Poltekba Resmikan Imdaad Hamid Sports and Convention Center pada Wisuda ke-21

Balikpapan, 11 Oktober 2025 – Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali menggelar acara wisuda ke-21 yang sukses menyelenggarakan pelepasan 428 mahasiswa dari berbagai program studi Diploma III dan Diploma IV. Selain sebagai ajang pelepasan lulusan, momen wisuda tahun ini juga menjadi catatan bersejarah dengan diresmikannya Imdaad Hamid Sports and Convention Center (IHSCC) yang berlokasi di kampus Poltekba. Pendirian IHSCC tidak lepas dari sejarah berdirinya Politeknik Negeri Balikpapan yang digagas oleh Wali Kota Balikpapan periode 2001–2011, Bapak Imdaad Hamid, S.E. Beliau memiliki visi besar untuk menjadikan Balikpapan sebagai kota pendidikan dan pusat pengembangan sumber daya manusia yang unggul. Sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan atas dedikasi beliau, gedung ini kini diresmikan dengan nama Imdaad Hamid Sports & Convention Center. Gedung ini menjadi simbol pengabdian dan komitmen terhadap pendidikan, olahraga, dan kemajuan Kota Balikpapan. Lebih dari sekadar gedung olahraga dan tempat pertemuan, IHSCC adalah warisan sejarah dan kebanggaan masyarakat Balikpapan yang mencerminkan semangat pembangunan berkelanjutan Poltekba yang dirintis oleh Bapak Imdaad Hamid. Dengan kapasitas hingga 3.000 orang dan fasilitas modern, IHSCC siap menjadi pusat kegiatan olahraga, pendidikan, dan budaya yang mendukung visi Balikpapan sebagai Kota Global yang Nyaman untuk Semua. Seremonial peresmian ditandai dengan penyerahan plakat dan karikatur Bapak Imdaad Hamid kepada ahli waris, yaitu H. Muhammad Dhimiyathie, S.E., anak pertama dari almarhum. Penyerahan tersebut juga dihadiri oleh pengurus Yayasan Pendidikan Pemerintah Kota Balikpapan yang merupakan cikal bakal berdirinya Politeknik Negeri Balikpapan, antara lain Dra. Hj. Ernawaty, Drs. Sardjono, M.Si, Sulistiadi, S.Pd, dan Drs. Yusuf Wahab. Ditemui usai acara, H. Muhammad Dhimiyathie menyampaikan,“Kami sekeluarga sangat bangga dan terharu atas penghormatan yang diberikan dengan menamakan gedung ini sesuai nama ayah kami, Bapak Imdaad Hamid. Ini bukan hanya sebuah penghargaan, tapi juga bukti nyata warisan visi dan perjuangan beliau dalam membangun pendidikan di Balikpapan. Kami berharap Imdaad Hamid Sports & Convention Center dapat menjadi inspirasi dan pusat kemajuan bagi generasi muda, serta terus mendukung kemajuan Politeknik Negeri Balikpapan dan masyarakat kota ini.” Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Balikpapan menyampaikan,“Manajemen Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) berkomitmen untuk mengembangkan dan memperkenalkan Imdaad Hamid Sports and Convention Center (IHSCC) sebagai pusat pengembangan soft skill mahasiswa serta masyarakat Balikpapan pada umumnya. Dengan fasilitas yang mumpuni, IHSCC diharapkan dapat mendukung visi Kota Balikpapan saat ini, yaitu menjadikan kota ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui pemberdayaan sumber daya manusia yang kompeten dan terampil. Sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi tersebut, IHSCC akan menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas soft skill yang esensial bagi perkembangan pribadi dan profesional warga Balikpapan, serta memperkuat peran Poltekba dalam mendukung kemajuan kota.” Momen peresmian IHSCC di wisuda ke-21 ini menjadi tonggak baru bagi Poltekba dan Kota Balikpapan dalam memperkuat komitmen terhadap pendidikan, olahraga, dan pembangunan berkelanjutan. Gedung ini akan menjadi pusat kebanggaan dan sarana strategis dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

Poltekba dan BUMA Academy Rilis Program RPL Batch 3

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) terus berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan tinggi melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang memberikan pengakuan terhadap pengalaman belajar dari jalur formal, nonformal, informal, serta pengalaman kerja sebagai Satuan Kredit Semester (SKS). Program ini berdampak langsung pada pengurangan masa studi, sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan lebih cepat dibandingkan dengan jalur reguler, sekaligus memberikan peluang bagi pekerja berpengalaman untuk melanjutkan pendidikan mereka secara lebih efisien. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Poltekba menjalin kerja sama dengan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) melalui BUMA Academy. Pada Selasa (9/9/2025) pagi, Poltekba secara resmi memulai perkuliahan RPL Batch 3, yang diawali dengan kuliah umum bertema “Orientasi Budaya Akademik Poltekba dan Peraturan Akademik.” Acara ini berlangsung di Ruang Lab Gambar, Gedung Workshop Teknologi Rekayasa Manufaktur. Program RPL ini merupakan salah satu implementasi nyata dari upaya Poltekba untuk menciptakan kampus berdampak yang tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan industri dan masyarakat. Prof. Dr. Tuatul Mahfud, M.Pd., Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu Poltekba, menekankan bahwa program RPL merupakan terobosan penting dalam dunia pendidikan vokasi, yang mempermudah para pekerja berpengalaman untuk mendapatkan pengakuan atas keterampilan yang sudah dimiliki. Program ini memungkinkan pengalaman kerja diakui sebagai SKS, sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan lebih cepat, hanya dalam 3 hingga 4 semester untuk D3 atau D4, dibandingkan dengan 3 hingga 4 tahun pada jalur reguler. Pada Batch 3 kali ini, 30 mahasiswa terdaftar untuk mengikuti perkuliahan, terdiri dari 14 mahasiswa Teknik Mesin dan 16 mahasiswa Teknik Sipil. Prof. Tuatul Mahfud menyatakan, “Alhamdulillah, program ini mendapat respons positif dari industri, terutama dengan adanya kolaborasi ini. Ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi harus terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja, serta memberikan ruang bagi pengakuan pengalaman yang dimiliki oleh masyarakat.” Program RPL ini juga menjadi bagian dari visi Poltekba untuk menciptakan kampus yang dapat berdampak luas, menyediakan jalur pendidikan yang lebih fleksibel bagi individu dengan latar belakang beragam. Kerja sama Poltekba dengan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) menjadi pilot project penting dalam implementasi program RPL ini. PT BUMA sendiri merupakan salah satu perusahaan besar di Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan dan energi, berkomitmen dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan kualifikasi pekerjanya. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan peluang pendidikan bagi karyawan BUMA yang ingin meningkatkan kompetensinya melalui pengakuan atas pengalaman kerja mereka. Kedepannya, program RPL ini diharapkan dapat diperluas, tidak hanya untuk kalangan industri tertentu, tetapi juga untuk masyarakat luas. Poltekba telah menyiapkan skema RPL untuk berbagai program studi, seperti D3 Teknik Mesin, D3 Teknik Sipil, D3 Teknik Elektro, Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan, dan Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan. Kampus vokasi ini juga berencana untuk mensosialisasikan beberapa jurusan ini kepada masyarakat umum, dengan tujuan agar lebih banyak individu yang memiliki akses ke pendidikan tinggi. Dengan demikian, Poltekba berharap dapat memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat untuk terus menjalankan pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning), memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, serta menciptakan dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Poltekba Gelar Sertifikasi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan, Siapkan Lulusan Siap Kerja

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui Program Studi Teknologi Listrik, Jurusan Rekayasa Elektro, Poltekba menyelenggarakan Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan bagi 30 mahasiswa pada Jumat (29/8/2025). Program ini tidak hanya menegaskan peran Poltekba dalam Kampus Berdampak, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja profesional di kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Koordinator Program Studi Teknologi Listrik, Andi Sri Irtawaty, S.T., M.Eng, menyampaikan bahwa terdapat tiga skema sertifikasi yang dipilih mahasiswa sesuai bidang peminatan mereka. Dari total peserta, 13 mahasiswa memilih skema Pembangkit Tenaga Listrik, 4 mahasiswa pada Distribusi Tenaga Listrik, serta 13 mahasiswa lainnya mengambil skema Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik. Ketiga bidang tersebut merupakan kompetensi yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan infrastruktur energi di IKN. Untuk menjamin mutu proses sertifikasi, Poltekba menghadirkan tiga asesor dari PT Lisan Nusantara Satu yang menguji langsung mahasiswa sesuai skema masing-masing. Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin tahunan, sekaligus bagian dari implementasi Program Kampus Berdampak yang menekankan pada pemenuhan standar kompetensi industri. Dengan cara ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dibuktikan kesiapan praktisnya melalui sertifikasi resmi yang diakui secara nasional. Andi Sri Irtawaty menambahkan, pelaksanaan sertifikasi ini sejalan dengan kurikulum serta Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa selama lima bulan di berbagai perusahaan mitra. Pengalaman kerja nyata di industri tersebut memudahkan mahasiswa ketika diuji. “Mereka sudah terbiasa dengan praktik langsung, sehingga saat sertifikasi bukan hanya teori yang diuji, tetapi juga penerapan nyata di lapangan,” jelasnya. Hal ini tentu relevan dengan kebutuhan sumber daya manusia di IKN yang menuntut tenaga profesional siap kerja. Selain sertifikasi, Poltekba juga telah menyiapkan rencana tindak lanjut berupa kerja sama dengan politeknik di Tiongkok. Kerja sama ini mulai berlaku untuk mahasiswa baru tahun ini, sehingga semakin memperluas akses pembelajaran internasional. Sementara itu, bagi mahasiswa tingkat akhir, kampus secara konsisten memfasilitasi proses rekrutmen dengan mendatangkan perusahaan langsung ke kampus. Setiap tahunnya, banyak lulusan terserap ke perusahaan besar, seperti PLN, PT Bayan, hingga Pertamina, yang juga menjadi pemain penting dalam mendukung keberlanjutan energi di kawasan IKN. Melalui berbagai langkah tersebut, Poltekba berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi tinggi di bidang ketenagalistrikan, tetapi juga mampu bersaing secara global. “Harapan kami, lulusan Poltekba bisa berkontribusi nyata dalam pembangunan IKN maupun sektor industri lainnya, sehingga keberadaan kampus benar-benar memberikan dampak positif bagi bangsa,” pungkas Andi.

Kerja Sama Poltekba–Wuhan Group, Bukti Nyata Kampus Berdampak di Level Internasional

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) terus memperkuat langkah strategisnya dalam membangun konektivitas global. Hal ini ditandai dengan kunjungan resmi dari Wuhan Central Foreign Economic and Technical Cooperation Group Co., LTD (Wuhan Group), sebuah perusahaan internasional yang bergerak di bidang pendidikan vokasi, pelatihan, dan layanan sumber daya manusia.Kegiatan ini dilaksanakan pada hari ini, 26 Agustus 2025, dan diterima langsung oleh Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., bersama jajaran manajemen. Dari pihak Wuhan Group hadir Xiong Fan, Deputy General Manager, beserta tim. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan sejumlah program strategis yang mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Kemdiktisaintek, khususnya IKU yang menekankan pada kerja sama internasional dan serapan lulusan. Program tersebut sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Poltekba dalam menjalankan agenda “Kampus Berdampak”, yaitu kampus yang tidak hanya mendidik, tetapi juga memberikan kontribusi langsung bagi mahasiswa, industri, dan masyarakat. Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan kerjasama yang meliputi Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kampus yang berdampak nyata. “Kami ingin Poltekba tidak hanya meluluskan mahasiswa, tetapi juga melahirkan SDM vokasi yang berdaya saing global. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa Poltekba hadir sebagai Kampus Berdampak, dengan membuka akses internasional bagi mahasiswa sekaligus memperkuat capaian IKU di bidang kerja sama global,” ungkapnya. Sementara itu, Xiong Fan selaku Deputy General Manager Wuhan Group mengatakan: “Kami sangat antusias bekerja sama dengan Poltekba untuk memberikan pengalaman belajar dan bekerja di Tiongkok. Kami percaya program ini akan mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri global,” ujarnya. Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Poltekba untuk menjalankan visi Kampus Berdampak, yaitu menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki pengalaman internasional, keterampilan industri, dan jejaring global yang bermanfaat bagi pembangunan bangsa. Dengan mengintegrasikan pendidikan vokasi dan kebutuhan industri global, Poltekba membuktikan diri sebagai kampus vokasi yang relevan, adaptif, dan berdampak langsung pada mahasiswa, dunia usaha, dunia industri, serta masyarakat luas.

Poltekba Tingkatkan Kompetensi Guru SMK Lewat Pelatihan Accurate Accounting Software

Menuju Ecotech Fusion Campus, Poltekba Latih Guru SMK Bisnis Manajemen dalam Penggunaan Accurate

Sebagai wujud implementasi program Kampus Berdampak dan visi Ecotech Fusion Campus, Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) melalui tim dosennya menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Inovasi Pembelajaran Akuntansi: Peningkatan Kompetensi Digital Aplikasi Accurate bagi Guru SMK Bisnis Manajemen Balikpapan Guna Meningkatkan Efektivitas Mengajar”. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan kualitas pembelajaran akuntansi berbasis digital di sekolah menengah kejuruan. Kegiatan berlangsung pada 14–15 Agustus 2025 dengan menggandeng Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Produktif Keuangan SMK Bisnis Manajemen Kota Balikpapan. Sebanyak 25 guru turut serta dalam pelatihan yang fokus pada peningkatan keterampilan digital akuntansi berbasis industri. Program ini dipimpin oleh Dito Rozaqi Arazy, S.E., M.S.A. selaku ketua tim, bersama para dosen Poltekba: Drs. Totok Ismawanto, MM.Pd., Husnul Muamilah, S.E., M.M., Ratna Dewi Kusumawati, S.E., M.Sc., Wahyu Yusuf Rio, S.T., M.T., serta Hendra Sanjaya Kusno, S.E., M.S.A., Ak., CA., CPA. Kolaborasi lintas disiplin ilmu ini menegaskan peran Poltekba dalam menghadirkan solusi konkret bagi dunia pendidikan menengah kejuruan. Menurut Dito, rendahnya penguasaan guru terhadap Accurate Accounting Software masih menjadi tantangan utama. Minimnya pelatihan, keterbatasan modul ajar, serta adanya kesenjangan antara kurikulum dan tuntutan industri menyebabkan pembelajaran akuntansi berbasis digital di SMK belum optimal. “Melalui program ini, Poltekba menghadirkan pelatihan intensif sekaligus pendampingan sertifikasi Accurate. Harapannya, guru-guru tidak hanya memperoleh keterampilan praktis, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi akuntansi modern ke dalam proses belajar-mengajar,” jelasnya. Peserta dibekali materi, modul pembelajaran, praktik simulasi, hingga persiapan menghadapi uji sertifikasi profesional. Dengan meningkatnya kompetensi guru, diharapkan lulusan SMK Bisnis Manajemen di Balikpapan memiliki daya saing lebih tinggi di dunia kerja karena terbiasa menggunakan perangkat lunak akuntansi yang banyak dipakai industri. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Politeknik Negeri Balikpapan sebagai Ecotech Fusion Campus untuk terus memperkuat kolaborasi pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.

PKKMB Poltekba 2025, Momentum Sejarah dengan Pencapaian Akreditasi Unggul D3 Teknik Sipil

PKKMB Poltekba 2025: Bangun Karakter, Cetak Generasi Unggul

Kegiatan tahun ini menjadi catatan penting dalam sejarah Poltekba. Sebanyak 915 mahasiswa baru resmi bergabung, menjadikan jumlah peserta PKKMB 2025 sebagai yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan. Dengan mengusung tema Nawasenagria: Bangun Mimpi, Tumbuh Bersama, PKKMB dirancang tidak hanya sebagai ajang perkenalan, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter dan penguatan visi mahasiswa untuk menghadapi masa depan. Materi yang diberikan pun dirancang komprehensif. Mahasiswa baru mendapatkan bekal wawasan kebangsaan, jati diri bangsa, bela negara, serta sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Selain itu, mereka diperkenalkan pada peran perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri, pengembangan karakter, hingga muatan lokal khas Poltekba yang menekankan pentingnya keterampilan vokasi yang berdampak bagi masyarakat dan industri. Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan atas tingginya minat masyarakat untuk menempuh pendidikan di Poltekba. Ia menegaskan bahwa bergabungnya hampir seribu mahasiswa baru tahun ini adalah tonggak penting dalam perjalanan Poltekba menuju kampus vokasi unggulan di Kalimantan Timur. “PKKMB bukan sekadar agenda awal, melainkan titik bersejarah. Kalian adalah bagian dari generasi emas untuk Indonesia Emas 2045. Lebih membanggakan lagi, Program Studi D3 Teknik Sipil Poltekba kini resmi meraih Akreditasi Unggul, yang menjadi bukti kualitas pendidikan kami diakui secara nasional,” ungkap Emil. Lebih lanjut, Emil menjelaskan bahwa Poltekba saat ini menaungi lima jurusan dengan beragam program unggulan. Salah satunya adalah kerja sama internasional dengan perguruan tinggi di China dan Taiwan, yang membuka peluang mahasiswa untuk belajar dan bekerja di luar negeri. Menurutnya, pengalaman global tersebut akan memperkaya kompetensi lulusan dan membedakan Poltekba dari perguruan tinggi lain di Kalimantan Timur. Senada dengan itu, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Candra Irawan, S.T., M.Si., menekankan bahwa PKKMB bukan sekadar seremonial, tetapi sarana penting untuk mempercepat adaptasi mahasiswa dengan dunia kampus. “Kegiatan ini dirancang agar mahasiswa mampu memahami Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus perannya sebagai agen transformasi dalam pembangunan bangsa,” jelasnya. Selama tiga hari pelaksanaan, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan sistem akademik, tetapi juga ditanamkan nilai nasionalisme, karakter unggul, serta wawasan global yang selaras dengan visi Poltekba sebagai kampus vokasi berdampak. Ketua Panitia PKKMB, Ayu Nur Ambarwati, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal membangun semangat kebersamaan dan kesiapan menghadapi dunia perkuliahan. “Kami berharap mahasiswa baru dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap kampus, disiplin dalam belajar, serta memiliki tekad kuat meraih prestasi,” ujarnya. Dengan capaian Akreditasi Unggul dan program internasional yang terus diperluas, PKKMB 2025 menjadi bukti nyata bahwa Poltekba semakin diminati sebagai kampus vokasi pilihan di Kalimantan Timur, sekaligus berkomitmen mencetak generasi muda unggul yang siap membawa Indonesia menuju 2045.

Poltekba Perkuat Link-and-Match Jurusan Teknik Mesin, Melalui Rekrutmen Langsung PT KAMAJU

Mempersiapkan Lulusan Berkualitas: Rekrutmen Langsung KAMAJU di Poltekba Sebagai Bagian dari Program Kampus Berdampak

Sebagai bagian dari implementasi Program Kampus Berdampak Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemdiktiristek) yang mendorong kolaborasi erat antara perguruan tinggi dan dunia usaha, Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) melalui Unit Penunjang Akademik , Career Development Center dan Kewirausahaan (UPA CDC & Kewirausahaan) bekerja sama dengan PT Kanitra Mitra Jayautama (KAMAJU) menyelenggarakan sesi rekrutmen langsung bagi mahasiswa semester akhir dan alumni jurusan Teknik Mesin. Kegiatan rekrutmen yang dilaksanakan pada Rabu hingga Kamis, 13-14 Agustus 2025 ini, bertujuan untuk menyerap tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi dengan posisi penermpatan sebagai Plan Production Control. Kegiatan ini difokuskan untuk memberikan akses nyata kepada mahasiswa terhadap peluang kerja di sektor industri, sekaligus memperkuat keterhubungan antara pembelajaran di kampus dan kebutuhan dunia kerja (link and match). Sebagai bagian dari visi Ecotech Fusion Campus, Poltekba terus berupaya mengintegrasikan teknologi dan konsep keberlanjutan dalam setiap program akademik dan kemitraan industri yang dilaksanakan. Kolaborasi dengan KAMAJU ini menjadi contoh nyata bagaimana Poltekba memadukan dunia pendidikan dengan inovasi teknologi dan solusi industri yang ramah lingkungan, guna mempersiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten tetapi juga siap menghadapi tantangan global yang semakin berkembang. PT Kanitra Mitra Jayautama, yang berdiri sejak 20 September 2010, merupakan perusahaan penyedia jasa tenaga kerja (man power solution) yang awalnya mendukung kebutuhan mekanik untuk PT United Tractors Tbk, dan kemudian berkembang menjadi mitra strategis bagi unit usaha di bawah Astra Heavy Equipment Mining Construction & Energy (AHEMCE) serta grup Astra International. Kepala UPA CDC & Kewirausahaan Poltekba, Lilik Damayanti, S.S., M.Hum, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif KAMAJU yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan industri sebelum lulus. “Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa sinergi kampus dan industri bukan hanya teori, tetapi implementasi nyata yang memberikan dampak langsung pada kesiapan kerja mahasiswa. Harapan kami, kerja sama ini dapat terus berlanjut melalui program magang, pelatihan soft skill, dan sesi berbagi pengalaman industri,” ujarnya. Posisi Plan Production Control yang dibuka pada rekrutmen ini memiliki peran vital dalam memastikan kelancaran proses produksi, mulai dari penyusunan jadwal, pengaturan ketersediaan material, hingga koordinasi agar produksi berjalan efisien dan tepat waktu. Keberhasilan mengisi posisi ini menjadi kunci dalam mendukung layanan teknis di sektor alat berat dan pertambangan. Poltekba, dengan visi Ecotech Fusion Campus, berkomitmen untuk terus mengembangkan kapasitas mahasiswa melalui kolaborasi dengan dunia industri yang tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keberlanjutan dan inovasi yang berbasis pada teknologi hijau. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara Poltekba dan mitra industri, sejalan dengan misi Poltekba untuk mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global.

Uji Kompetensi Skema Credit Officer di Poltekba, Langkah Nyata Persiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

Sebagai bagian dari pelaksanaan yudisium, mahasiswa Jurusan Bisnis, Program Studi Perbankan dan Keuangan Digital di Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) mengikuti Uji Kompetensi Skema Credit Officer yang dilaksanakan pada 11-13 Agustus 2025 di Gedung Terpadu Poltekba. Kegiatan ini merupakan salah satu syarat kelulusan yang menilai kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Uji Kompetensi ini menjadi bukti komitmen Poltekba dalam mendukung pengembangan kompetensi profesional mahasiswa vokasi, terutama dalam perbankan dan keuangan digital, yang semakin dibutuhkan oleh industri. Sertifikasi profesi ini diakui secara nasional oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang memberikan jaminan kualitas keterampilan yang dimiliki oleh para mahasiswa. Sebagai bagian dari Program Kampus Berdampak, Poltekba berupaya menghasilkan lulusan yang kompeten, siap menghadapi tantangan dunia kerja, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah, khususnya Balikpapan sebagai salah satu pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Program ini sejalan dengan Rencana Strategis (Renstra) kampus yang menekankan pada peningkatan kualitas dan kompetensi mahasiswa melalui berbagai sertifikasi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Dalam era yang semakin kompetitif ini, memiliki sertifikat kompetensi menjadi keharusan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan praktis yang diakui oleh industri. Sertifikat ini tidak hanya menunjukkan kualifikasi akademis, tetapi juga memberikan jaminan bahwa lulusan memiliki keterampilan yang siap diterapkan di dunia kerja. Selain itu, sertifikasi ini memberikan kepercayaan lebih kepada perusahaan-perusahaan dalam memilih tenaga kerja yang profesional dan berkompeten. Uji kompetensi ini diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Negeri Balikpapan, dengan ketua Drs. Bambang Jati Kusuma, M.M., dan dilaksanakan oleh Dessy Handa Sari, S.E., M.M., Nurul Musfirah Khairiyah, S.E., M.M., serta Ina Dwi Agustin, A.Md., sebagai assesor profesional yang berkompeten dalam bidang perbankan dan keuangan digital. Proses uji kompetensi ini bertujuan untuk menilai keahlian mahasiswa sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BNSP, sehingga dapat memberikan sertifikat yang diakui di dunia kerja. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh sertifikasi kompetensi, tetapi juga pengalaman yang dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja nasional maupun internasional. Poltekba berkomitmen untuk terus menghasilkan lulusan berkualitas, siap bekerja, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia industri, serta mendukung kemajuan ekonomi daerah.

Pelatihan Perawatan Alat Berat Poltekba, Kontribusi Nyata dalam Program Kampus Berdampak

Poltekba Laksanakan Pelatihan Perawatan Small Excavator, Mewujudkan Program Kampus Berdampak

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) menggelar Pelatihan Perawatan Berkala Alat Berat Small Excavator bagi para guru SMK Program Studi Alat Berat. Kegiatan yang berlangsung sejak Senin (11/8/2025) hingga Kamis (14/8/2025) ini dilaksanakan di Workshop Jurusan Teknik Mesin Poltekba. Pelatihan ini menjadi bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Poltekba yang mendukung pengembangan kompetensi para pendidik di Balikpapan dan Penajam Paser Utara. Pelatihan ini diikuti oleh guru-guru dari SMK Negeri 1 Balikpapan, SMK Pangeran Antasari Balikpapan, SMK Kartika Balikpapan, SMK Setia Budi Balikpapan, SMK Ibnu Khaldun Balikpapan, dan SMK Negeri 1 Penajam Paser Utara, yang berfokus pada peningkatan keterampilan teknis dalam perawatan alat berat, khususnya small excavator. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari peran Poltekba dalam mendukung program Kampus Berdampak, yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda yang terdidik dan terampil menjadi tulang punggung kemajuan bangsa. Tim PKM dipimpin oleh Ir. Wahyu Anhar, S.T., M.Eng., dengan anggota Drs. Syaeful Akbar, M.T., Mohamad Amin, S.Pd.T., M.P.Fis., Dr. H. Syahruddin, S.Pd., M.T., Ali Abrar, S.Si., M.T., dan Ramli, S.E., M.M.. Selain itu, 10 mahasiswa Jurusan Teknik Mesin turut berperan sebagai asisten pelatihan. Dalam sambutannya, Subur Mulyanto, S.Pd., M.T., Ketua Jurusan Teknik Mesin Poltekba yang mewakili Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya sebagai implementasi dari Tridharma Perguruan Tinggi. “Melalui kegiatan ini, Poltekba tidak hanya berperan dalam meningkatkan kompetensi guru SMK di bidang alat berat, tetapi juga turut serta memperkenalkan kampus kepada lembaga pendidikan lainnya di Balikpapan dan PPU. Ini adalah langkah konkret untuk mendukung program Indonesia Emas 2045 melalui pendidikan yang relevan dan terampil,” ujarnya. Selain mendapatkan materi teoritis, peserta juga langsung mempraktikkan teknik perawatan alat berat small excavator. Harapannya, pelatihan ini akan memperkaya keterampilan peserta, yang nantinya akan diaplikasikan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing, memberikan dampak positif pada kualitas pendidikan vokasi di kawasan tersebut. Sebagai penutup, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., Direktur Poltekba, memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan PKM ini. “Kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti ini merupakan langkah nyata Poltekba dalam menciptakan dampak yang luas bagi masyarakat dan dunia pendidikan. Kami berharap pelatihan serupa dapat terus digelar, dengan materi yang lebih beragam dan peserta yang lebih banyak di tahun depan,” tutupnya. Seluruh peserta di akhir kegiatan akan menerima sertifikat resmi dari Poltekba sebagai bukti keterampilan yang telah mereka pelajari.

Poltekba Cetak Juara Dunia, Dua Mahasiswa Raih Medali Perunggu di Ajang Pencak Silat Global

Poltekba Torehkan Prestasi Internasional: Dua Mahasiswa Raih Medali Perunggu di Pencak Silat Dunia

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dua mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, Muhammad Hasan Firdaus dan Muhammad Husein Firdaus, berhasil meraih medali perunggu pada Tournament Pencak Silat of Tapak Suci World Championship 2, yang diselenggarakan pada 31 Juli hingga 3 Agustus 2025 di Universitas Brawijaya, Malang. Keberhasilan mereka di kategori Seni Ganda Tangan Kosong tidak hanya mengukir prestasi pribadi, tetapi juga semakin mengharumkan nama Poltekba di kancah dunia. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kedua mahasiswa, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika Poltekba, terutama UKM Beladiri. Pembina UKM Beladiri Poltekba, Reza Nugrahandy, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “Ini adalah hasil dari kerja keras selama latihan intensif di perguruan maupun di UKM. Medali perunggu yang diraih oleh Hasan dan Husein menjadi bukti bahwa mahasiswa Poltekba mampu bersaing di tingkat dunia, baik di ajang internasional maupun kompetisi lainnya,” ujar Reza Nugrahandy, Sabtu (9/8/2025). Pencak silat telah menjadi salah satu cabang olahraga andalan Poltekba, yang sering kali menyumbangkan medali pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar-Politeknik se-Indonesia. Hasil gemilang ini semakin memotivasi Poltekba untuk melanjutkan pengembangan pembinaan mahasiswa di bidang olahraga. “Dengan dukungan pelatih berpengalaman seperti Coach Syuro dan semangat juang para mahasiswa, kami akan terus mengembangkan program-program berkelanjutan dalam mencetak atlet berprestasi,” tambah Reza. Selain itu, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si., turut memberikan apresiasi tinggi. “Kami bangga atas prestasi luar biasa yang telah dicapai oleh Hasan dan Husein. Keberhasilan mereka tidak hanya mengharumkan nama pribadi dan keluarga mereka, tetapi juga Kota Balikpapan dan Kalimantan Timur di tingkat nasional dan internasional,” ungkap Candra. Sebagai bukti konsistensi dan komitmen dalam mengembangkan potensi mahasiswa, Hasan berhasil lolos seleksi untuk mewakili Kalimantan Timur pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025 di Semarang. Keikutsertaan Hasan pada ajang bergengsi ini menjadi wujud nyata dari upaya Poltekba dalam mendukung pengembangan prestasi mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Dalam rangka menciptakan dampak yang lebih besar, Poltekba secara aktif mendorong siswa SMA/SMK berprestasi untuk memanfaatkan Jalur Prestasi dalam penerimaan mahasiswa baru. Jalur ini memberikan kesempatan bagi siswa berbakat di bidang olahraga, seni, sains, dan bidang lainnya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Poltekba sembari terus mengembangkan bakat dan prestasi mereka. Hal ini juga berkontribusi pada pemenuhan indikator kinerja utama, yakni meningkatkan prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional. Poltekba berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui berbagai program yang berdampak, sehingga mereka dapat menjadi pribadi yang unggul, berprestasi, dan siap bersaing di dunia global.