Perkuat Link and Match, Mahasiswa SIKC Poltekba Dalami Smart City di Bappeda

Konsep Smart City kini menjadi salah satu fokus penting dalam pembangunan kota modern, termasuk di Kota Balikpapan. Sejalan dengan perkembangan tersebut, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) melaksanakan kunjungan akademik dan wawancara ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Balikpapan pada tanggal 11 November 2025. Kunjungan ini diikuti oleh mahasiswa Arief Giri, Dwiqi Kurniawan, Ary Fairuzyan, dan Tasya Al Zahra sebagai bagian dari implementasi Mata Kuliah Konsep Teknologi Kota Cerdas yang diampu oleh Danar Retno Sari, S.Kom., M.Kom., serta menjadi wujud nyata penerapan konsep link and match vokasi, di mana pembelajaran berlangsung langsung di lapangan dan melibatkan pihak pemangku kepentingan kota. Dalam pertemuan tersebut, Bappeda Balikpapan menegaskan bahwa Smart City tidak dapat dipahami sekadar sebagai penerapan teknologi canggih. Kota cerdas merupakan upaya menghadirkan lingkungan yang lebih nyaman, efisien, dan mudah diakses oleh masyarakat. Tantangan terbesar adalah mengubah pola pikir bahwa Smart City bukan hanya sistem informasi, melainkan konsep besar yang mencakup enam pilar penting seperti Smart Environment, Smart Governance, Smart Living, dan Smart Branding. “Teknologi hanyalah alat untuk mempermudah. Contohnya CCTV yang digunakan bukan sekadar sebagai kamera, tetapi bagian dari ekosistem untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan keamanan,” jelas Ibu Irena selaku Kasubbid Infrastruktur Perkotaan. Ia juga menekankan pentingnya indikator keberhasilan pada setiap pilar Smart City, misalnya pengelolaan sampah yang lebih fokus pada proses pengolahan di hulu agar volume sampah yang tiba di hilir semakin berkurang. Sementara itu, Ali Ichwani selaku Kabid Pengembangan Infrastruktur dan Perekonomian Perkotaan menjelaskan bahwa Bappeda saat ini tengah mempersiapkan transformasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju regulasi baru berupa Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI). Regulasi ini akan mulai diterapkan pada 2026 dan direncanakan disosialisasikan pada 2028, menunggu arahan dari pemerintah pusat. Transformasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan modern, sekaligus mendukung terwujudnya Smart City yang lebih terukur, adaptif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi global. Kegiatan akademik ini tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi Poltekba dalam program Kampus Berdampak dengan mendorong mahasiswa terlibat langsung memahami isu dan kebutuhan kota. Melalui interaksi dengan instansi pemerintah, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana konsep Smart City direncanakan, diterapkan, dan dievaluasi. Dosen pengampu mata kuliah, Danar Retno Sari, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya memperkuat kompetensi mahasiswa agar memahami konsep Smart City secara komprehensif dan aplikatif. “Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi melihat langsung bagaimana konsep Smart City direncanakan dan diterapkan di pemerintahan. Harapannya, mereka dapat menjadi bagian dari lahirnya solusi inovatif untuk kota kita,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, Poltekba menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan sumber daya manusia vokasi yang siap berkontribusi dalam pembangunan kota masa depan. Dengan memperkuat kolaborasi melalui program link and match serta mengintegrasikan program Kampus Berdampak, Poltekba berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memahami tantangan perkotaan modern dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Smart City yang berkelanjutan.
Poltekba Gelar FGD Teaching Factory Plumbing: Wujud Implementasi Program Revitalisasi dan Kampus Berdampak

Komitmen Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) dalam memperkuat pendidikan vokasi yang berorientasi industri kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Teaching Factory Plumbing, yang berlangsung pada 10–11 November 2025 di Lantai 4 Gedung Terpadu Kampus Poltekba. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata Poltekba dalam mendukung Program Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Melalui program ini, perguruan tinggi vokasi didorong untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja. FGD Teaching Factory Plumbing di Poltekba menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya kontraktor, praktisi engineering hotel, dosen, serta mahasiswa, yang secara aktif berdiskusi dan merumuskan arah pengembangan teaching factory di bidang sistem perpipaan bangunan. Dalam kegiatan tersebut, Poltekba turut menghadirkan narasumber dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Kalimantan dan PT Westpex Industry. Kedua lembaga tersebut berbagi pengetahuan mengenai perkembangan teknologi terkini dalam sistem perpipaan serta penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang konstruksi. Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara kampus dan industri, tetapi juga menjadi fondasi untuk membangun model pembelajaran berbasis produksi yang nyata dan berkelanjutan. “FGD ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi bagian penting dari proses penyelarasan kurikulum agar lulusan Poltekba memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Hasil FGD akan kami implementasikan dalam kurikulum Program Studi Teknologi Rekayasa Bangunan Atas Air (TRKBA) yang telah disesuaikan dengan SKKNI. Ini sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, di mana setiap aktivitas akademik Poltekba harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan dunia industri,” ungkap Dr. Emil. Melalui FGD ini, Poltekba berupaya membangun ekosistem teaching factory yang memadukan teori dan praktik lapangan. Mahasiswa tidak hanya belajar konsep teknik instalasi plumbing, tetapi juga memahami standar industri, manajemen proyek, serta inovasi teknologi terkini di bidang bangunan atas air. Implementasi hasil FGD ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi lulusan dan menjadikan Poltekba sebagai salah satu pusat unggulan dalam pengembangan teknologi terapan di Kalimantan Timur. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Politeknik Negeri Balikpapan menegaskan komitmennya sebagai kampus vokasi yang berdampak, adaptif, dan inovatif, mendukung penuh kebijakan Kemendikbudristek dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang berdaya saing dan relevan dengan kebutuhan industri.
MAN Insan Cendekia Paser Kunjungi Poltekba: Kenalkan Dunia Pendidikan Vokasi Lewat Campus Tour

Sebanyak 43 siswa kelas XI MAN Insan Cendekia (IC) Paser bersama guru pendamping melakukan kunjungan Campus Tour ke Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) pada Rabu (5/11/2025). Rombongan disambut hangat oleh jajaran pimpinan Poltekba di Lantai 4 Gedung Terpadu Kampus Poltekba. Kegiatan tour kampus ini menjadi bagian dari agenda rutin MAN IC Paser dalam memperluas wawasan peserta didik mengenai dunia pendidikan tinggi, khususnya pendidikan vokasi. Melalui kunjungan ini, para siswa diperkenalkan dengan berbagai program studi, fasilitas pembelajaran, serta lingkungan kampus Poltekba yang mendukung pengembangan kompetensi teknis dan keterampilan terapan. Selama kegiatan berlangsung, siswa MAN IC Paser mendapatkan penjelasan mengenai sistem pembelajaran berbasis praktik (project-based learning), model Teaching Factory, serta peluang karier bagi lulusan pendidikan vokasi. Mereka juga berkesempatan mengunjungi beberapa laboratorium dan bengkel praktik unggulan Poltekba. Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu Poltekba, Prof. Tuatul Mahfud, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Campus Tour seperti ini memiliki peran penting dalam memberikan gambaran nyata kepada siswa tentang dunia vokasi dan peluang yang ditawarkan di masa depan. “Kunjungan ini menjadi langkah awal bagi siswa untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan vokasi. Di Poltekba, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung terlibat dalam kegiatan praktik yang relevan dengan kebutuhan industri. Harapannya, kunjungan ini dapat memotivasi adik-adik dari MAN IC Paser untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi vokasi dan menjadi generasi unggul yang siap kerja, kreatif, dan berdaya saing,” ujar Prof. Tuatul. Sementara itu, Salamiyah, S.Pd., selaku Humas MAN IC Paser, mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat dan kesempatan belajar langsung di lingkungan Poltekba. Menurutnya, pengalaman ini memberikan wawasan baru bagi para siswa mengenai pentingnya pendidikan vokasi dalam menghadapi tantangan dunia kerja masa kini. “Kami sangat berterima kasih kepada Poltekba yang telah menerima kunjungan kami dengan baik. Melalui Campus Tour ini, siswa mendapatkan pengalaman berharga untuk melihat langsung suasana perkuliahan dan fasilitas praktik yang luar biasa. Hal ini tentu menjadi inspirasi bagi mereka dalam menentukan arah studi setelah lulus nanti,” ujar Salamiyah. Selain sesi pemaparan dan tur fasilitas kampus, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif. Siswa tampak antusias menanyakan berbagai hal, mulai dari proses penerimaan mahasiswa baru, program beasiswa, hingga peluang magang industri yang menjadi salah satu keunggulan Poltekba. Melalui kegiatan Campus Tour ini, Poltekba berharap dapat terus membuka akses informasi dan memperkuat kemitraan dengan sekolah-sekolah unggulan di Kalimantan Timur. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Poltekba dalam mewujudkan Kampus Berdampak – kampus vokasi yang hadir, menginspirasi, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta dunia pendidikan.
Teknologi Aerasi–Filtrasi Poltekba, Bukti Nyata Kampus Berdampak bagi Masyarakat Sekitar

Tim dosen dan mahasiswa dari Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Bantuan Instalasi dan Pengolahan Air Bersih pada Air Sumur Menggunakan Metode Aerasi–Filtrasi di TKIT–SDIT Bintang Bangsa Balikpapan.Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Kampus Berdampak—sebuah inisiatif Poltekba untuk menghadirkan kontribusi nyata perguruan tinggi vokasi bagi masyarakat dan lembaga pendidikan di sekitar kampus. Program yang berlangsung sejak April hingga Desember 2025 ini diketuai oleh Dr. Ir. Randis, S.T., M.T. dengan melibatkan enam dosen lintas bidang dan empat mahasiswa dari berbagai jurusan. Pelaksanaan utama dilakukan pada 1 November 2025, dengan fokus pada instalasi sistem aerasi–filtrasi guna meningkatkan kualitas air bersih di lingkungan sekolah mitra. Menurut Dr. Randis, kegiatan ini berangkat dari permasalahan nyata di lapangan—yakni kualitas air sumur yang keruh, berbau, dan mengandung kadar besi (Fe) serta mangan (Mn) tinggi. “Melalui penerapan teknologi aerasi–filtrasi, air sumur dapat diolah menjadi air bersih yang layak digunakan. Kami juga melakukan pelatihan pengelolaan air bersih dan edukasi bagi warga sekolah agar manfaatnya berkelanjutan,” jelasnya. Selain memberikan solusi teknis dan edukatif, program ini juga menjadi media pembelajaran langsung bagi mahasiswa Poltekba dalam bidang rekayasa air bersih dan teknologi terapan, sejalan dengan semangat Kampus Berdampak untuk mengintegrasikan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian dalam satu kesatuan kegiatan bermakna. Pihak sekolah mitra memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan tersebut. Kepala TKIT–SDIT Bintang Bangsa, Achmad Fajar Aprianto, S.Pd, menyampaikan, “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Politeknik Negeri Balikpapan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dengan inovasi lain yang membawa manfaat bagi masyarakat.” Program yang didanai melalui DIPA Politeknik Negeri Balikpapan Tahun 2025 ini menghasilkan instalasi aerasi–filtrasi berfungsi optimal, modul edukasi pengelolaan air bersih, serta sistem distribusi air yang kini menjangkau seluruh fasilitas sekolah, seperti area wudhu, toilet, dan kantin. Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Balikpapan menegaskan komitmennya dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6 (Clean Water and Sanitation) dan poin 4 (Quality Education), sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan Program Kampus Berdampak di bidang pengabdian masyarakat.
Poltekba Kukuhkan ASN dan PPPK, Wujudkan Tata Kelola Kelembagaan yang Profesional

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) melalui kegiatan Pelantikan Pejabat Struktural, Fungsional, dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Acara pelantikan dilaksanakan secara khidmat di Lantai 4 Gedung Terpadu Poltekba, Selasa (28/10/2025), dan dihadiri oleh jajaran pimpinan, pejabat struktural, serta seluruh civitas akademika. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Poltekba dalam melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang menegaskan bahwa ASN berperan sebagai perekat dan pemersatu bangsa, sekaligus pelaksana kebijakan publik dan pelayan masyarakat. Melalui regulasi tersebut, pemerintah mendorong transformasi birokrasi yang lebih profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi vokasi. Ketua Tim Kerja Bidang Kepegawaian Poltekba, Ponwandira, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia untuk mendukung visi Poltekba sebagai kampus vokasi yang unggul dan berdampak. “Formasi PPPK menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan di Poltekba. Kehadiran mereka memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus memastikan kesinambungan pelayanan akademik dan administrasi,” jelasnya. Lebih lanjut, Ponwandira menuturkan bahwa total 23 pegawai dilantik, terdiri atas empat dosen dengan jabatan Asisten Ahli serta 19 tenaga kependidikan yang meliputi 12 Penata Layanan Operasional, enam Pengelola Layanan Operasional, dan satu Pengadministrasi Perkantoran. “Dengan status kepegawaian yang lebih jelas, kami berharap semangat kerja, profesionalitas, dan loyalitas semakin meningkat, selaras dengan semangat reformasi birokrasi dan pelayanan publik,” imbuhnya. Sementara itu, Wakil Direktur II Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum, dan Kepegawaian, Dr. Hadi Hermansyah, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan ini bukan hanya seremoni administratif, tetapi bagian dari proses penataan kelembagaan untuk menciptakan birokrasi kampus yang efektif dan berintegritas. “ASN Poltekba harus menjadi contoh dalam kedisiplinan, transparansi, serta berorientasi pada hasil dan pelayanan. Inilah implementasi nyata semangat Undang-Undang ASN di lingkungan perguruan tinggi vokasi,” tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang baru dilantik. Ia berharap, pengukuhan ini menjadi awal baru dalam membangun budaya kerja yang lebih produktif dan inovatif. “ASN dan PPPK Poltekba harus menjadi motor penggerak perubahan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri. Ini sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang kami usung, yakni kampus yang memberi kontribusi nyata melalui pelayanan prima, pendidikan berkualitas, dan kolaborasi strategis,” ujarnya. Dr. Emil juga menegaskan pentingnya ASN Poltekba untuk terus menumbuhkan nilai dasar ASN: kompetensi, integritas, dan loyalitas kepada negara. “Dengan komitmen bersama, kita wujudkan birokrasi kampus yang melayani, bukan dilayani; yang adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi pada hasil nyata bagi bangsa,” tutupnya. Pelantikan ini menjadi simbol komitmen Poltekba dalam menata sistem kepegawaian yang selaras dengan arah kebijakan nasional. Ke depan, Poltekba bertekad memperkuat peran ASN dan PPPK sebagai agen perubahan dalam mewujudkan tata kelola pendidikan vokasi yang unggul, berdampak, dan berdaya saing global.
Poltekba Tegaskan Kiprah Internasional Lewat Penghargaan Program BIPA 2025

Kabar membanggakan kembali datang dari Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba). Dalam ajang Seminar Nasional Bahasa 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Bahasa Republik Indonesia melalui Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, bekerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 24–25 Oktober 2025 di IKN, Poltekba berhasil meraih penghargaan sebagai Institusi Proaktif dalam Penyelenggaraan Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Kalimantan Timur. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen Poltekba dalam memperkuat diplomasi bahasa dan budaya Indonesia di tingkat global. Melalui program BIPA yang secara konsisten dijalankan, Poltekba turut memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Badan Bahasa dan Otorita IKN, dan diterima langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T. Program BIPA di Poltekba merupakan bagian dari inisiatif strategis “Kampus Berdampak”, yang menegaskan peran pendidikan vokasi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. Melalui kegiatan pengajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing, Poltekba tidak hanya meningkatkan kompetensi kebahasaan para pemelajar internasional, tetapi juga memperkuat jalinan diplomasi kultural yang mendukung semangat internasionalisasi kampus. Saat ini, Kepala UPA Bahasa Poltekba, Abdul Gafur, terus mengembangkan aktivitas pengajaran BIPA. Ia tercatat masih aktif mengajar pemelajar dari Prancis dan Rusia, serta sedang mempersiapkan kelas baru bagi pemelajar dari Pakistan. “Kami berkomitmen untuk menjadikan Poltekba sebagai pusat pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia di wilayah Kalimantan Timur. Melalui program BIPA, kami tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai luhur bangsa kepada dunia,” ujar Abdul Gafur. Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut. “Penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa Poltekba tidak hanya fokus pada pendidikan vokasi, tetapi juga berkontribusi dalam diplomasi kebahasaan dan kebudayaan Indonesia. Ke depan, kami akan terus memperluas jejaring internasional dan menghadirkan program yang berdampak, selaras dengan semangat Kampus Berdampak yang menjadi arah kebijakan Poltekba,” ungkapnya. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Politeknik Negeri Balikpapan untuk terus berperan aktif dalam diplomasi bahasa dan budaya Indonesia, serta memperkuat posisinya sebagai institusi vokasi yang berdaya saing global dan berwawasan internasional. Melalui berbagai program unggulan yang selaras dengan visi Kampus Berdampak, Poltekba berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia, memperluas jejaring kerja sama internasional, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
Poltekba Gelar Career & Education Expo 2025 Bertema “Path Your Future”, Dukung Indonesia Emas 2045 dan Pembangunan IKN

Dalam rangka memperkuat peran pendidikan vokasi menuju Indonesia Emas 2045 serta mendukung percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali menggelar Career & Education Expo 2025 bertema “Path Your Future”, Kamis (23/10/2025), di Lantai 4 Gedung Terpadu Poltekba. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pertemuan antara ratusan alumni dan mahasiswa dengan 25 perusahaan peserta Career & Education Expo 2025, tetapi juga menampilkan pameran karya inovatif mahasiswa dari berbagai program studi. Melalui pameran tersebut, Poltekba menegaskan perannya sebagai kampus vokasi berdaya saing yang tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga melahirkan inovasi yang dapat diimplementasikan di dunia industri dan mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pameran karya tugas akhir mahasiswa menjadi daya tarik tersendiri pada kegiatan tahun ini. Berbagai inovasi seperti prototipe teknologi terapan, desain sistem otomasi, produk manufaktur dan produk teaching factory tata boga dipamerkan sebagai bukti nyata kemampuan mahasiswa Poltekba dalam menghasilkan solusi berbasis riset terapan yang relevan serta produk yang bernilai ekonomis. Kepala Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Poltekba, Lilik Damayanti, S.S., M.Hum., menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini dilaksanakan selama satu hari dengan sistem walk-in interview dan seleksi administrasi langsung di lokasi. Ia menegaskan bahwa Poltekba menaruh perhatian besar pada kesiapan lulusan untuk memasuki dunia kerja. “Pada kegiatan Job Fair Poltekba tahun ini, kami menargetkan 70 persen dari peserta yang hadir dapat langsung terserap di dunia kerja. Ini adalah langkah nyata kami untuk membantu alumni memperoleh pekerjaan yang layak dan relevan dengan kompetensinya,” ujar Lilik Damayanti. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penyaluran kerja, tetapi juga bagian dari strategi Poltekba untuk memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi tahun 2025, khususnya IKU 1: Lulusan Mendapatkan Pekerjaan yang Layak. Sebagaimana diketahui, IKU merupakan ukuran kinerja nasional yang mencakup delapan aspek penting, mulai dari kualitas lulusan, relevansi pendidikan dengan industri, hingga kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat. Perwakilan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan, Didit Hartomo, turut memberikan apresiasi pada Poltekba yang secara konsisten menghadirkan kegiatan yang memperluas akses kerja bagi generasi muda. Ia menilai, langkah Poltekba selaras dengan upaya pemerintah dalam mencetak tenaga kerja vokasi berkualitas untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia di kawasan IKN. “Kegiatan seperti ini sejalan dengan arah pembangunan nasional. Poltekba tidak hanya mendidik mahasiswa, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam penyediaan tenaga kerja terampil untuk mendukung IKN dan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur,” tutur Didit. Sementara itu, Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., menyampaikan bahwa Career & Education Expo bertema “Path Your Future” merupakan bentuk nyata komitmen kampus untuk mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan industri dan siap menghadapi tantangan masa depan. “Setiap lulusan Poltekba tidak hanya kami bekali dengan ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi pendamping yang diakui dunia industri. Hal ini menjadi jaminan bahwa mereka siap bersaing di dunia kerja, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional, khususnya dalam mendukung kebutuhan SDM profesional di IKN,” ujar Emil. Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi manifestasi nyata dari program Kampus Berdampak, yaitu perguruan tinggi yang hasil pendidikannya memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan pembangunan nasional. “Melalui Career & Education Expo 2025, Poltekba berkomitmen berkontribusi aktif dalam mencetak tenaga kerja vokasi unggul, inovatif, dan berintegritas. Kami ingin memastikan Poltekba menjadi bagian penting dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, dengan berperan dalam mencetak SDM yang siap kerja, siap berwirausaha, dan siap membangun negeri,” tutupnya.
Sinergi Poltekba dan Kesbangpol Wujudkan Mahasiswa Beretika Politik dan Melek Demokrasi

Dalam upaya menumbuhkan kesadaran politik dan memperkuat peran generasi muda dalam proses demokrasi, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Kota Balikpapan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik untuk Mahasiswa, Rabu (15/10) di Aula Poltekba. Dengan mengangkat tema “Mahasiswa sebagai Agent of Change: Mengawal Demokrasi dari Kampus ke Masyarakat”, kegiatan ini diikuti oleh 100 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Poltekba. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran politik dan kebangsaan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Balikpapan, Ruddy Iskandar, S.Sos., M.AP. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat dan konstruktif. “Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif, baik di dalam kampus maupun di tengah masyarakat. Dengan bekal etika politik dan literasi yang kuat, mahasiswa dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan kualitas demokrasi. Hal ini sejalan dengan arah program ‘Kampus Berdampak’, yang mendorong perguruan tinggi untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cakap secara keilmuan, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Politeknik Negeri Balikpapan, Bpk. Candra Irawan, S.T., M.Si, dalam sambutannya mengapresiasi sinergi antara Poltekba dan Kesbangpol Kota Balikpapan dalam memberikan ruang pembelajaran politik bagi mahasiswa. “Mahasiswa adalah elemen penting dalam pembangunan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam politik bukan semata tentang kekuasaan, tetapi tentang tanggung jawab sosial dan moral sebagai warga negara. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun budaya demokrasi yang beretika di lingkungan kampus,” ujar Candra Irawan. Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya: Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para peserta yang aktif berdiskusi, bertanya, dan menyampaikan pandangan terhadap isu-isu politik dan demokrasi saat ini. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian edukasi politik yang berkelanjutan di lingkungan kampus. Dengan adanya kegiatan ini, Poltekba menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pembinaan karakter dan demokrasi yang sehat di kalangan generasi muda
Poltekba dan Mitra Industri Tandatangani Perjanjian Kerja Sama pada Wisuda ke-21

Wisuda ke-21 Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi 428 lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan vokasi mereka. Lebih dari itu, momentum ini juga dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara Poltekba dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Dalam rangkaian kegiatan wisuda, Poltekba melaksanakan penandatanganan naskah kerja sama dengan 11 mitra strategis yang terdiri dari perusahaan multinasional, perusahaan internasional, perguruan tinggi dan asosiasi. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong pendidikan vokasi yang responsif terhadap kebutuhan industri serta membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dan adaptif. Adapun mitra kerja sama yang ikut menandatangani perjanjian antara lain: Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan vokasi dan dunia industri: “Kerja sama antara perguruan tinggi vokasi dan dunia usaha serta dunia industri adalah fondasi utama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dan berdampak. Melalui kolaborasi ini, kurikulum dapat disesuaikan dengan perkembangan industri, mahasiswa mendapat akses ke pembelajaran berbasis praktik, serta membuka peluang magang, penelitian terapan, hingga rekrutmen langsung. Ini sejalan dengan arah kebijakan Program Kampus Berdampak, di mana pendidikan tinggi dituntut untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia kerja.” Lebih lanjut, Direktur juga menambahkan pentingnya memperluas jejaring kerja sama tidak hanya di tingkat nasional, namun juga internasional: “Ke depan, Poltekba juga terus mendorong kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing global lulusan. Kolaborasi lintas negara akan membuka peluang pertukaran ilmu, transfer teknologi, dan membekali mahasiswa dengan perspektif global yang sangat dibutuhkan dalam era transformasi digital dan industri 5.0.” Melalui kerja sama ini, Poltekba menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara nyata di tengah masyarakat dan industri. Kerja sama yang terjalin mencakup berbagai bidang seperti pengembangan kurikulum berbasis industri, pelaksanaan praktik kerja lapangan (PKL), program magang bersertifikat, pelatihan peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, hingga peluang penelitian terapan yang mendukung inovasi lokal dan kebutuhan dunia kerja. Dengan dilaksanakannya penandatanganan naskah kerja sama ini, Poltekba optimis akan semakin memperkuat link and match antara kampus dengan DUDI sebagai bagian dari transformasi pendidikan vokasi yang berkelanjutan, inovatif, dan berdampak langsung pada pembangunan daerah maupun nasional.
Poltekba Hadirkan Turnamen Handball Lintas Jenjang, Perkuat Sinergi Kampus dan Masyarakat

Gelaran Handball Cup Spirit Poltekba 2025 resmi dibuka di Gedung Workshop Terpadu Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) pada Senin (29/9/2025). Ajang yang berlangsung hingga 5 Oktober ini diikuti oleh 93 tim dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Peserta tidak hanya berasal dari Balikpapan, tetapi juga dari Samarinda hingga Kabupaten Paser. Penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi wujud nyata implementasi Program Kampus Berdampak, yang menegaskan peran Poltekba dalam menyediakan ruang prestasi sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas. Ketua Panitia, Rizky Rardianto, menyampaikan bahwa kejuaraan ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, di antaranya Crystaline, Bank Mandiri, Koperasi Cendekia Poltekba, serta CV Sriwijaya. Selain itu, kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Balikpapan. “Harapannya, turnamen ini tidak hanya terfokus di Balikpapan, tetapi ke depan dapat berkembang menjadi event tingkat nasional, sekaligus menguatkan ekosistem olahraga prestasi yang selaras dengan visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si., menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar turnamen, melainkan sarana strategis untuk menyalurkan bakat, menjaga prestasi atlet muda, sekaligus menjaring talenta baru. “Saat ini Poltekba memiliki tujuh mahasiswa baru yang merupakan pemain timnas. Oleh karena itu, penting bagi kami menyediakan ruang pengembangan atlet, serta membuka jalur prestasi bagi siswa SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan di Poltekba,” jelasnya. Hal ini sejalan dengan semangat vokasi yang menekankan link and match antara potensi akademik, bakat olahraga, dan masa depan karier. Lebih lanjut, penyelenggaraan Handball Cup Spirit Poltekba 2025 juga menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendukung ABTI Balikpapan mencetak atlet berkualitas sejak usia dini hingga perguruan tinggi. Upaya ini tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga menyiapkan generasi muda agar mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Ketua ABTI Balikpapan, Suraji, turut mengapresiasi terselenggaranya kejuaraan lintas jenjang ini. “Kami bangga dengan langkah Poltekba menghadirkan turnamen yang mampu mengembangkan olahraga bola tangan di Balikpapan, sekaligus memantau kualitas para pemain. Harapan kami, Handball Cup Spirit Poltekba dapat menjadi agenda rutin tahunan, bahkan meningkat ke level provinsi hingga nasional di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Di tempat terpisah, Direktur Politeknik Negeri Balikpapan, Dr. Emil Azmanajaya,S.T.,M.T. menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari komitmen Poltekba dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang berdampak luas bagi masyarakat. “Olahraga merupakan sarana pembentukan karakter, disiplin, dan kerja sama tim. Melalui Handball Cup Spirit Poltekba 2025, kami ingin menunjukkan bahwa kampus vokasi tidak hanya fokus pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga berperan aktif dalam mencetak generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing global. Inilah wujud kontribusi Poltekba dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.