Sejarah Politeknik Negeri Balikpapan

Perjalanan panjang Politeknik Negeri Balikpapan dalam membangun pendidikan vokasi untuk mendukung kebutuhan industri di Kalimantan Timur.

Latar belakang Kota Balikpapan sebagai pusat industri dan perdagangan

Latar Belakang Wilayah

Lokasi geografis Kota Balikpapan yang strategis sebagai pintu gerbang Pulau Kalimantan dengan fasilitas Bandar Udara Internasional, Pelabuhan Laut Internasional, Zona Industri dan berbagai fasilitas lainnya telah menjadikan Kota Balikpapan sebagai pusat bisnis untuk wilayah Kalimantan. Melimpahnya sumber daya energi dan sumber daya alam di Kalimantan telah menarik banyak perusahaan nasional maupun multinasional untuk beroperasi di wilayah ini.

Kebutuhan sumber daya manusia di Kalimantan Timur

Kebutuhan Sumber Daya Manusia

Pembangunan di Kawasan Timur Indonesia, khususnya Kalimantan Timur membutuhkan tenaga kerja berkualifikasi tinggi dan menengah dalam jumlah besar. Untuk itu didirikan Politeknik Balikpapan pada tahun 2002 sebagai jawaban atas kebutuhan SDM industri.

Pendirian Politeknik Negeri Balikpapan tahun 2002

Pendirian Politeknik Balikpapan

Pada tahun 2002, berdasarkan keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Politeknik Balikpapan resmi berdiri dengan 4 program studi utama yaitu:

  • Teknik Mesin Alat Berat
  • Teknik Elektronika
  • Teknik Sipil
  • Tata Boga
Pengembangan kampus Politeknik Negeri Balikpapan Km 8

Pengembangan Kampus

Kampus utama Politeknik Balikpapan mulai dikembangkan di kawasan Km 8 dengan luas lahan sekitar 15 hektare.

Akreditasi Program Studi (2010)

  • Teknik Mesin Alat Berat โ€“ B
  • Tata Boga โ€“ B
  • Teknik Elektronika โ€“ C
  • Teknik Sipil โ€“ C
Penegerian Politeknik Negeri Balikpapan tahun 2011

Penegerian Politeknik Negeri Balikpapan

Pada tahun 2011, Politeknik Balikpapan resmi menjadi Politeknik Negeri Balikpapan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional.

Direktur Politeknik Negeri Balikpapan

  • Ir. Wahyudi Widodo (2002โ€“2006)
  • Ir. Tutuka Ariadji (2006โ€“2008)
  • Dr. Ir. Purnomo Soekirna (2008โ€“2010)
  • Totok Sulistyo (2010โ€“2012)
  • Dr. Emil Azmanajaya (2024โ€“Sekarang)