cheng Wei Global Taiwan, menandai dimulainya program magang internasional bagi mahasiswa Jurusan Pariwisata. Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Poltekba dalam mewujudkan Kampus Berdampak, serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045 yang menargetkan SDM unggul, adaptif, dan siap berkontribusi dalam skala global. Program ini akan membuka kesempatan magang selama satu tahun di Taiwan, dimulai pada Agustus 2025 hingga Juli 2026, yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan praktis dan eksposur internasional mahasiswa. Sebanyak 35 mahasiswa telah mengikuti proses seleksi yang dilakukan langsung oleh tim dari Cheng Wei Global. Mahasiswa yang lolos akan menjalani program magang dengan fasilitas yang sangat mendukung, termasuk akomodasi dan konsumsi yang sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan, jaminan perlindungan kesehatan, serta insentif bulanan sebesar NTD 18.800 (sekitar Rp9 juta setelah pajak). Program ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat kompetensi teknis, tetapi juga memperluas jejaring profesional di industri pariwisata internasional. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam membangun kemitraan internasional yang berdampak langsung pada pengembangan kapasitas mahasiswa. “Program ini adalah wujud nyata upaya Poltekba dalam memperluas jejaring global serta memberikan ruang aktualisasi internasional bagi mahasiswa. Ini adalah bekal penting dalam menyongsong masa depan SDM Indonesia yang berdaya saing tinggi,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T, menyambut positif kerja sama ini sebagai bagian dari strategi kampus dalam mendukung transformasi pendidikan vokasi. “Kolaborasi ini merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan, memperluas wawasan, dan membangun jejaring profesional di industri pariwisata dunia. Kami berharap para mahasiswa dapat menjadi duta Poltekba dan turut serta mempererat hubungan pendidikan vokasi antara Indonesia dan Taiwan,” ungkapnya. Acara penandatanganan MoU yang berlangsung di Kampus Poltekba ini turut dihadiri oleh pimpinan kedua institusi. Dari pihak Cheng Wei Global hadir langsung Mr. Ken Yen (President), Mr. Sam Hsieh (Vice President), Ms. Queena Yeh (Vice President), serta Ms. Feny Wu (Translator). Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan dalam membangun sinergi jangka panjang antara dunia industri global dan pendidikan vokasi Indonesia. Menutup kegiatan ini, Candra Irawan kembali menegaskan bahwa kerja sama ini adalah bagian dari misi jangka panjang Poltekba untuk menjadi institusi vokasi bertaraf internasional. “Kolaborasi ini adalah langkah strategis dalam memperluas jaringan dan membuka akses karier global bagi mahasiswa. Kami percaya bahwa pengalaman internasional ini akan menjadi katalis penting dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang profesional, adaptif, dan visioner,” tutupnya. Melalui langkah-langkah konkret seperti ini, Poltekba tidak hanya mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul, tetapi juga ikut andil dalam menyiapkan generasi yang siap menyongsong Indonesia sebagai kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2045.

Transforming Today, Sustainability Tomorrow: Poltekba dan LiuGong Kembangkan Kompetensi Mahasiswa Industri Hijau

Transforming Today, Sustainability Tomorrow: Poltekba dan LiuGong Kembangkan Kompetensi Mahasiswa Industri Hijau

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) melalui Jurusan Rekayasa Elektro sukses menggelar kuliah umum bertajuk “Sustainable Future of Students Competence in Heavy Equipment Industry” yang berlangsung di Lantai 4 Gedung Terpadu, Selasa (3/6/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional dari PT LiuGong Machinery, salah satu perusahaan terkemuka di bidang alat berat, yang berbagi wawasan penting bagi dosen dan mahasiswa Teknik Elektronika dan Teknologi Listrik. Kuliah umum ini sejalan erat dengan visi Politeknik Negeri Balikpapan sebagai Ecotech Fusion Campus – Transforming Today, Sustainability Tomorrow, yang menegaskan komitmen kampus untuk mentransformasi proses pembelajaran dan riset melalui integrasi teknologi ramah lingkungan serta inovasi berkelanjutan. Ketua Jurusan Rekayasa Elektro, Ihsan, S.Kom., M.T., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari program Kampus Berdampak, yang mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa agar mampu menjawab tantangan industri masa depan yang berfokus pada keberlanjutan. “Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga sadar akan pentingnya keberlanjutan lingkungan, seperti pengembangan teknologi Electric Vehicle (EV) yang ramah lingkungan, sehingga mereka menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada masa depan industri alat berat yang berkelanjutan,” ujar Ihsan. Kegiatan ini juga membuka babak baru dalam kerja sama strategis antara Politeknik Negeri Balikpapan, PT LiuGong Machinery, dan Liuzhou Polytechnic University (LZPU), China. Kerja sama ini akan diwujudkan dalam bentuk kelas kolaborasi internasional dan program double degree, memberikan mahasiswa akses ke pendidikan standar global sekaligus memperluas jejaring industri alat berat berbasis teknologi hijau. Sinergi ini mencerminkan salah satu indikator kinerja utama (IKU) dalam kerjasama perguruan tinggi, yakni peningkatan kolaborasi internasional, inovasi pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan industri, dan penguatan link and match antara kampus dan dunia kerja. Melalui kemitraan ini, Poltekba mengokohkan perannya sebagai Ecotech Fusion Campus yang siap mentransformasi pengetahuan hari ini menjadi solusi keberlanjutan esok hari. Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam diskusi, terutama terkait peluang karier di industri alat berat yang tengah bertransformasi menuju teknologi hijau. Kuliah umum ini menjadi sarana penting untuk menumbuhkan kesadaran dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dinamika industri alat berat masa depan yang mengedepankan aspek sustainability. Politeknik Negeri Balikpapan yakin bahwa program-program seperti ini memperkuat kompetensi lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan yang tinggi. Dengan demikian, visi Ecotech Fusion Campus – Transforming Today, Sustainability Tomorrow dapat terwujud melalui kontribusi nyata dalam mencetak SDM yang berdaya saing global dan berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan.

Poltekba Apresiasi Mitra Strategis, Dorong Integrasi Kurikulum dan Dunia Kerja

Foto Bersama Poltekba Bersama Mitra Industri

Sebagai upaya mempererat sinergi antara pendidikan vokasi dan dunia industri, Jurusan Rekayasa Elektro Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) menggelar kegiatan Apresiasi Mitra Industri pada Jumat, 16 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada mitra industri yang telah berkontribusi secara aktif dalam mendukung pelaksanaan program pendidikan vokasi, khususnya dalam penyelenggaraan magang dan praktik kerja lapangan (PKL) bagi mahasiswa. Acara yang berlangsung secara khidmat ini diselenggarakan di Lantai 4 Gedung Terpadu Poltekba, dan dihadiri oleh perwakilan dari 19 perusahaan mitra strategis dari berbagai sektor industri, baik lokal maupun nasional. Kehadiran para mitra mencerminkan komitmen kuat dunia usaha dalam menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang lebih adaptif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kegiatan ini, Poltekba menegaskan pentingnya peran industri sebagai mitra kunci dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki etos kerja, karakter, dan profesionalitas yang siap menghadapi tantangan industri 5.0. Selama enam bulan terakhir, perusahaan-perusahaan tersebut telah menjadi tempat magang dan praktik kerja lapangan (PKL) bagi mahasiswa Poltekba, khususnya dari Jurusan Rekayasa Elektro. Tak hanya menyediakan ruang praktik, para mitra juga turut memberikan pembinaan langsung di lingkungan kerja nyata, sehingga mahasiswa mendapatkan pengalaman profesional yang tidak dapat digantikan oleh pembelajaran di ruang kelas. Sebagai bentuk penghargaan, Poltekba memberikan sertifikat dan plakat kepada masing-masing mitra. Adapun 19 perusahaan yang menerima penghargaan di antaranya adalah: PT Pertamina Balikpapan, PT Kilang Pertamina Internasional RU V Balikpapan, PLN NP UP Kaltim Teluk, PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi, PT Kaltim Kariangau Terminal, hingga perusahaan lokal seperti Perumda Tirta Manuntung Balikpapan dan CV Gerak Madani Epicentrum. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Candra Irawan, S.T., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama dengan dunia industri bukan hanya soal menyediakan tempat magang, tetapi juga merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter, penguatan kompetensi teknis, dan penanaman nilai-nilai profesionalisme kepada mahasiswa. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen para mitra. Ini bukan hanya tempat magang, tetapi ruang pembelajaran karakter, kompetensi, dan profesionalitas mahasiswa kami,” ujar Candra. Ia juga menambahkan bahwa ke depan, kerja sama yang telah terjalin diharapkan dapat berkembang ke arah yang lebih strategis, seperti kolaborasi riset terapan, pengembangan kurikulum berbasis industri, pelatihan tenaga pengajar, hingga perekrutan tenaga kerja dari lulusan Poltekba. Senada dengan itu, Direktur Poltekba Dr. Emil Asmanajaya, S.T., M.T., menegaskan bahwa sinergi antara kampus dan industri merupakan bagian integral dari visi Poltekba untuk menjadi politeknik unggulan dalam menghasilkan sumber daya manusia vokasional yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan global. “Ke depan, kami ingin membuka kolaborasi di bidang riset terapan, pengembangan kurikulum berbasis industri, pelatihan dosen, serta peluang kerja bagi lulusan kami. Kami percaya, sinergi yang kuat antara kampus dan dunia industri adalah kunci sukses pendidikan vokasi,” ungkap Dr. Emil. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi Program Kampus Berdampak yang diusung oleh Poltekba, di mana perguruan tinggi vokasi dituntut untuk hadir secara nyata dalam menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus memberi kontribusi pada pembangunan daerah dan nasional. Lebih jauh lagi, sinergi Poltekba dengan dunia industri sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045, yakni mencetak generasi emas yang unggul dalam kompetensi, karakter, dan daya saing global. Melalui pendidikan vokasi yang berorientasi pada praktik industri dan kolaborasi nyata, Poltekba berkomitmen mencetak lulusan yang siap kerja, inovatif, dan mampu bersaing dalam revolusi industri 5.0.

Kolaborasi Poltekba dan BTN Perkuat Daya Saing UMKM melalui Teknologi Digital

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Gerakan Mahasiswa Entrepreneur (UKM GEMA) melaksanakan pertemuan strategis dengan Bank Tabungan Negara (BTN) pada Jumat (7/3/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kerja sama dalam program Short Course Strategi Marketing QRIS, yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan penting dari kedua belah pihak, termasuk Candra Irawan, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, dan Ferdy Kahandanie, S.T., M.T., Pembina UKM GEMA. Dari pihak BTN, hadir Azis dan Rahman dari Kantor Wilayah Kalimantan serta Emy dari Kantor Cabang Pembantu (KCP) Balikpapan. Tak hanya itu, sebanyak 20 mahasiswa yang tergabung dalam UKM GEMA Poltekba turut serta dalam pertemuan ini sebagai bagian dari komitmen mereka untuk berperan aktif dalam pengembangan ekonomi digital. Program yang digagas dalam pertemuan ini berfokus pada edukasi dan pelatihan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balikpapan mengenai penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran digital yang efisien dan modern. QRIS dianggap sebagai solusi tepat bagi UMKM untuk mempermudah transaksi tanpa harus bergantung pada sistem pembayaran konvensional, sehingga memberikan kemudahan dan efisiensi bagi kedua pihak dalam transaksi jual beli. Visi Poltekba sebagai lembaga pendidikan vokasi terdepan adalah Menjadi institusi pendidikan tinggi vokasi yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing global. Melalui misi untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, Poltekba berupaya menjadi penggerak utama dalam penerapan teknologi dan inovasi, serta berperan aktif dalam pengembangan ekonomi digital Indonesia. Program kerja sama dengan BTN ini adalah bagian dari langkah nyata Poltekba untuk mendukung pemberdayaan UMKM di Balikpapan, yang sesuai dengan misi Poltekba dalam mengembangkan kualitas kompetensi mahasiswa dan mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh untuk meningkatkan perekonomian daerah. Candra Irawan, S.T., M.Si., dalam keterangganya menyatakan bahwa mahasiswa UKM GEMA Poltekba akan dilibatkan langsung dalam mendampingi UMKM untuk mengimplementasikan strategi pemasaran berbasis digital, dengan memanfaatkan QRIS. Hal ini, menurutnya, akan sangat membantu meningkatkan daya saing UMKM di Balikpapan dalam menghadapi era digitalisasi ekonomi. “Program ini dirancang agar mahasiswa Poltekba tidak hanya belajar teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk mendampingi pelaku UMKM dalam penggunaan sistem pembayaran digital yang lebih efisien. Kami berharap melalui kolaborasi ini, UMKM di Balikpapan bisa lebih berkembang dengan teknologi terbaru,” jelas Candra. Selain memberi manfaat bagi pelaku UMKM, program ini juga memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia bisnis serta memahami lebih dalam tentang teknologi keuangan digital. Mahasiswa yang berhasil memenuhi target dalam program ini berkesempatan mendapatkan bonus dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendorong digitalisasi UMKM. “Ini adalah peluang emas bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan mereka di bidang bisnis dan teknologi. Melalui program ini, mereka tidak hanya belajar tentang strategi pemasaran digital, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang dapat menunjang karier mereka ke depan,” tambah Candra. Dalam kesempatan yang sama, Ferdy Kahandanie, Pembina UKM GEMA, mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh BTN dalam pelaksanaan program ini. Ia juga menyebutkan bahwa kolaborasi antara Poltekba, BTN, dan mahasiswa UKM GEMA merupakan langkah positif untuk mengakselerasi digitalisasi UMKM di Balikpapan. “Kami sangat menghargai peran BTN dalam membantu UMKM agar lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi. Poltekba akan terus berkomitmen untuk mendukung inovasi dan kerja sama yang memberikan dampak positif baik bagi mahasiswa maupun masyarakat sekitar,” ujar Ferdy. Melalui kerja sama ini, Poltekba dan BTN berharap dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital di Balikpapan dan membantu UMKM untuk bertransformasi ke dalam dunia digital dengan menggunakan sistem pembayaran QRIS yang praktis dan aman. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi kolaborasi serupa di daerah lain, serta menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk berkontribusi dalam perkembangan teknologi finansial dan bisnis digital. Dengan adanya program ini, Poltekba tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan teori, tetapi juga sebagai penggerak inovasi yang mendukung pengembangan sektor UMKM di Indonesia, khususnya di Balikpapan. Kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dengan memfasilitasi UMKM untuk mengadopsi teknologi pembayaran digital yang lebih efisien, sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di pasar yang semakin berkembang. Melalui visi Poltekba untuk mencetak tenaga profesional yang kompeten, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman, kolaborasi ini menjadi bukti nyata dari komitmen Poltekba dalam mewujudkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar serta berkontribusi pada perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Poltekba berharap dapat terus berperan aktif dalam mendorong pengembangan ekonomi digital melalui berbagai program kerja sama dengan sektor industri dan pemerintah. Poltekba, melalui kerjasama dengan BTN, telah menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, tetapi juga berperan sebagai penggerak utama dalam mendukung digitalisasi UMKM di Indonesia. Melalui program ini, diharapkan dapat tercipta ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat, mahasiswa, dan sektor UMKM di Balikpapan serta daerah lainnya.

Program Beasiswa Prancis: Mahasiswa Poltekba Berkesempatan Studi dan Magang di Eropa

Pemerintah Prancis memberikan kesempatan luar biasa bagi mahasiswa Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) jurusan Pariwisata untuk mengikuti program beasiswa yang memungkinkan mereka menempuh pendidikan tinggi sekaligus magang di industri kuliner di Prancis. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam bidang kuliner dengan standar internasional yang diakui dunia, serta memberikan pengalaman langsung dalam industri kuliner global. Sosialisasi mengenai program beasiswa tersebut digelar pada Jumat, 7 Maret 2025, di Poltekba. Acara ini menghadirkan dua pemateri utama, yaitu Philippe Grangé, tenaga ahli dari Expertise Education France, dan Julie Superior, perwakilan dari Institut Français d’Indonésie (IFI). Dalam acara tersebut, keduanya memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana program ini dirancang untuk membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi dalam dunia kuliner serta memberikan gambaran lebih jelas tentang proses seleksi dan manfaat dari program ini. Program beasiswa ini akan diberikan kepada lima mahasiswa Poltekba yang terpilih setelah melewati tahap seleksi. Saat ini, ada delapan mahasiswa yang tengah mengikuti seleksi, yang terdiri dari enam mahasiswa dari Program Studi Tata Boga dan dua mahasiswa dari Program Studi Pengelolaan Perhotelan. Yogiana Mulyani, MM. Par, Dosen Koordinator Program Double Degree Prancis, menjelaskan bahwa bagi mahasiswa yang berhasil lolos seleksi akhir, mereka akan diberangkatkan ke Prancis pada bulan September 2025 untuk mengikuti pendidikan kejuruan tata boga selama dua tahun. “Para mahasiswa yang lolos seleksi akan diberangkatkan ke Prancis untuk mengikuti pendidikan di sekolah kuliner yang berkualitas, serta magang langsung di industri kuliner di Prancis. Ini adalah kesempatan langka yang akan memberikan mereka wawasan dan keterampilan yang tidak hanya akan menguntungkan mereka, tetapi juga industri kuliner di Indonesia,” kata Yogiana. Program ini menawarkan pengalaman pendidikan dan magang yang sangat berharga bagi mahasiswa. Selama dua tahun, mahasiswa yang terpilih akan mengikuti dua semester kuliah di Prancis, di mana mereka akan mempelajari ilmu kuliner sesuai dengan standar internasional. Setelah itu, mereka akan melanjutkan dua semester magang di industri kuliner di Prancis, khususnya di Académie de Poitiers dan La Rochelle, yang dikenal memiliki kualitas pendidikan dan industri kuliner yang sangat tinggi. Selain pendidikan formal, mahasiswa yang terpilih juga akan mengikuti pelatihan bahasa Prancis yang diselenggarakan oleh Institut Français d’Indonésie (IFI). Pelatihan ini dirancang khusus untuk mempersiapkan mahasiswa dalam berkomunikasi di bidang pariwisata, perhotelan, dan restoran, yang sangat dibutuhkan dalam lingkungan kerja internasional. Pelatihan ini akan dilakukan secara daring mulai Maret hingga Juli 2025. Pada tahun pertama, mahasiswa akan mengikuti pendidikan di sekolah kejuruan di Prancis serta magang selama delapan minggu di perusahaan atau restoran lokal. Di akhir tahun pertama, mereka akan mengikuti ujian CAP (Certificat d’Aptitude Professionnelle), yang merupakan sertifikat profesional di bidang kuliner yang diakui oleh Pemerintah Prancis. Setelah berhasil lulus ujian CAP, mahasiswa berhak melanjutkan ke tahun kedua dengan status kontrak magang di perusahaan Prancis untuk memperoleh sertifikat spesialisasi atau CAP kedua. Program beasiswa ini dimulai sebagai pilot project dengan kuota terbatas, hanya lima mahasiswa yang akan dipilih untuk mengikuti program ini. Namun, jika program ini terbukti sukses, pemerintah Prancis berencana untuk memperluas kuota beasiswa pada tahun-tahun mendatang, sehingga semakin banyak mahasiswa Poltekba yang bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar dan bekerja di Prancis. Pada acara sosialisasi tersebut, juga hadir perwakilan dari perguruan tinggi lain seperti Polimedia dan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), yang menunjukkan minat besar terhadap program beasiswa ini. Hal ini menunjukkan bahwa program beasiswa ini tidak hanya menarik bagi mahasiswa Poltekba, tetapi juga bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang berminat dalam bidang kuliner dan pariwisata. Yogiana Mulyani berharap, program beasiswa ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa yang terpilih, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan mahasiswa Indonesia dalam industri kuliner. “Dengan adanya kesempatan ini, kami berharap para mahasiswa Poltekba dapat membawa ilmu dan pengalaman berharga yang mereka peroleh di Prancis ke Indonesia. Mereka diharapkan dapat berperan aktif dalam mengembangkan industri kuliner di tanah air,” tambahnya. Keberhasilan program ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Indonesia dan Prancis, terutama dalam sektor pendidikan dan industri kuliner. Melalui program ini, mahasiswa Indonesia akan mendapatkan peluang untuk mempelajari kuliner Prancis yang terkenal dengan kualitas dan teknologinya, serta memperkaya pengalaman mereka di pasar global.

22 Mahasiswa Poltekba Magang di Malaysia, Siap Bersaing di Industri Global

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di dunia industri perhotelan dan pariwisata global. Sebanyak 22 mahasiswa Jurusan Pariwisata secara resmi dilepas untuk melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Malaysia. Program PKL luar negeri ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman kerja langsung di industri perhotelan internasional serta mengasah keterampilan mereka dalam lingkungan kerja global. Mahasiswa yang diberangkatkan telah melalui serangkaian tes dari pihak industri sebelum diterima untuk mengikuti program magang di luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa standar yang diterapkan dalam program ini sudah sesuai dengan kebutuhan industri dan memberikan pengalaman autentik bagi para mahasiswa. Pelepasan Resmi oleh Pimpinan Poltekba Kegiatan seremonial pelepasan dilaksanakan pada Kamis (6/2/2025) dan dipimpin langsung oleh Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Direktur Bidang Akademik Dr. Tuatul Mahfud, M.Pd., Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Candra Irawan, S.T., M.Si., serta Ketua Jurusan Pariwisata dan perwakilan dosen. Dalam sambutannya, Dr. Emil Azmanajaya menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi Poltekba dalam membangun lulusan yang siap bersaing di pasar kerja global. Sementara itu, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Candra Irawan, S.T., M.Si., mengungkapkan rasa bangganya atas keberangkatan mahasiswa dalam program ini. “Kami berharap ini menjadi kesempatan berharga bagi mereka untuk memperoleh pengalaman kerja langsung, mengenal budaya pergaulan internasional, mengasah keterampilan komunikasi dalam bahasa asing, serta beradaptasi dengan standar kerja yang lebih tinggi,” ujarnya. Penempatan di Resort Bintang Lima Ke-22 mahasiswa tersebut akan menjalani PKL di dua lokasi prestisius di Malaysia, yaitu Aman Tioman Resort dan Laguna Resort. Keberangkatan mahasiswa dilakukan dalam dua gelombang, dengan kelompok pertama berangkat pada 7 Maret ke Aman Tioman Resort, sementara mahasiswa yang akan menjalani PKL di Laguna Resort dijadwalkan berangkat pada akhir Maret atau awal April. Selama magang, mahasiswa akan mendapatkan pelatihan langsung dalam berbagai aspek industri perhotelan, termasuk pelayanan tamu, manajemen operasional, dan standar kerja industri perhotelan internasional. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja tetapi juga memperluas wawasan serta jaringan profesional mereka. Fasilitas dan Manfaat bagi Mahasiswa Selain mendapatkan pengalaman kerja yang berharga, mahasiswa juga menerima berbagai fasilitas, di antaranya: Uang saku sebesar 500 ringgit per bulan, Akomodasi dan tempat tinggal yang ditanggung oleh perusahaan, Fasilitas makan selama masa magang, Sertifikat internasional sebagai bukti pengalaman kerja yang dapat menjadi nilai tambah dalam karier mereka di masa depan Menurut Candra Irawan, program ini merupakan langkah strategis Poltekba untuk meningkatkan daya saing lulusan agar dapat bersaing di pasar kerja internasional. “Program ini adalah bagian dari komitmen Poltekba dalam menyiapkan lulusan yang berdaya saing global. Kami berharap para mahasiswa dapat menunjukkan dedikasi dan profesionalisme selama program berlangsung serta membawa nama baik almamater,” tambahnya. Apresiasi untuk Mitra Industri Poltekba juga memberikan apresiasi kepada Aman Tioman Resort dan Laguna Resort, serta Mohd Zainal Abidin bin Mohd Tulus dari Panji Integrasi Cerdas Sdn Bhd, Malaysia, atas kerja sama yang telah terjalin dalam mendukung program ini. “Semoga pengalaman magang ini menjadi langkah awal yang baik bagi mahasiswa dalam meniti karier di industri pariwisata global. Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa Poltekba di masa depan,” tutupnya.

Poltekba Perkuat Kolaborasi Global, Dorong Inovasi SDM di Bidang Kendaraan Listrik

Liugong

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) terus berupaya memperluas jejaring akademik dan industri guna meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Pada Selasa (4/3/2025), Poltekba menjalin kemitraan strategis dengan LiuZhou Polytechnic University dan PT Liugong Indonesia melalui pertemuan daring. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkaya wawasan akademik serta keterampilan teknis mahasiswa di bidang elektrifikasi kendaraan (Electric Vehicle/EV). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan industri yang semakin berkembang di era transisi menuju kendaraan berbasis listrik. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan lulusan Poltekba memiliki kompetensi yang adaptif dan relevan dengan tantangan industri otomotif modern. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si., menekankan bahwa salah satu fokus utama dari kerja sama ini adalah implementasi program LiuGong Class Batch 1 yang akan dimulai pada September 2025. “Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman pembelajaran berbasis industri yang komprehensif, memungkinkan mereka untuk memahami langsung aplikasi teknologi kendaraan listrik di dunia nyata,” ujar Candra Irawan. Sebagai bagian dari implementasi kerja sama ini, telah disusun sejumlah agenda strategis, antara lain: Melalui inisiatif ini, Poltekba berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pemahaman akademik yang kuat, tetapi juga keterampilan aplikatif yang dapat langsung diterapkan di sektor industri. Program LiuGong Class dirancang agar mahasiswa dapat menguasai teknologi kendaraan listrik dengan pendekatan berbasis praktik, yang selaras dengan kebutuhan pasar tenaga kerja global. “Kami optimis bahwa kerja sama ini akan memberikan nilai tambah bagi Poltekba dalam mencetak tenaga kerja yang unggul di bidang teknologi kendaraan listrik serta memperkuat reputasi kami sebagai institusi vokasi berstandar internasional,” pungkasnya.

Poltekba Perluas Jangkauan Akademik dengan Kerja Sama Internasional

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) resmi menjalin kerja sama akademik dengan Institut Universitaire de Technologie (IUT) Nancy-Brabois, Université de Lorraine, Prancis. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini dilakukan secara virtual pada Senin (3/3/2025) dan dihadiri oleh Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., Direktur IUT Nancy-Brabois, Dr. Taha Boukhobza, serta Prof. Simon Labrunie. Dalam sambutannya, Dr. Emil Azmanajaya menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi mahasiswa serta tenaga pengajar di kedua institusi. “Melalui MoU ini, kami ingin membuka peluang bagi mahasiswa Poltekba untuk menempuh pendidikan di IUT Nancy-Brabois, begitu juga sebaliknya. Ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memberikan pengalaman global kepada mahasiswa,” ujar Dr. Emil. Kerja sama ini mencakup berbagai aspek akademik, seperti program double degree, internship, serta penelitian bersama. Diharapkan dengan adanya kolaborasi ini, lulusan Poltekba memiliki daya saing lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Candra Irawan, S.T., M.Si., menambahkan bahwa MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan akademik dan mendukung pertukaran ilmu pengetahuan di bidang teknologi, penelitian, dan pengembangan kurikulum. “MoU ini menjadi fondasi bagi kedua institusi untuk menjalin kolaborasi lebih erat, terutama dalam pertukaran pengalaman akademik serta penguatan kompetensi di lingkungan internasional,” kata Candra Irawan. Beberapa bentuk kerja sama yang akan dijalankan antara Poltekba dan IUT Nancy-Brabois meliputi: Candra menegaskan bahwa kerja sama ini tidak mengikat dalam bentuk pendanaan atau kerja sama bisnis, melainkan lebih menitikberatkan pada kolaborasi akademik yang saling menguntungkan bagi kedua institusi. Dengan adanya kemitraan ini, Poltekba semakin memperkuat posisinya dalam jaringan pendidikan global, membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dan tenaga pengajar untuk berkembang dalam lingkungan akademik internasional.

Peluang Karier bagi Lulusan Poltekba dalam Program College Shopping bersama PT Pertamina Patra Niaga

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali memperkuat kerjasamanya dengan PT Pertamina Patra Niaga dalam rangka mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui program Pertamina Goes To Campus yang dilaksanakan pada Kamis, 20 Februari 2025. Kunjungan ini juga dirangkaikan dengan program College Shopping bertajuk “Bimbingan Praktis Ahli” (BPA), yang memberikan kesempatan bagi lulusan Diploma Poltekba untuk memahami lebih dalam alur rekrutmen, kompetensi yang dibutuhkan oleh industri, serta informasi terkait Pertamina Recruitment Channel. Program Bimbingan Praktis Ahli (BPA) ini kembali menegaskan komitmen PT Pertamina Patra Niaga dalam mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam sektor energi. Program ini memberikan kesempatan bagi lulusan Poltekba untuk mempelajari seluk-beluk dunia industri energi, serta memperoleh wawasan mengenai keterampilan yang diperlukan agar dapat bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Dengan program ini, para lulusan juga diberikan peluang untuk memulai karier di salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia. Acara yang diselenggarakan di Aula Gedung Terpadu Poltekba ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Aulia Zahra, perwakilan Human Capital PT Pertamina Patra Niaga, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si, Kepala UPT Career and Development Center (CDC), Lilik Damayanti, S.S., M.Hum, serta para alumni Poltekba yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Candra Irawan, S.T., M.Si, mengungkapkan bahwa, “Program BPA ini dapat menjadi tolak ukur kesesuaian atau link and match antara pola pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Program ini juga sejalan dengan visi Poltekba untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.” Sementara itu, Kepala CDC Poltekba, Lilik Damayanti, S.S., M.Hum, menjelaskan bahwa sekitar 126 alumni dari berbagai jurusan, seperti Teknik Mesin, Rekayasa Elektro, Teknik Sipil, dan Bisnis, ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Lilik juga menambahkan bahwa program BPA ini sangat relevan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor energi, dan dirancang untuk mempersiapkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja saat ini. Tahapan seleksi dalam program ini dimulai dengan registrasi melalui situs recruitment.pertamina.com, kemudian peserta bergabung dalam Program Pertamina Talent Candidate (PTC) yang mencakup seleksi administrasi, psikotes, wawancara, serta wawancara dengan pihak Human Capital, user, dan top management. Selanjutnya, peserta juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan (MCU), yudisium, hingga proses offering dan onboarding bagi kandidat yang berhasil lolos seleksi. Setelah dinyatakan lulus, peserta akan mengikuti Pre Employment Training (PET) sebagai bagian dari persiapan sebelum memasuki dunia kerja. Program pelatihan ini terdiri dari beberapa tahap, antara lain pelatihan kewiraan di Magelang selama dua minggu, modul Health, Safety, Security & Environment (HSSE) di Sumatera Selatan selama dua minggu, wawasan korporat dan kepemimpinan di Jakarta Selatan selama dua minggu, wawasan fungsi di Jakarta Selatan selama dua minggu, serta tiga bulan On Job Training (OJT) di lokasi yang sesuai dengan subholding masing-masing. Lilik Damayanti juga menekankan bahwa tujuan utama dari program BPA ini adalah untuk menjembatani lulusan Poltekba agar dapat memasuki dunia industri, khususnya di sektor energi yang terus berkembang pesat. Dengan mengikuti pelatihan dan mendapatkan pengalaman praktis, diharapkan para peserta dapat meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial, serta memperluas wawasan profesional yang mendukung pengembangan karier mereka di masa depan. “Program ini bukan hanya sekadar ajang rekrutmen, namun juga merupakan kesempatan besar bagi para peserta untuk mengembangkan kompetensi diri, baik dari segi teknis maupun manajerial. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, menunjukkan etos kerja yang tinggi, serta menjadi representasi yang membanggakan bagi Poltekba. Semoga program ini menjadi titik awal kesuksesan karier bagi alumni dan memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan industri energi di Indonesia,” ujar Lilik Damayanti dalam penutupan acara. Dengan adanya program BPA ini, Poltekba berharap para lulusan akan semakin siap memasuki dunia kerja yang kompetitif, serta dapat mengembangkan karier yang berkelanjutan di perusahaan-perusahaan besar seperti PT Pertamina Patra Niaga. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi alumni untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga membuka jalan bagi mereka untuk berkontribusi lebih besar pada perkembangan sektor energi Indonesia, yang sangat vital bagi kemajuan ekonomi nasional.

Kelas Kerjasama IHM, Bentuk Kemitraan Strategis, Poltekba – PT. ITCI Hutani Manunggal

Kunjungan Kerjasama PT. ITCI Hutani Manunggal

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) menerima kunjungan kerjasama dari PT. ITCI Hutani Manunggal (IHM) pada Sabtu (15/2/2025). Pada kunjungan Kerjasama kali ini, hadir secara langsung Fiber Director PT. IHM, Mark Werren, yang berdiskusi bersama jajaran Direksi Poltekba tentang implementasi kerjasama pembentukan kelas Kerjasama PT. IHM. Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., dalam sambutanya menjelaskan bahwa, “Poltekba sesuai dengan karakteristik Pendidikan vokasinya, sangat memahami pentingnya kolaborasi dengan dunia industri. Oleh karena itu, Poltekba akan terus memperkuat ekosistem kemitraan terutama dengan PT. IHM dalam membentuk kelas Kerjasama PT. IHM, guna menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter dan berdaya saing global sesuai dengan visi Poltekba”. Dalam pertemuan tersebut, implementasi Kerjasama yang telah terjalin antara Poltekba dengan PT. IHM akan di tingkatkan menjadi Kelas Kerjasama PT. IHM dengan melibatkan dua program studi unggulan di Jurusan Teknik Sipil, yakni Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air (TRKBA) dan Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan (TRKJJ). Kelas Kerjasama ini dibentuk untuk membekali lulusan dengan skill yang mumpuni serta siap bekerja dengan keahlian TRKBA yang berfokus pada manajemen air, dan TRKJJ pada pengembangan jalan dan jembatan, khususnya di lahan Hutan Tanam Industri (HTI). Keunggulan dari Kelas Kerjasama PT. IHM adalah kelas kerjasama ini merupakan kelas kerjasama ikatan dinas dengan pembiayaan penuh dari PT. IHM. PT. IHM merupakan Perusahaan yang bergerak dibidang Hutan Tanaman Industri (HTI) dengan luasan konsesi lahan ± 161.127 Hektar yang terletak di sekitar area IKN Nusantara, tepat nya meliputi wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Selanjutanya Poltekba dan PT. IHM akan segera menyusun kurikulum secara bersama guna memastikan kesesuaian keahlian yang dibutuhkan, serta menyusun jadwal dan petunjuk teknis rekrutmen calon mahasiswa kelas Kerjasama PT. IHM. Proses rekrutmen calon mahasiswa juga akan dilakukan bersama dengan target pelaksanaan pada bulan Agustus 2025. Melalui kelas Kerjasama PT. IHM ini, lulusan Poltekba dapat langsung berkontribusi di PT. IHM setelah menyelesaikan studi mereka.