Poltekba Berikan Kesempatan Kedua untuk Calon Mahasiswa SMKPN Gelombang Pertama

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) terus berkomitmen untuk mewujudkan visi dan misinya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas melalui pendidikan vokasi. Dalam rangka mendukung Program Indonesia Emas 2045serta pencapaian misi berdaya saing global, maka Poltekba tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan tetapi juga pada aksesibilitas yang luas bagi seluruh calon mahasiswa, melalui program seleksi yang inklusif dan berkesinambungan. Pada Rabu, 2 Juli 2025, sebanyak 184 calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus pada Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri (SMKPN) gelombang pertama, mengikuti tes kesehatan di Lantai 4 Gedung Terpadu Poltekba. Pemeriksaan kesehatan yang bekerja sama dengan tim medis dari Rumah Sakit Dr. R. Hardjanto ini, meliputi berbagai tahap, seperti anamnesis, pemeriksaan visus mata, tes laboratorium (hematologi), serta tes narkoba. Tes kesehatan ini merupakan prosedur wajib yang harus dijalani oleh seluruh peserta yang lulus ujian tertulis SMKPN sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya, memastikan setiap calon mahasiswa siap secara fisik dan mental untuk menjalani perkuliahan di pendidikan tinggi, baik mata kuliah teori maupun praktek serta kegiatan pendukung pendidikan lainnya. Rizki Rahardianto, Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Poltekba, menjelaskan bahwa selain menjalani tes kesehatan, para calon mahasiswa juga mengajukan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada hari yang sama. Besaran UKT ini akan diumumkan setelah hasil tes kesehatan keluar. Peserta yang lolos pada tahap ini kemudian akan melanjutkan ke proses daftar ulang dan resmi berstatus sebagai mahasiswa baru Poltekba, sekaligus berhak mengajukan beasiswa Gratispol yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Poltekba juga membuka kesempatan bagi peserta SMKPN yang belum lulus pada gelombang pertama. Mereka diberikan peluang untuk memilih program studi pilihan yang masih memiliki kuota, sebagai bentuk komitmen Poltekba untuk memberikan kesempatan pendidikan vokasi yang terbuka bagi seluruh masyarakat, terlepas dari latar belakang mereka. Langkah ini selaras dengan misi Poltekba untuk menyediakan pendidikan yang inklusif dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mendukung Visi Indonesia Emas 2045 dengan mencetak tenaga kerja terampil yang siap menghadapi tantangan global. Poltekba juga memberikan kesempatan kepada peserta yang telah melaksanakan ujian Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri (SM-KPN) Gel I – Politeknik Negeri Balikpapan tetapi belum dinyatakan lulus mendapatkan kesempatan untuk bisa memilih program studi yang masih memiliki daya tampung, kesempatan ini dibuka mulai 1 Juli hingga 4 Juli 2025. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan https://bit.ly/SMKPN_POLTEKBA-2025, dan kemudian mengirimkan bukti registrasi berupa screenshot ke nomor WhatsApp di wa.me/6281350242704, dengan mencantumkan format: Nama Lengkap, Nomor Pendaftaran atau Nomor Peserta, dan Asal Sekolah. Panitia Seleksi juga membuka jalur komunikasi langsung bagi peserta yang membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut. “Bagi yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di Poltekba, ini adalah peluang emas yang tidak boleh dilewatkan,” tambah Rizki. Dengan pendidikan vokasi yang berkualitas dan inklusif, Poltekba berkomitmen untuk mendukung pengembangan SDM yang kompeten, siap menghadapi perkembangan teknologi dan industri, serta berperan aktif dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing global dengan mengacu kepada visi eco tech fusion campus.
GastroGlow 2025: Festival Kuliner Internasional Mini dengan Pendekatan Project-Based Learning di Eco Tech Fusion Campus Poltekba

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba), sebagai bagian dari visi Eco Tech Fusion Campus, terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang mengintegrasikan teknologi, keberlanjutan, dan pengembangan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri global. Salah satu contoh nyata dari pendekatan ini adalah kegiatan GastroGlow 2025, yang digelar oleh Jurusan Pariwisata Poltekba. Kegiatan ini merupakan proyek pembelajaran berbasis praktik (Project-Based Learning) yang mengajak mahasiswa untuk langsung terlibat dalam penyelenggaraan festival kuliner internasional mini yang digelar sejak Senin, 30 Juni hingga 3 Juli 2025 di area parkir Gedung GE Poltekba. Dalam rangka meningkatkan keterampilan mahasiswa secara praktis, GastroGlow 2025 menampilkan 14 tenant kuliner yang merupakan hasil kreasi mahasiswa dari Program Studi Tata Boga dan Pengelolaan Perhotelan. Kegiatan ini membagi mahasiswa menjadi beberapa kelompok yang mewakili berbagai negara dari dua kategori besar: Kontinental dan Oriental. Setiap kelompok diberi kesempatan untuk merancang dan menjalankan tenant kuliner yang mencerminkan cita rasa global, sambil mempraktikkan keterampilan yang mereka pelajari di kelas. Ketua Jurusan Pariwisata, Chardina Dianovita, menjelaskan bahwa GastroGlow 2025 merupakan bagian dari rangkaian Project-Based Learning yang mendalam. Mahasiswa tidak hanya terlibat dalam aspek penyajian kuliner, tetapi juga dalam setiap tahap kegiatan mulai dari perencanaan, pembelian bahan, pengolahan, penjualan, promosi, hingga perhitungan laba rugi. Dengan melibatkan mahasiswa dalam seluruh proses ini, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, pemecahan masalah, serta komunikasi efektif yang sangat dibutuhkan dalam industri pariwisata dan kuliner global. “GastroGlow 2025 bukan hanya sebuah festival kuliner, tetapi juga merupakan ruang belajar yang nyata, yang membuka wawasan mahasiswa dalam industri pariwisata global. Ini adalah kesempatan untuk menerapkan langsung pengetahuan yang mereka pelajari dalam konteks yang nyata, memperkuat motivasi mereka untuk berwirausaha, dan meningkatkan keterampilan praktis yang dapat membantu mereka bersaing di pasar global,” kata Chardina. Menampilkan Keanekaragaman Kuliner Dunia di Eco Tech Fusion Campus Di GastroGlow 2025, mahasiswa semester dua dan empat memamerkan menu khas dari berbagai negara. Semester dua menampilkan negara-negara kontinental, seperti Meksiko, USA, Belanda, Prancis, Spanyol, dan Italia. Sementara semester empat menampilkan cita rasa oriental dari Cina, Singapura, Malaysia, India, Turki, Jepang, dan Korea Selatan. Setiap tenant beroperasi dari pukul 09.00 hingga 17.00 WITA, menyajikan berbagai makanan khas dan minuman internasional yang menggugah selera, seperti kimbab, bungeoppang, dimsum, shawarma, burger, churros, serta aneka minuman khas dari berbagai negara. Keunikan GastroGlow 2025 tahun ini adalah semangat kolaborasi yang tumbuh di antara mahasiswa, meskipun tanpa kehadiran bintang tamu seperti tahun sebelumnya. Tahun ini, acara berfokus pada keterlibatan internal mahasiswa, yang berperan aktif dalam menyusun dan melaksanakan kegiatan dari awal hingga akhir. Poltekba, sebagai Eco Tech Fusion Campus, memanfaatkan teknologi dalam memfasilitasi proses pendaftaran dan promosi acara ini, memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan teknologi, serta mengembangkan ide-ide inovatif yang berkelanjutan. Sebagai bagian dari komitmen Poltekba untuk menerapkan Eco Tech Fusion Campus, kegiatan seperti GastroGlow 2025 juga berfokus pada aspek keberlanjutan. Dalam setiap kegiatan, mahasiswa diajarkan untuk memikirkan solusi yang ramah lingkungan, seperti pengurangan limbah, penggunaan bahan-bahan organik, dan pengelolaan sumber daya secara efisien. Hal ini sejalan dengan tujuan Poltekba untuk mencetak lulusan yang tidak hanya terampil dan kreatif, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap pentingnya keberlanjutan dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan mereka. Meskipun tenant GastroGlow 2025 masih khusus untuk mahasiswa jurusan pariwisata, acara ini terbuka untuk umum. Pengunjung dari kalangan masyarakat dapat menikmati suasana yang diciptakan di Poltekba serta mencicipi beragam sajian kuliner internasional yang disiapkan oleh mahasiswa. Hal ini memberikan peluang bagi masyarakat untuk lebih mengenal potensi dan kreativitas mahasiswa Poltekba dalam bidang kuliner dan pariwisata. Dengan pendekatan Project-Based Learning dan konsep Eco Tech Fusion Campus, GastroGlow 2025 memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh dan relevan dengan perkembangan industri global. Ini merupakan bagian dari upaya Poltekba untuk mendukung pembentukan sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di dunia pariwisata dan kuliner yang terus berkembang.
Poltekba Raih Juara 1, Futsal POLNES Sport Competition V

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang dPOLNES Sport Competition V, yang berlangsung pada Sabtu (28/6/2025). Turnamen dengan tajuk “Rise Above Limits, Compete for Glory” ini merupakan ajang mengasah skill di bidang olahraga. Pada partai final, Poltekba berhasil mengalahkan tim futsal Universitas Mulawarman (Unmul) melalui drama adu penalti dengan skor 3-1, setelah sebelumnya bermain imbang di waktu normal. Kemenangan ini tidak hanya menutup kompetisi dengan manis, tetapi juga menjadi sebuah langkah bersejarah bagi Poltekba dalan perhelatan turnamen Futsal di Bumi Etam. Prestasi ini menjadi bukti nyata dari visi Poltekba yang ingin menjadi institusi pendidikan vokasi unggul yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, kualitas, dan bakat mahasiswa, termasuk dalam bidang olahraga. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian luar biasa ini, mengingat tim futsal Poltekba tampil tanpa pelatih tetap. “Tahun ini, tim futsal kami membuktikan bahwa dengan semangat, kekompakan, dan mental juara, kami bisa mengalahkan tim-tim besar yang diperkuat oleh pemain profesional. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan bagi kami,” ujar Candra Irawan. Ia juga menambahkan, kemenangan ini semakin istimewa karena tim Poltekba berjuang tanpa pelatih tetap, dengan mengandalkan strategi internal, motivasi, dan disiplin yang tinggi dari seluruh pemain. Kesuksesan Poltekba di ajang ini juga tidak lepas dari peran serta Tim Pembina UKM Olahraga, Risky Hardianto, dan Staf Kemahasiswaan, Erna Ningsih, yang memberikan pendampingan penuh kepada tim futsal selama turnamen berlangsung. Selain meraih gelar juara, Muhammad Rizal, salah satu pemain andalan Poltekba, berhasil menyabet penghargaan sebagai The Best Player dalam turnamen ini. Penghargaan ini menjadi simbol kualitas individu yang mendukung keberhasilan kolektif tim futsal Poltekba. Muhammad Rizal Sabet Gelar The Best Player Sebagai bagian dari misi Poltekba untuk terus mengembangkan potensi mahasiswa dan menciptakan iklim kompetitif yang sehat, Poltekba juga serius dalam membina atlet muda. Tahun ini, Poltekba telah merekrut sebanyak 15 siswa SMA/SMK se-Kalimantan Timur melalui Jalur Prestasi Mandiri (telescouting), yang akan memperkuat tim futsal Poltekba di masa depan. Candra Irawan menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen institusi dalam memajukan olahraga di kampus. Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan tim futsal Poltekba. “Seluruh sivitas akademika Poltekba sangat bangga dengan pencapaian Tim Futsal kami. Kemenangan ini bukan hanya tentang trofi, tetapi mencerminkan dedikasi, kerja keras, dan semangat pantang menyerah yang patut diteladani oleh seluruh civitas akademika,” ujar Dr. Emil Azmanajaya. Ia juga menegaskan komitmen Poltekba untuk terus memperkuat pembinaan atlet dengan melibatkan pelatih profesional dan peningkatan fasilitas olahraga di kampus. “Kemenangan ini merupakan awal dari era kejayaan olahraga Poltekba, baik di tingkat regional maupun nasional,” tambahnya. Melalui pencapaian ini, Poltekba terus berkomitmen untuk mengembangkan dan memperkuat bidang olahraga sebagai bagian dari misi institusinya dalam membentuk mahasiswa yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan di berbagai bidang, termasuk olahraga.
Combizz 2025, Akselerator Talenta Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul dan berdampak melalui penyelenggaraan Competition of Business (Combizz) 2025 yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Bisnis. Kegiatan ini resmi ditutup pada Sabtu (14/6) di Lantai 4 Gedung Terpadu Poltekba, setelah menghadirkan dua cabang lomba bergengsi: Youth Accounting Challenge Vol. V tingkat Kalimantan Timur dan Lomba Poster Digital tingkat nasional. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang adu kemampuan, tetapi juga merupakan bagian dari ekosistem pendidikan vokasi yang mengintegrasikan literasi keuangan, kreativitas digital, dan penguatan kompetensi teknis akuntansi sejak dini. Hal ini sejalan dengan arah strategis Poltekba sebagai kampus vokasi berdampak yang aktif mencetak lulusan dengan keahlian sesuai kebutuhan industri dan masyarakat. Combizz 2025: Poltekba Beri Golden Ticket Jalur Prestasi untuk Juara Youth Accounting dan Poster Digital Atmosfer kompetisi begitu terasa sejak pagi hari. Sebanyak 9 tim dari 7 sekolah menengah kejuruan di Kalimantan Timur berpartisipasi dalam Youth Accounting Challenge, menunjukkan ketajaman analisis dan penguasaan materi akuntansi dalam berbagai babak mulai dari kualifikasi hingga final. SMKN 8 Samarinda berhasil meraih gelar juara pertama, disusul SMKN 2 Balikpapan di posisi kedua dan ketiga. Sementara itu, Lomba Poster Digital berhasil menarik 19 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah di Indonesia. Dengan karya yang kreatif dan sarat pesan edukatif, mahasiswi dari STIE Balikpapan keluar sebagai juara utama, mengungguli peserta dari berbagai wilayah, termasuk dari Pulau Jawa dan Kalimantan. Ketua Panitia Combizz 2025, Rara Setiawati, menyampaikan apresiasinya atas semangat kolaboratif dan kualitas karya peserta. “Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tapi sarana untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, melek keuangan, dan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan informasi di era digital,” ujar Rara. Lebih dari itu, ajang ini menjadi bagian dari strategi Poltekba Berdampak dalam membangun koneksi langsung antara institusi pendidikan vokasi dengan siswa dan mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia. Dengan memberi ruang aktualisasi kepada pelajar dan mahasiswa, Combizz juga mendukung pelaksanaan Indikator Kinerja Utama (IKU) Kemendikbudristek, khususnya dalam memperluas akses mahasiswa dari jalur prestasi non-akademik. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si., menegaskan bahwa para pemenang dari masing-masing cabang lomba diberikan apresiasi khusus dalam bentuk Golden Ticket Jalur Seleksi Mandiri Prestasi. Artinya, mereka mendapatkan kesempatan untuk menjadi mahasiswa Poltekba tanpa perlu mengikuti tes reguler, sebagai bentuk penghargaan atas capaian mereka di bidang akademik maupun kreativitas. “Ini adalah langkah nyata kami dalam memotivasi generasi muda agar terus berkarya. Program jalur prestasi bukan sekadar pintu masuk, tetapi sarana untuk menampung talenta terbaik yang telah terbukti mampu bersaing,” tegas Candra. Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti Combizz, Poltekba semakin memperkuat perannya dalam mencetak ahli madya akuntansi dan profesional bisnis digital yang relevan dengan kebutuhan masa depan serta siap berkontribusi menuju visi Indonesia Emas 2045. Sebagai penutup, panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, juri, sponsor, dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Poltekba berkomitmen untuk menjadikan Combizz sebagai agenda tahunan yang terus berkembang, inovatif, dan berdampak lebih luas bagi generasi muda Indonesia.
Jembatani Pendidikan & Industri, Poltekba dan PT. ITCHI Hutani Manunggal Buka Peluang Emas Lewat Beasiswa Prestisius

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) terus menunjukkan komitmennya sebagai institusi vokasi yang responsif terhadap tantangan masa depan, melalui kerja sama strategis dengan PT ITCI Hutani Manunggal (IHM) dalam penyelenggaraan program beasiswa penuh bagi mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan (TRKJJ) serta Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air (TRKBA). Kegiatan sosialisasi beasiswa yang dilaksanakan secara daring pada Jumat (13/6) ini, diikuti oleh 80 peserta dari berbagai SMA/sederajat angkatan 2023–2025, serta disambut antusias oleh para orang tua dan guru. Program beasiswa ini tak hanya menjadi bentuk nyata dari sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan industri, namun juga merupakan wujud nyata dukungan terhadap agenda Indonesia Emas 2045, khususnya dalam mendorong pembangunan SDM unggul yang kompeten, berdaya saing global, serta memiliki keterampilan adaptif di era industri hijau dan digital. Menurut Assessment Center Leader dan Tim Beasiswa PT. IHM, Anastasia Karolina Sitanggang, beasiswa PT. IHM menyasar siswa berprestasi akademik yang mengalami kendala ekonomi, dengan harapan dapat mendorong lahirnya lulusan vokasi yang siap kerja dan tahan banting. “Kami ingin mereka fokus belajar. Semua kebutuhan studi—biaya pendidikan, akomodasi, hingga uang saku—sudah kami tanggung. Ini adalah investasi jangka panjang kami untuk SDM Indonesia,” ujar Anastasia. Program ini memperkuat implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Kemdiktiristek, khususnya IKU 1 (lulusan mendapat pekerjaan yang layak) dan IKU 7 (kelas yang kolaboratif dan partisipatif dengan mitra industri). Selain mendapat akses pendidikan vokasi berkualitas di Poltekba, penerima beasiswa juga dijanjikan kesempatan kerja langsung di PT. ITCI Hutani Manunggal setelah lulus, sehingga menciptakan jalur karier yang terstruktur dan berkelanjutan. Seleksi beasiswa meliputi tiga tahap: seleksi administrasi dokumen, ujian tertulis, dan wawancara motivasi. “Kualitas akan menjadi kunci. Kami ingin memastikan hanya peserta yang benar-benar siap yang akan melaju,” jelas Irwan Kelana Putra, Manager Project MBT HTI. Ia juga menegaskan, jika hasil evaluasi tahun ini baik, program akan dilanjutkan secara berkelanjutan. Wakil Direktur III Poltekba bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Candra Irawan, S.T., M.Si., menambahkan bahwa kerja sama ini memperkuat posisi Poltekba sebagai EcoTech Fusion Campus, yaitu kampus vokasi yang mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan, kemitraan industri, dan relevansi kurikulum. “Kami juga sedang membuka Beasiswa GratisPol serta menjalankan lima kelas ikatan dinas bersama berbagai mitra industri besar seperti Petrosea, BUMA, Blue Sky, hingga program Taiwan,” paparnya. Kurikulum TRKBA dan TRKJJ saat ini telah diselaraskan dengan kebutuhan PT IHM, memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori tetapi juga memahami konteks industri secara nyata sejak awal. Hal ini sejalan dengan semangat Poltekba sebagai kampus berdampak yang berkontribusi langsung pada pembangunan daerah dan nasional. Sementara itu, Wakil Ketua Panitia SPMB Poltekba, Ferdy Novri, S.Si., M.M., menyampaikan bahwa pendaftaran beasiswa PT. IHM dibuka pada 13–17 Juni 2025 melalui jalur mandiri. Ia menekankan bahwa meskipun tidak ada batas kuota terbuka, proses seleksi akan tetap ketat. “Kami mencari talenta terbaik yang siap berkembang bersama industri,” ujar Ferdy. Dengan kepastian penempatan kerja serta dukungan penuh selama studi, program ini menjadi peluang emas bagi generasi muda untuk meraih pendidikan tinggi tanpa hambatan finansial. Lebih dari itu, kerja sama ini juga menjadi langkah konkret dalam mempersiapkan SDM unggulan menuju visi Indonesia Emas 2045 yang berkelanjutan, tangguh, dan berintegritas. “Mahasiswa kami tidak hanya disiapkan untuk lulus, tapi untuk menjadi profesional berkualitas sejak hari pertama bekerja,” tutup Anastasia.
Dari Balikpapan ke Taiwan: Langkah Nyata Poltekba Cetak SDM Unggul Berkelas Dunia

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) terus memperkuat perannya dalam mencetak lulusan vokasi unggulan berdaya saing global melalui kerja sama strategis dengan perusahaan internasional. Hari ini, Jumat, 13 Juni 2025, Poltekba resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Cheng Wei Global Taiwan, menandai dimulainya program magang internasional bagi mahasiswa Jurusan Pariwisata. Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Poltekba dalam mewujudkan Kampus Berdampak, serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045 yang menargetkan SDM unggul, adaptif, dan siap berkontribusi dalam skala global. Program ini akan membuka kesempatan magang selama satu tahun di Taiwan, dimulai pada Agustus 2025 hingga Juli 2026, yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan praktis dan eksposur internasional mahasiswa. Sebanyak 35 mahasiswa telah mengikuti proses seleksi yang dilakukan langsung oleh tim dari Cheng Wei Global. Mahasiswa yang lolos akan menjalani program magang dengan fasilitas yang sangat mendukung, termasuk akomodasi dan konsumsi yang sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan, jaminan perlindungan kesehatan, serta insentif bulanan sebesar NTD 18.800 (sekitar Rp9 juta setelah pajak). Program ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat kompetensi teknis, tetapi juga memperluas jejaring profesional di industri pariwisata internasional. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam membangun kemitraan internasional yang berdampak langsung pada pengembangan kapasitas mahasiswa. “Program ini adalah wujud nyata upaya Poltekba dalam memperluas jejaring global serta memberikan ruang aktualisasi internasional bagi mahasiswa. Ini adalah bekal penting dalam menyongsong masa depan SDM Indonesia yang berdaya saing tinggi,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T, menyambut positif kerja sama ini sebagai bagian dari strategi kampus dalam mendukung transformasi pendidikan vokasi. “Kolaborasi ini merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan, memperluas wawasan, dan membangun jejaring profesional di industri pariwisata dunia. Kami berharap para mahasiswa dapat menjadi duta Poltekba dan turut serta mempererat hubungan pendidikan vokasi antara Indonesia dan Taiwan,” ungkapnya. Acara penandatanganan MoU yang berlangsung di Kampus Poltekba ini turut dihadiri oleh pimpinan kedua institusi. Dari pihak Cheng Wei Global hadir langsung Mr. Ken Yen (President), Mr. Sam Hsieh (Vice President), Ms. Queena Yeh (Vice President), serta Ms. Feny Wu (Translator). Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan dalam membangun sinergi jangka panjang antara dunia industri global dan pendidikan vokasi Indonesia. Menutup kegiatan ini, Candra Irawan kembali menegaskan bahwa kerja sama ini adalah bagian dari misi jangka panjang Poltekba untuk menjadi institusi vokasi bertaraf internasional. “Kolaborasi ini adalah langkah strategis dalam memperluas jaringan dan membuka akses karier global bagi mahasiswa. Kami percaya bahwa pengalaman internasional ini akan menjadi katalis penting dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang profesional, adaptif, dan visioner,” tutupnya. Melalui langkah-langkah konkret seperti ini, Poltekba tidak hanya mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul, tetapi juga ikut andil dalam menyiapkan generasi yang siap menyongsong Indonesia sebagai kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2045.
Poltekba Tuan Rumah Turnamen Voli HUT Bhayangkara: Wujud Sinergi Kampus dan Kepolisian

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali menunjukkan perannya sebagai institusi vokasi yang aktif membangun jejaring dan kontribusi sosial. Bertempat di Gedung Workshop Terpadu (GWT) — salah satu fasilitas unggulan kampus — resmi dibuka Turnamen Bola Voli HUT Bhayangkara ke-79 yang diikuti 28 tim dari jajaran kepolisian se-Kalimantan Timur. Turnamen ini diselenggarakan pada tanggal 11 Juni – 14 Juni 2025. Turnamen ini bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi menjadi bagian penting dari perayaan Hari Bhayangkara serta sarana mempererat hubungan antara institusi pendidikan tinggi vokasi dan aparat penegak hukum. Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Poltekba sebagai tuan rumah adalah bentuk nyata pengakuan terhadap peran kampus dalam mendukung stabilitas dan pembangunan daerah. “Kami tidak hanya fokus mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga hadir sebagai mitra aktif dalam menjaga harmoni sosial dan membangun karakter bangsa. Inilah semangat Kampus Berdampak yang kami usung: kampus yang hidup bersama dan untuk masyarakat,” ujar Dr. Emil. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan semacam ini sejalan dengan tujuan Poltekba sebagai pusat unggulan pendidikan vokasi yang inovatif, kolaboratif, dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. “Melalui fasilitas modern seperti GWT, lapangan olahraga kampus, serta dukungan SDM yang kompeten, kami siap menjadi ruang terbuka bagi sinergi positif lintas sektor,” tambahnya. Acara pembukaan turnamen turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Kapolda Kalimantan Timur Irjen. Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., serta Wakapolda Brigjen. Pol. Dr. H. Muhammad Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si.. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran pimpinan Poltekba, civitas akademika, dan para peserta turnamen. Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltekba, Candra Irawan, S.T., M.Si., turut menyampaikan bahwa momen ini menjadi cermin sinergi antara dunia pendidikan dan institusi keamanan. “Kolaborasi seperti ini sangat strategis, khususnya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki integritas dan jiwa kebangsaan,” tegasnya. Turnamen bola voli ini akan berlangsung selama beberapa hari dan menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antaranggota Polri serta memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan yang membangun karakter, disiplin, dan sportivitas. Dengan semangat terbuka dan kolaboratif, Poltekba terus mendorong terciptanya ekosistem kampus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan vokasi, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat dan daerah.
Poltekba Perkuat Peran Ecotech Campus Lewat Edukasi Digital Marketing dan Pengolahan Sampah di RT 38 Teritip

Sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan Transforming Today, Sustaining Tomorrow, Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) terus mengukuhkan peran sebagai institusi vokasi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat melalui program pengabdian. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini ditunjukkan oleh kolaborasi dosen dan mahasiswa Jurusan Bisnis serta Jurusan Teknik Mesin dalam kegiatan pengabdian masyarakat di RT 38, Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur. Berlangsung di tengah kawasan pemukiman yang dihuni sekitar 40 hingga 50 kepala keluarga, kegiatan ini mengusung dua tema utama: pelatihan digital marketing untuk pelaku usaha rumah tangga, serta edukasi pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi konsep Ecotech Campus—sebuah pendekatan pengembangan kampus berkelanjutan yang juga berdampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Materi pelatihan digital marketing disampaikan oleh Kety Lulus Agustin, M.M., dengan pendampingan dari Patria Rahmawati, S.Psi., M.MPd., Psikolog, serta dukungan penuh dari mahasiswa Jurusan Bisnis yang telah memperoleh bekal teori dan praktik pemasaran digital di bangku perkuliahan. Pelatihan ini dirancang untuk membantu para ibu rumah tangga yang memiliki usaha kecil agar mampu meningkatkan daya saing produk melalui optimalisasi platform digital dan media sosial. “Tujuan kami adalah menghadirkan pembelajaran yang aplikatif bagi mahasiswa sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami ingin para pelaku usaha lokal bisa berkembang dengan dukungan teknologi dan strategi pemasaran yang tepat,” ujar Kety. Sementara itu, pendekatan psikologis turut diberikan untuk memperkuat pemahaman peserta dalam membangun citra dan daya tarik produk. Patria menekankan bahwa mengenali perilaku konsumen dan menyusun strategi pemasaran berbasis psikologi menjadi faktor penting dalam menciptakan keunggulan kompetitif. Di sisi lain, tim dari Jurusan Teknik Mesin memberikan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos. Edukasi ini dipimpin oleh Endang Sri Apriani, M.E., bersama Dessy Handa Sari, M.M., dan Zulkifli, S.T., M.T., serta dikoordinasikan oleh Ketua Tim Pengabdian, Nurul Musfirah Khairiyah, M.M. Peserta diajak langsung mempraktikkan teknik pembuatan pupuk kompos dari limbah dapur menggunakan tong komposter. Tak sekadar edukasi, Poltekba turut menyerahkan sejumlah tong komposter sebagai bentuk dukungan nyata agar masyarakat dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh. “Kami ingin mengubah cara pandang bahwa sampah adalah beban. Dengan pengolahan yang tepat, limbah organik bisa menjadi sumber daya baru yang mendukung ketahanan pangan rumah tangga,” terang Nurul. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga RT 38. Selain menambah pengetahuan praktis, warga merasakan bahwa pelatihan ini memberi solusi langsung terhadap tantangan sehari-hari, seperti pemasaran produk rumahan dan pengelolaan sampah. Melalui pendekatan lintas jurusan, kegiatan ini mencerminkan visi Poltekba sebagai institusi vokasi unggul yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Sejalan dengan misi Poltekba untuk mencetak lulusan berdaya saing dan mengembangkan teknologi terapan yang bermanfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari program “Kampus Berdampak” yang terus digalakkan untuk memastikan kehadiran Poltekba memberi kontribusi positif dan berkelanjutan bagi lingkungan sekitarnya.
Dukung Smart City dan Indonesia Emas 2045, Poltekba Raih Prestasi Gemilang di Ajang KRENOVA

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang tahunan Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) 2025. Dalam malam penganugerahan yang digelar di Sapphire Ballroom, Hotel Grand Tjokro Balikpapan, Rabu (28/5/2025), tim mahasiswa Poltekba berhasil meraih juara ketiga kategori Mahasiswa melalui karya inovatif berjudul Prototipe Sederhana Wireless Power Transfer (WPT) pada Integrasi Kota Cerdas (Smart City) Berbasis Multi-Coil. Tim inovator tersebut beranggotakan tiga mahasiswa Jurusan Rekayasa Elektro, Program Studi Teknologi Listrik, yaitu Dimas Arif Prasetyo (ketua tim), Adit Tamsyiar, dan Christoper Richardus Riwu, yang dibimbing langsung oleh dosen pendamping Mikail Eko Prasetyo Widagda, S.T., M.T. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Poltekba dalam mendorong mahasiswa berprestasi melalui program Kampus Berdampak yang berfokus pada inovasi dan solusi nyata untuk masyarakat. Ketua dosen pendamping, Mikail Eko Prasetyo Widagda, menyatakan kebanggaannya atas capaian mahasiswa binaannya. “Karya ini bukan hanya proyek akademik semata, melainkan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengusung konsep smart city berkelanjutan. Inovasi Wireless Power Transfer ini menjadi solusi efisien dan ramah lingkungan untuk mengatasi permasalahan kabel udara yang semrawut, sekaligus mendukung infrastruktur energi modern dan terintegrasi di IKN,” ujarnya. Lebih lanjut, inovasi ini sejalan dengan visi strategis Indonesia Emas 2045 yang menargetkan Indonesia menjadi negara maju dengan sumber daya manusia unggul, teknologi maju, dan pembangunan berkelanjutan. Politeknik Negeri Balikpapan melalui visi Ecotech Fusion Campus – Transforming Today, Sustainability Tomorrow – berkomitmen membekali mahasiswa dengan kemampuan inovasi dan teknologi hijau, yang merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas. Pencapaian ini juga memperkuat indikator kinerja utama (IKU) mahasiswa meraih prestasi yang menjadi tolok ukur keberhasilan Poltekba dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, kreatif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional. Melalui ajang KRENOVA, mahasiswa tidak hanya diasah kreativitasnya, tetapi juga didorong untuk menghadirkan solusi inovatif yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah dan masa depan bangsa. Ajang KRENOVA merupakan platform strategis pemerintah Kota Balikpapan dalam mendorong budaya inovasi masyarakat, termasuk kalangan pelajar dan mahasiswa, guna mendukung percepatan transformasi digital dan pembangunan berkelanjutan. Tahun ini, sebanyak 43 tim dari 85 peserta berhasil mendapatkan penghargaan atas karya inovatif mereka yang mendukung pembangunan smart city dan keberlanjutan. Dengan torehan prestasi ini, Politeknik Negeri Balikpapan semakin mengukuhkan perannya sebagai kampus vokasi unggulan yang tidak hanya menghasilkan lulusan terampil, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam percepatan pembangunan IKN dan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Poltekba terus mengembangkan program-program pembinaan mahasiswa agar prestasi dan karya inovatif mereka menjadi kekuatan penggerak kemajuan daerah dan bangsa di era teknologi dan sustainability.
Transforming Today, Sustainability Tomorrow: Poltekba dan LiuGong Kembangkan Kompetensi Mahasiswa Industri Hijau

Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) melalui Jurusan Rekayasa Elektro sukses menggelar kuliah umum bertajuk “Sustainable Future of Students Competence in Heavy Equipment Industry” yang berlangsung di Lantai 4 Gedung Terpadu, Selasa (3/6/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional dari PT LiuGong Machinery, salah satu perusahaan terkemuka di bidang alat berat, yang berbagi wawasan penting bagi dosen dan mahasiswa Teknik Elektronika dan Teknologi Listrik. Kuliah umum ini sejalan erat dengan visi Politeknik Negeri Balikpapan sebagai Ecotech Fusion Campus – Transforming Today, Sustainability Tomorrow, yang menegaskan komitmen kampus untuk mentransformasi proses pembelajaran dan riset melalui integrasi teknologi ramah lingkungan serta inovasi berkelanjutan. Ketua Jurusan Rekayasa Elektro, Ihsan, S.Kom., M.T., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari program Kampus Berdampak, yang mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa agar mampu menjawab tantangan industri masa depan yang berfokus pada keberlanjutan. “Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga sadar akan pentingnya keberlanjutan lingkungan, seperti pengembangan teknologi Electric Vehicle (EV) yang ramah lingkungan, sehingga mereka menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada masa depan industri alat berat yang berkelanjutan,” ujar Ihsan. Kegiatan ini juga membuka babak baru dalam kerja sama strategis antara Politeknik Negeri Balikpapan, PT LiuGong Machinery, dan Liuzhou Polytechnic University (LZPU), China. Kerja sama ini akan diwujudkan dalam bentuk kelas kolaborasi internasional dan program double degree, memberikan mahasiswa akses ke pendidikan standar global sekaligus memperluas jejaring industri alat berat berbasis teknologi hijau. Sinergi ini mencerminkan salah satu indikator kinerja utama (IKU) dalam kerjasama perguruan tinggi, yakni peningkatan kolaborasi internasional, inovasi pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan industri, dan penguatan link and match antara kampus dan dunia kerja. Melalui kemitraan ini, Poltekba mengokohkan perannya sebagai Ecotech Fusion Campus yang siap mentransformasi pengetahuan hari ini menjadi solusi keberlanjutan esok hari. Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam diskusi, terutama terkait peluang karier di industri alat berat yang tengah bertransformasi menuju teknologi hijau. Kuliah umum ini menjadi sarana penting untuk menumbuhkan kesadaran dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dinamika industri alat berat masa depan yang mengedepankan aspek sustainability. Politeknik Negeri Balikpapan yakin bahwa program-program seperti ini memperkuat kompetensi lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan yang tinggi. Dengan demikian, visi Ecotech Fusion Campus – Transforming Today, Sustainability Tomorrow dapat terwujud melalui kontribusi nyata dalam mencetak SDM yang berdaya saing global dan berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan.